Sepakbola
Share this on:

Kesempatan Keempat Didi

  • Kesempatan Keempat Didi
  • Kesempatan Keempat Didi

SAINT PETERSBURG - Entraineur Prancis Didier ”Didi” Deschamps berada di puncak karir. Dalam dua tahun terakhir, Didi meloloskan Les Bleus dalam dua final turnamen mayor. Setelah final Euro 2016, kini final Piala Dunia 2018.

Pertanyaannya, apakah Didi bisa mempersembahkan gelar juara dunia bagi Prancis seperti saat menjadi kapten Les Bleus pada 1998? Atau, pria 49 tahun tersebut malah mengulang kekalahan dari Portugal dalam final Euro dua tahun lalu.

”Saya masih ingat apa yang terjadi dua tahun silam,” kata Didi sebagaimana diberitakan The Guardian.

Didi mengakui kekalahan di final Euro yang terselenggara di negeri sendiri selalu menjadi mimpi buruk bagi skuadnya. Karena itu, hanya dengan kampiun Piala Dunia, Prancis akan lepas dari dosa masa lalu.

”Kali ini kami lolos ke final untuk memenanginya,” sambung pelatih yang menangani Prancis sejak 8 Juli 2012 tersebut.

Sepanjang karir sebagai pemain dan pelatih, final Piala Dunia 2018 adalah final turnamen mayor keempat bagi Didi. Ketika jadi pemain, selain memenangi final Piala Dunia 1998, Didi berjaya di final Euro 2000.

”Anda tidak sering mendapat kesempatan sebanyak itu,” ujar mantan pelatih Juventus, AS Monaco, dan Olympique Marseille tersebut.

Bagaimana jika gagal lagi? Apakah Didi akan mundur atau malah Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) akan memecatnya? Semua kemungkinan masih terbuka lebar. Seandainya gagal, Didi sudah tahu siapa yang pantas untuk menggantikannya.

Siapa lagi kalau bukan rekan setimnya saat memenangi Piala Dunia 1998, Zinedine Zidane. Sebelum Piala Dunia 2018 bergulir, Didi berkomentar bahwa Zidane merupakan sosok yang pantas menggantikannya.

Toh, Zidane menganggur setelah melepas jabatannya sebagai pelatih Real Madrid lima hari setelah memenangi Liga Champions untuk kali ketiga secara beruntun bersama Los Merengues. ”Bukan kewenangan saya untuk menentukan posisi pelatih Prancis. Namun, presiden (Federasi Sepak Bola Prancis Noel Le Graet, Red) yang punya kekuasaan itu. Namun, saya yakin pada satu poin, suatu saat Zidane akan menjadi pelatih negerinya sendiri,” ucap Didi kepada ESPN.

Bahkan, ada asumsi sudah saatnya Didi meletakkan jabatan sebagai pelatih Prancis sekalipun memenangi Piala Dunia 2018. Alasannya, Didi tidak mampu membuat Hugo Lloris dkk menampilkan permainan yang atraktif dan menghibur. Kemenangan yang didapat Prancis atas Belgia, misalnya, dianggap hanya keberuntungan.

Beberapa pundit di Negeri Anggur menyebut Didi terlalu mengandalkan serangan balik. Padahal, skuad Prancis bisa melakukan lebih dari sekadar taktik serangan balik. Sebab, Les Bleus dianugerahi banyak pemain dengan skill individu hebat.

”Saya lebih memilih kalah bersama Belgia ketimbang menang dengan (gaya bermain) Prancis seperti itu,” kata kapten Belgia Eden Hazard sebagaimana dilansir di situs resmi FIFA. (dra/c17/dns/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tampil Lebih Baik, Badak Curi Poin Penuh di Padang

Tampil Lebih Baik, Badak Curi Poin Penuh di Padang

Perseru Badak Lampung FC tampil gemilang dengan sukses meraih kemenangan di pekan keempat Liga 1 Indonesia 2019.


Awas Enrique, Swedia Buka Lawan Sembarangan

Awas Enrique, Swedia Buka Lawan Sembarangan

Spanyol akan menjamu Swedia dalam laga keempat Grup F Kualifikasi Euro 2020 di Santiago Bernabeu, Selasa (11/6/19) dinihari WIB.


Gol Keempat Liverpool Sah dan Cerdik

Gol Keempat Liverpool Sah dan Cerdik

Bek Liverpool Trent Alexander-Arnold langsung menjadi buah bibir pasca kemenangan Liverpool atas Barcelona di leg kedua semifinal Liga Champions di Anfield.


Beri Kesempatan Pemain Pelapis

Beri Kesempatan Pemain Pelapis

Melawan Celta Vigo, Minggu (5/5) dinihari pukul 01.45 WIB, akan menjadi ujian bagi pemain pelapis Barcelona, usai el barca memastikan gelar LA Liga ke-26, pekan


PSM Masih Mulus di Piala AFC 2019

PSM Masih Mulus di Piala AFC 2019

PSM Makassar kembali meraih kemenangan di pertandingan keempat babak penyisihan Grup H Piala AFC 2019 atas tuan rumah Kaya FC.


Incar De Gea, Real Madrid Sodorkan Courtois ke MU

Incar De Gea, Real Madrid Sodorkan Courtois ke MU

Pembicaraan antara raksasa Eropa menghasilkan proposal, bahwa penjaga gawang asal Belgia, Thibaut Courtois ditawari kesempatan untuk bergabung dengan United.


Kesempatan Kedua Lucas-Payet

Kesempatan Kedua Lucas-Payet

Final Liga Europa musim 2017-2018 menyisakan kisah pedih bagi kapten Olympique Marseille Dimitri Payet.


Duel Talenta Terbaik

Duel Talenta Terbaik

Tahun ini bisa menjadi kesempatan terbaik dari Prancis maupun Belgia menjuarai Piala Dunia.


Didi Masih Kebingungan

Didi Masih Kebingungan

Di antara tim unggulan Piala Dunia 2018, Prancis punya kedalaman skuad paling bagus.


Dilirik Martinez, Kesempatan Bagi Nainggolan

Dilirik Martinez, Kesempatan Bagi Nainggolan

Tahun 2018 bisa menjadi saat krusial bagi gelandang AS Roma Radja Nainggolan. Bukan sekadar performanya yang stabil di Giallorossi.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!