Sepakbola
Share this on:

Lionel Messi, si Kutu yang Mati Kutu

  • Lionel Messi, si Kutu yang Mati Kutu
  • Lionel Messi, si Kutu yang Mati Kutu

BARCELONA - Entrenador Ernesto Valverde sebenarnya tidak ingin memaksakan Lionel Messi yang baru pulih dari cedera hamstring turun di El Clasico kemarin. Namun, La Pulga (julukan Messi) "terpaksa'' harus dimasukkan pada menit ke-62 dan menepikan rasa sakit dari cedera yang didapatnya ketika ditahan 2-2 oleh Valencia pada jornada ke-22 La Liga (3/2).

Bukan sekadar karena Philippe Coutinho melempem. Melainkan skor saat itu masih 1-1. Txingurri (julukan Valverde) ingin Messi memainkan lakonnya seperti biasa dalam 30 menit terakhir. Ya, jadi pembeda.

Namun, alih-alih mencetak gol kemenangan, striker 31 tahun tersebut justru mati kutu. Dia tidak bermain dengan ritme yang sama seperti yang biasa dipertontonkan.

Sangat mungkin, cederanya masih terasa. Pergerakannya terbatas. Di lain sisi, Messi juga menghadapi lini tengah Real dengan Casemiro yang dalam kondisi bugar karena masuk menggantikan Marcos Llorente yang cedera paha kiri semenit setelah Messi masuk.

''Messi baik-baik saja (bila jadi starter, Red). Tapi kami memilih untuk tidak mengambil risiko saat ini karena dia merasa sedikit tidak nyaman (karena cedera, Red),'' kata Valverde kepada Mundo Deportivo ketika disinggung mengenai keputusan mencadangkan Messi.

Lebih jauh, kegagalan Messi mencetak gol kemarin mengakhiri streak selalu bikin gol sembilan laga terakhir. Itu membuatnya gagal menyamai catatan rekornya saat mencetak gol di sepuluh laga beruntun pada Desember 2012-Januari 2013.

Kali terakhir striker asal Argentina tersebut tidak mencetak gol sebelum kemarin adalah ketika menghadapi Tottenham Hotspur pada matchday pemungkas fase grup Liga Champions (12/12/2018). Ini ironi. Sebab, Real adalah salah satu lawan favorit jebolan La Masia tersebut dengan membukukan 26 gol dari 37 pertemuan. (io/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Don Carlo Murka Lagi

Don Carlo Murka Lagi

Napoli gagal mengumpulkan poin penuh usai kalah 1-2 atas tamunya Atalanta, di pekan ke-33 yang dihelat di stadion Sao Paolo, Selasa (23) dini hari WIB.


Geser Liverpool, Man City ke Puncak Lagi

Geser Liverpool, Man City ke Puncak Lagi

Persaingan siapa yang menjadi kampiun Liga Premiere 2018/2019 semakin memanas. Liverpool dan Manchester City sama-sama punya kans juara.


Arsenal vs Valencia, Eintracht Frankfurt vs Chelsea

Arsenal vs Valencia, Eintracht Frankfurt vs Chelsea

Sudah ada empat tim yang memastikan melaju ke semifinal Europa League.


Solksjaer: Messi Memang Luar Biasa

Solksjaer: Messi Memang Luar Biasa

Mega bintang Lionel Messi menjadi bintang kemenangan Barcelona atas Manchester United pada leg kedua babak perempat final Liga Champions, Rabu (17/4) dinihari.


Manchester City Optimis Singkirkan Spurs

Manchester City Optimis Singkirkan Spurs

Dua wakil Inggris bakal menjalani duel hidup mati di leg kedua babak perempat final Liga Champions, Kamis (18/4) dinihari pukul 02.00 WIB.


Tantang Lazio, Udinese Butuh Keajaiban

Tantang Lazio, Udinese Butuh Keajaiban

Kalah dua kali dan main imbang di tiga laga terakhirnya, bukanlah catatan yang bagus bagi Lazio.


Madrid Siapkan Karpet Merah untuk Luka Jovic

Madrid Siapkan Karpet Merah untuk Luka Jovic

Real Madrid kini sedang mencari pengganti Cristiano Ronaldo yang hengkang ke Juventus.


Madrid Incar Joao Felix

Madrid Incar Joao Felix

Kemunculan Joao Felix di kancah persepakbolaan Eropa, bukanlah hal yang mengejutkan, terlebih bagi klub raksasa Spanyol, Real Madrid.


Huesca Ogah Jadi Bulana-bulanan Barcelona Lagi

Huesca Ogah Jadi Bulana-bulanan Barcelona Lagi

Sociedad Deportiva (SD) Huesca akan berjuang mati-matian untuk menghindari posisi juru kunci.


Satu Poin Lagi, Juventus Siap-siap Berpesta

Satu Poin Lagi, Juventus Siap-siap Berpesta

Juventus hanya membutuh tambahan satu poin untuk menjadi juara Serie A yang ke-8. Peluang meraih juara lebih dini itu sangat terbuka lebar.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!