Sepakbola
Share this on:

Lawan Kutukan San Memes

  • Lawan Kutukan San Memes
  • Lawan Kutukan San Memes

BILBAO - Perjalanan Barcelona awal musim ini di kancah La Liga cukup cemerlang. Sampai dengan jornada kesembilan ini Barca cuma sekali kehilangan poin ketika ditahan imbang 1-1 oleh Atletico Madrid (14/10) di Wanda Metropolitano. Delapan sisanya sukses disapu bersih.

Dan pada jornada kesepuluh hadangan berikutnya sudah menanti. Yakni meladeni Athletic Bilbao di Stadion San Mames dini hari nanti (29/10) (siaran langsung beIN Sports 2 pukul 01.45 WIB).

Tajuk laga kali ini pasti terarah kepada entrenador Barca Ernesto Valverde. Selama tujuh musim (2002-2005 dan 2013-2017) Valverde menjadi nahkoda tim asal Basque tersebut. Kisah paling sukses bersama Los Leones adalah mengantarkan Bilbao juara Supercopa Espana 2015. Dan tim yang dikalahkan Bilbao pada Supercopa Espana 2015 adalah Barca, klub saat ini Valverde.

Valverde kepada Marca kemarin (27/10) mengatakan dirinya menaruh respek yang besar kepada Bilbao. Meski saat ini bukan lagi menjabat nahkoda tim namun pengalaman di Bilbao sulit dilupakan.

“Masing-masing orang memiliki referensi tim untuk ditiru dan buat saya itu adalah Bilbao. Saya merasa bahagia di Bilbao baik sebagai pelatih maupun pemain,” tutur pelatih berusia 53 tahun itu.

Setelah melakukan rotasi skuad pada Copa del Rey Kamis (26/10) lalu ketika lawan Real Murcia, kini Andres Iniesta dkk akan lebih bugar. Valverde pastinya sudah memperhitungkan juga tengah pekan ini (1/11) Barca akan bertandang ke markas Olympiacos buat menjalani matchday keempat D Liga Champions.

Nah, menuju San Mames kali ini Valverde dihantui rekor buruk sebagai pelatih tim lawan. Dalam delapan pertemuan, Valverde menang tiga kali, seri sekali, dan kalah empat kali.

Namun rekor kekalahan itu terjadi ketika Valverde bukan memegang tim elit La Liga. Yakni Espanyol, Villarreal, dan Valencia. Mungkin saja peruntungan pelatih berjuluk Si Semut itu membaik dengan skuad Barca.

Jelang pertemuan kali ini kabar baik menghinggapi skuad Barca. Yakni mulai berlatihnya bek kiri Jordi Alba. Meski belum bisa dimainkan, namun Alba bisa saja hadir di bangku cadangan.

Selain Valverde yang sosok lain yang disorot penyerang Luis Suarez. Penyerang timnas Uruguay tersebut sudah 180 menit tanpa gol buat Barca.

Jelas kalau dikomparasi dengan angka produktivitas tandemnya, Lionel Messi, Suarez tampak kerdil. Messi sampai saat ini jadi top skor Barca dengan 15 gol sedang Suarez tiga gol.

“Suarez masih penyerang yang bagus bagi kami. Dia mencetak gol ketika kami bertemu Atleti (14/10) lalu menghasilkan banyak peluang ketika lawan Olympiacos (18/10),” kata Valverde seperti diberitakan Barca Blaugrana. “Jadi, meski tak mencetak gol Suarez tetap teror buat pemain bertahan lawan,” tambah Valverde.

Menurut Barca Blaugrana kalau Suarez belum menemukan feeling dalam mencetak gol, opsi jadi tandem Messi bisa diberikan kepada Paco Alcacer. Alcacer sudah memutus rantai paceklik gol musim ini dengan berkontribusi satu gol ke gawang Real Murcia Kamis (25/10) lalu.

Sementara itu, entrenador Bilbao Jose Ziganda kepada Mundo Deportivo kemarin mengatakan Barca era Valverde jauh lebih berbahaya dari era Luis Enrique. Barca kini bukan cuma tim yang mengincar menang banyak dengan hujan gol. Namun juga menaruh konsentrasi di lini belakang.

“Pada awal kepemimpinan Valverde, utamanya ketika Barca kalah oleh Real Madrid di Supercopa Espana, semua mencibirnya. Kini Barca adalah unit menyerang dan bertahan terbaik di La Liga,” tutur Ziganda.

Angka kebobolan Barca dan Leganes memang paling minim sampai pekan kesembilan. Yakni tiga gol. Sementara lini depan Barca, paling rakus dengan 26 gol. (dra/jpnn)


Berita Sebelumnya

Old Trafford Makin Sulit Ditaklukan
Old Trafford Makin Sulit Ditaklukan

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Rekor Menanti San Siro

Rekor Menanti San Siro

Besarnya arti laga menjamu Swedia diprediksi bakal berpengaruh pada jumlah penonton di San Siro, Milan, dinihari nanti WIB.


Kuncinya di Lini Belakang

Kuncinya di Lini Belakang

Inggris lawan Jerman punya histori rivalitas panjang.


Skuad Ala Kadarnya Lawan Juara Dunia

Skuad Ala Kadarnya Lawan Juara Dunia

Setelah memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2018 maka tugas selanjutnya juru latih Inggris Gareth Southgate adalah mematangkan skuad.


Lawan Korsel, Ujian Sesungguhnya Timnas U-19

Lawan Korsel, Ujian Sesungguhnya Timnas U-19

Dua kali kemenangan dengan skor telak, sejatinya sudah cukup melambungkan kepercayaan diri penggawa Timnas U-19.


Lawan Tak Sekuat Jerman

Lawan Tak Sekuat Jerman

Kekalahan atas Norwegia 0-1 di Oslo kemarin WIB (9/10) tidak berdampak apapun dengan status Irlandia Utara.


Lawan Peru, Argentina Wajib Menang

Lawan Peru, Argentina Wajib Menang

Entrenador Argentina Jorge Sampaoli berada dalam tekanan besar. Sudah dua matchday kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Conmebol dilalui tanpa kemenangan.


Cedera Hamstring, Morata Absen Lawan Israel

Cedera Hamstring, Morata Absen Lawan Israel

Sepekan ke depan timnas Spanyol akan memastikan Piala Dunia ke-11 sepanjang historinya.


Timnas Senior dan U-19 Pilih Kamboja

Timnas Senior dan U-19 Pilih Kamboja

Lawan yang akan dihadapi oleh Timnas (Tim Nasional) di FIFA matchday sepanjang awal Oktober mendatang, akhirnya terang juga.


Cetak Tiga Gol, Bukti Duet BC Tetap Maut

Cetak Tiga Gol, Bukti Duet BC Tetap Maut

Tanpa Karim Benzema Real Madrid masih bisa jemawa. Duet Cristiano Ronaldo-Gareth Bale bergantian memberi umpan dan menjebol gawan lawan.


Duh... Lampu Stadion Timnas U-19 vs Filipina U-19 Rusak

Duh... Lampu Stadion Timnas U-19 vs Filipina U-19 Rusak

Sebagai tuan rumah Piala AFF U-18 2017, Myanmar menyediakan dua stadion di Yangon. Yakni, Stadion Aung San dan Stadion Thuwunna.



Berita Hari Ini

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!