Sepakbola
Share this on:

Kroasia Waspadai Taktik Parkir Bus Yunani

  • Kroasia Waspadai Taktik Parkir Bus Yunani
  • Kroasia Waspadai Taktik Parkir Bus Yunani

ZAGREB - Tersisa sembilan tiket untuk Piala Dunia 2018 mendatang. Dan sebanyak empat tiket akan diperebutkan oleh delapan negara Eropa di ajang playoff yang digelar 9-14 November mendatang.

Salah satu yang paling sengit adalah Kroasia melawan Yunani. Dua negara ini sama-sama belum pernah mengalami kekalahan ketika berjuang di playoff Piala Dunia ataupun Euro. Kroasia menang empat kali dan Yunani dua kali.

Kroasia akan menjamu lebih dahulu juara Euro 2004 tersebut dini hari nanti (10/11) di Stadion Maksimir. Baru selanjutnya Yunani gantian meladeni Vatreni di kandangnya Senin (13/11) dini hari mendatang di Stadion Karaiskakis.

Dalam situs resmi Kroasia pelatih Zlatko Dalic mengatakan hanya gelandang Milan Badelj yang absen karena cedera. Sedangkan Yunani juga kehilangan sosok Kostas Manolas di lini belakang.

Dalic memberikan atensi yang tinggi kepada lawannya di playoff ini. Walau saat ini Yunani duduk di peringkat 43, posisi tak diunggulkan malah memberikan keuntungan secara psikologis buat Vasilis Torosidis dkk.

“Kami akan berjuang untuk clean sheet di kandang. Kami juga mewaspadai umpan-umpan panjang, serangan balik, juga set piece ketika menyerang oleh Yunani ini,” kata pelatih berusia 51 tahun itu.

Dalic sudah menganalisis bagaimana pola penyerangan maupun bertahan Yunani. Tanpa Manolas di belakang, prediksi Dalic maka maka pelatih Yunani Michael Stibber mempercayakan Kyriakos Papadopoulos sebagai penggantinya.

Barisan pemain belakang Yunani memang dikenal dengan postur tubuh yang menjulang. Seperti Kyriakos Papadopoulos (183 sentimeter), Vasilis Torosidis (186 sentimeter), Sokratis Papastathopoulos (186 sentimeter), dan Kostas Stafylidis (178 sentimer).

Ketika menghadapi 'pagar belakang' Yunani yang tinggi itu malah penyerang Kroasia Mario Mandžukic kurang seberapa fit. Akan tetapi Dalic sepertinya mengebut kesembuhan Mandzo, sebutan Mandžukic.

Dalam situs resmi Kroasia, penyerang Juventus tersebut menjalani pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI) di RS Katarina dan dinyatakan tak ada cedera yang membahayakan pada bagian engkelnya. Di bawah supervisi dokter Igor Boric, Mandzo diberikan lampu hijau buat bertanding.

Pelatih Kroasia Zlatko Dalic juga tak akan langsung menggabungkan latihan Mandzo dengan pemain-pemain lainnya. Mandzo akan menjalani latihan terpisah dengan menu latihan berbeda. Latihan ringan ini diharapkan untuk bisa memberikan penguatan pada engkel-engkelnya.

Di sisi lain, penyerang Kroasia yang membela Hoffenheim Andrej Kramaric mendapat instruksi jelas dalam pertemuan pertama lawan Yunani ini. “Kami akan berusaha untuk mengejar gol cepat ketika melawan Yunani,” tutur Kramaric dalam situs resmi Kroasia.

Dalam sepuluh pertandingan di kualifikasi grup H lalu, dari enam gol yang bersarang di gawang Yunani tiga diantaranya bersarang sebelum babak pertama rampung. Yakni saat lawan Siprus (6/9/2019 dan 7/10/201) serta lawan Bosnia-Herzegovina (13/11/2016).

Di sisi lain, meski dituding akan pakai strategi parkir bus pelatih Yunani Michael Skibbe tak mau peduli. Apalagi timnya melakoni laga tandang terlebih dahulu.

“Tim akan bermain lebih defensif ketika partai pertama dan itu wajar. Namun untuk pertandingan kedua di kandang kami, lihat saja apa yang bisa kami lakukan,” tutur Skibbe kepada FIFA. (dra/jpnn)

Berita Sebelumnya

Bisa-bisa "Khianati" Kakeknya
Bisa-bisa "Khianati" Kakeknya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

CR7 Waspadai Tiga Trio Liverpool

CR7 Waspadai Tiga Trio Liverpool

Bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo angkat bicara soal Liverpool, tim yang akan menjadi lawan Madrid di final Liga Champions di Kiev, Minggu (27/5).


Hadapi Bahrain, Komposisi Timnas Semakin Lengkap

Hadapi Bahrain, Komposisi Timnas Semakin Lengkap

Timnas U-23 mulai menjalani latihan taktik untuk menghadapi Bahrain pada laga perdana PSSI Anniversary Cup besok (27/4).


Adu Cerdik Duo Peracik Taktik

Adu Cerdik Duo Peracik Taktik

Bisa dibilang, bentrokan antara Juventus dan Real Madrid di perempat final Liga Champions musim ini terlalu dini.


Peluang Macan Masih Terbuka

Peluang Macan Masih Terbuka

Strategi parkir bus yang dimainkan Song Lam Nghe An (SLNA) FC dalam laga grup H AFC Cup 2018 sempat bikin Persija Jakarta frustasi.


Barca Waspadai Ledakan Hazard

Barca Waspadai Ledakan Hazard

Eden Hazard bukan orang Basque. Hazard asli orang Belgia, lahir di La Louviere.


Pembuktian Super Simic untuk The Jak

Pembuktian Super Simic untuk The Jak

Berhati-hatilah para lawan Persija Jakarta apabila Marko Simic bermain. Striker asal Kroasia itu benar-benar haus gol layaknya drakula yang haus darah.


Arsenal Waspadai Eksplosifitas Tandang Liverpool

Arsenal Waspadai Eksplosifitas Tandang Liverpool

Liverpool tamu yang kurang ajar. Datang ke rumah lawan, Jordan Henderson dkk tak pernah berhenti menciptakan banyak gol.


Puluhan Bus Suporter PSIS Siap Away

Puluhan Bus Suporter PSIS Siap Away

Dukungan lebih total dipastikan akan diberikan suporter kepada PSIS Semarang dalam laga perebutan tempat ketiga Liga 2 melawan Martapura FC.


Simpan Messi, karena Los Che Lebih Merisaukan

Simpan Messi, karena Los Che Lebih Merisaukan

Entrenador Barcelona Ernesto Valverde melakukan perubahan taktik besar pada matchday kelima grup D di Allianz Stadium.


Kuda Hitam yang Dirindukan

Kuda Hitam yang Dirindukan

Davor Suker belum pernah mendapati Kroasia seperti pada eranya dulu.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!