Sepakbola
Share this on:

Kuncinya di Lini Belakang

  • Kuncinya di Lini Belakang
  • Kuncinya di Lini Belakang

LONDON - Inggris lawan Jerman punya histori rivalitas panjang. Meski sekadar uji coba, pertemuan dua tim yang sama-sama pernah jadi juara dunia itu pasti membawa pertaruhan nama besar dua tim.

Dini hari nanti (11/11) Inggris akan menjamu Jerman di Stadion Wembley. Diantara 31 kali pertemuan keduanya di berbagai ajang, Jerman menang 15 kali, tiga draw, dan 13 kalah.

Pada perjumpaan ke-32 kali ini, Inggris tidak membawa komposisi line-up terbaiknya. Enam pemain yang jadi pilar seperti Raheem Sterling, Harry Kane, Harry Winks, Dele Alli, Jordan Henderson, dan Fabian Delph menepi karena cedera.

Menyesalkah Inggris tampil bukan dengan skuad terbaik? “Pemain baru berdatangan dan masuk skuad, ini adalah kesempatan bagus untuk melihat kemampuan mereka,” tutur pelatih Inggris Gareth Southgate kemarin (9/11) kepada Daily Mail.

Buat Southgate kondisi yang tak ideal di tim Inggris ini malah disyukurinya. Sebab pria berusia 47 tahun tersebut bisa menakar sekuat apakah tim pelapis yang dipunyainya.

Disinggung apakah cedera sejumlah pemain ini sekali lagi menunjukkan adanya kepentingan klub versus timnas mengemuka kembali, Southgate menyebutnya omong kosong.

Meski Kane yang rencananya 'dipaksakan' bermain oleh klubnya Tottenham Hotspur ketika bertanding lawan Arsenal 18 Oktober mendatang. “Alasan mereka absen karena mereka cedera dan tak bisa bermain,” kata Southgate.

Dengan pasukan yang dibilang ala kadarnya ini, pundit Sky Sports Paul Merson kemarin memprediksi lini belakang Inggris akan bekerja lebih keras ketimbang biasanya.

Apalagi dalam latihan terakhir kemarin, sosok bek senior Gary Cahill absen. Sehingga pekerjaan besar buat Southgate mencari orang ketiga buat melengkapai John Stones serta Phil Jones.

Di posisi wing back nama Kyle Walker dan Danny Rose layak jadi starter dalam skema 3-4-2-1 yang diprediksi akan jadi pilihan utama Southgate lawan Jerman ini.

Di sisi lain, manajer timnas Jerman Oliver Bierhoff kepada ARD kemarin mengatakan big match versus Inggris, Prancis, Spanyol, dan Brasil punya arti penting sebelum timnya bermain di Piala Dunia tahun depan. Berjumpa tim besar artinya evaluasi.

“Saya tahu, seperti yang dikatakan Jogi (Joachim Loew, pelatih Jerman, red.), pengembangan tim ini lebih penting sekedar melihat hasil akhir. Kami tahu kami favorit, namun kami juga menyadari betapa jalan yang kami lalui akan sulit,” ucap Bierhoff. (dra/tom/jpnn)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Luiz Negoisasi Kontrak

Luiz Negoisasi Kontrak

David Luiz menjadi pilar penting Chelsea di lini belakang.


Ramos Dekati Rekor Raul dan Gento

Ramos Dekati Rekor Raul dan Gento

Posisinya adalah pemain belakang. Namun, Sergio Ramos berpeluang mendekati rekor mantan mesin gol Real Madrid.


Giroud Masih Belum Hot

Giroud Masih Belum Hot

Olivier Giroud seolah ''menghilang'' dari komposisi lini depan Prancis.


Bajul Ijo Was-was Tunggu Da Silva

Bajul Ijo Was-was Tunggu Da Silva

Lini depan Persebaya Surabaya terancam pincang kala menantang PSM Makassar di stadion Andi Mattalatta, Makassar, besok.


Der Panzer Antisipasi jika Oezil Cedera

Der Panzer Antisipasi jika Oezil Cedera

Lini tengah Jerman dihuni demikian banyak pemain berkualitas dan merata.


Persebaya Terancam tanpa Da SIlva

Persebaya Terancam tanpa Da SIlva

Lini depan Persebaya Surabaya terancam kurang garang kala menjamu Persipura Jayapura di stadion Gelora Bung Tomo, besok.


Kondisi Andri Masih Tanda tanya

Kondisi Andri Masih Tanda tanya

Stok lini belakang Persebaya Surabaya terancam kian menipis kala menjamu Arema FC di stadion Gelora Bung Tomo (6/5).


Belakang Tengah Bagus, Depan Loyo

Belakang Tengah Bagus, Depan Loyo

Berakhir sudah PSSI Anniversary Cup 2018. Bahrain yang dalam pertandingan terakhir kemarin menang atas Korea Utara 4-1 keluar sebagai juara.


Krisis, Casemiro Bisa Jadi Bek Tengah

Krisis, Casemiro Bisa Jadi Bek Tengah

Kalau Juventus mengalami penyusutan kekuatan di unit serangan, maka lini belakang Real Madrid pun mengalami hal yang sama.


Evan Dimas Cedera, Lini Tengah Timnas U-23 dalam Masalah

Evan Dimas Cedera, Lini Tengah Timnas U-23 dalam Masalah

SolusiI pengganti Evan Dimas yang masih cedera sebelum melawan Singapura (21/3) masih dipikirkan pelatih timnas U-23 Indonesia Luis Milla.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!