Sepakbola
Share this on:

Ligue 1 Disebut Kehilangan Respek

  • Ligue 1 Disebut Kehilangan Respek
  • Ligue 1 Disebut Kehilangan Respek

Davide Astori.

ROMA - Meninggalnya bek Fiorentina Davide Astori Minggu (4/3) lalu maka kompetisi sepak bola Italia berkabung. Maka jadwal pertandingan di tanah Italia pun ditiadakan Minggu (4/3) dan kemarin (5/3).

Dan kepergian pemain 31 tahun tersebut memang cukup mengejutkan seantero Eropa dan dunia. Sehingga sebagai wujud solidaritas, beberapa kompetisi mengheningkan cipta sebelum laga dimulai.

Kiper Nantes yang juga mantan rekan Astori Ciprian Tatarusanu kepada OF kemarin (5/3) merasakan kedukaan yang dalam. Sebagai rekan Astori periode 2015-2017 lalu, kiper timnas Rumania itu mengenang Astori sebagai sosok yang berwibawa.

Nah, terkait kepergian Astori Minggu (4/3) lalu di Udine Tatarusanu merasa liga tempatnya berkompetisi sama sekali tak menunjukkan sikap solider maupun respek kepada Astori.

“Tidak ada semenit pun untuk mengheningkan cipta kepada rekan saya, Davide Astori. Hal ini adalah skandal dan satu sikap yang merendahkan sesamanya,” kecam Tatarusanu kemarin.

Kiper 32 tahun itu melanjutkan ketiadaan kesempatan mendoakan Astori sebelum laga seolah-olah memberikan kesan kalau sepak bola mengalami kemunduran jika dilihat dalam kacamata kemanusiaan dan sepak bola.

“Ini adalah salah satu hari terburuk dalam karir saya di sepak bola. Kami terus bermain sepak bola tanpa memberikan atensi kepada mereka yang meninggalkan kita,” ucap Tatarusanu.

Sementara itu, seperti diberitakan Goal kemarin Italiano yang kini menjadi entraineur Nantes Claudio Ranieri mengirimkan ucapan berdukanya. Serangan jantung yang terjadi pada Astori merupakan satu pukulan besar bagi sepak bola. (dra/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Liverpool Kehilangan Virgil van Dijk di 16 Besar Liga Champions

Liverpool Kehilangan Virgil van Dijk di 16 Besar Liga Champions

Virgil van Dijk membuktikan kalau dirinya layak menyandang status bek termahal dunia saat ini.


Liverpool Menang, Teror The New Fab Four Berlanjut

Liverpool Menang, Teror The New Fab Four Berlanjut

Liverpool musim lalu pernah memiliki kuartet lini serangan yang disebut The Fab Four.


Hilangnya Digdaya Penguasa La Liga

Hilangnya Digdaya Penguasa La Liga

Barcelona menyusul Real Madrid yang kehilangan dominasinya di La Liga.


Bersyukur si Gurita Hengkang

Bersyukur si Gurita Hengkang

Pendukung Chelsea awalnya tidak rela kehilangan Thibaut Courtois yang hengkang ke Real Madrid.


Sepi karena Tanpa CR7 dan Main Malam

Sepi karena Tanpa CR7 dan Main Malam

Kehilangan Cristiano Ronaldo tidak hanya berimbas kepada performa Real Madrid di lapangan.


DNA Inggris Siap Kalahkan Kolombia

DNA Inggris Siap Kalahkan Kolombia

Inggris datang dengan filosofi barunya. DNA Inggris, begitu filosofi baru Inggris itu disebut.


Susah Payah Kalahkan Jepang, Belgia Kandidat Kuat Juara

Susah Payah Kalahkan Jepang, Belgia Kandidat Kuat Juara

Belgia memang layak disebut sebagai calon kuat juara Piala Dunia 2018.


Cedera Lutut kanan, Lanzini Gagal ke Rusia

Cedera Lutut kanan, Lanzini Gagal ke Rusia

Apesnya Jorge Sampaoli. Belum juga berangkat ke Rusia, Sampaoli sudah dua kali kehilangan pemain pilihannya.


Florian Thauvin Tersubur dalam Seperempat Abad

Florian Thauvin Tersubur dalam Seperempat Abad

Sejak penyerang Alen Boksic mencetak 22 gol di Ligue 1 musim 1992-1993 lalu untuk Olympique Marseille tak ada satupun pemain Marseille bisa menyamai capaian itu


Kalah, karena Kecolongan di Awal Laga

Kalah, karena Kecolongan di Awal Laga

Kehilangan konsentrasi pada awal pertandingan membuat timnas U-23 Indonesia menelan kekalahan dalam pertandingan pertama PSSI Anniversary Cup 2018.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!