Sepakbola
Share this on:

Liverpool Menang, Teror The New Fab Four Berlanjut

  • Liverpool Menang, Teror The New Fab Four Berlanjut
  • Liverpool Menang, Teror The New Fab Four Berlanjut

LIVERPOOL - Liverpool musim lalu pernah memiliki kuartet lini serangan yang disebut The Fab Four. Julukan itu mengacu pada idola dan kebanggaan masyarakat Liverpool, The Beatles.

Kuartet musim lalu beranggotakan Mohamed Salah, Sadio Mane, Roberto Firmino, plus Philippe Coutinho. Nah, setelah Coutinho pergi, musim ini The Reds telah menemukan kuartet baru dengan bergabungnya Xherdan Shaqiri.

Tadi malam WIB (11/11), Shaqiri untuk kali ketiga menjadi starter bersama Salah, Mane dan Firmino. Itu setelah dia menjadi pemain inti pada matchweek 6 Premier League menghadapi Southampton (22/9) dan matchday 3 fase grup Liga Champions kontra Crvena zvezda (25/10). Namun, baru dengan komposisi kuartet tadi malam, Shaqiri mampu mencetak gol ke gawang Fulham.

The Magic Dwarf, julukan Shaqiri, sukses menjebol gawang Sergio Rico memanfaatkan bola crossing Andy Robertson pada menit ke-53. Gol itu melengkapi kemenangan Liverpool setelah pada menit ke-41, Salah membuka keunggulan.

''Bermain dengan mereka (Salah, Mane, dan Firmino) memudahkan saya,'' ungkap Shaqiri kepada Liverpool Echo.

Gol kemarin jadi gol kedua Shaqiri di Premier League. Gol pertama gelandang berumur 27 tahun itu tercipta ke gawang Cardiff. Namun saat itu dia masuk sebagai pengganti dan tidak main bareng dengan trio SMF. Posisi main pemain berkebangsaan Swiss tersebut sama dengan saat mengalahkan Soton.

Shaqiri bermain sebagai pemain nomor 10. Sementara itu, Manajer Liverpool Juergen Klopp lagi-lagi menggeser Firmino melebar ke kiri dan membiarkan Salah di posisi nomor sembilan. Shaqiri sendiri telah mencetak dua gol dan mencatat tiga assists dari enam laga terakhir Liverpool di semua ajang.

Kepada BT Sport, bek kanan Trent Alexander-Arnold memuji pergerakan The Fab Four baru itu. Walaupun, formasi ini cuma bertahan sampai menit ke-82 setelah Shaqiri diganti James Milner. ''(Dengan kuartet baru) Setiap tim yang datang ke Anfield bakal kesulitan mendominasi bola,'' klaim Arnold. (ren/nur/jpg)

Berita Sebelumnya

Duel Dua Tim Pincang Liga 1
Duel Dua Tim Pincang Liga 1

Berita Berikutnya

Sudah Siapkan Kejutan
Sudah Siapkan Kejutan

Berita Sejenis

Diimbangi Myanmar, Garuda Muda Wajib Menang dari Malaysia

Diimbangi Myanmar, Garuda Muda Wajib Menang dari Malaysia

Timnas U-22 meraih tiga kali hasil imbang dalam uji coba sebelum tampil di Piala AFF U-22 di Kamboja.


Bayern Muenchen Waspadai Kecepatan Pemain Liverpool

Bayern Muenchen Waspadai Kecepatan Pemain Liverpool

Jangan ragukan produktivitas gol Liverpool dan Bayern Muenchen musim ini.


Juventus Hemat Tenaga untuk Lawan Atletico Madrid

Juventus Hemat Tenaga untuk Lawan Atletico Madrid

Sebelum menang 3-0 atas Sassuolo pada giornata ke-23 Serie A (11/2), Juventus bermasalah dengan barisan pertahanan.


Menang 2-1 di Kandang Ajax, Real Madrid Jaga Asa ke 8 Besar

Menang 2-1 di Kandang Ajax, Real Madrid Jaga Asa ke 8 Besar

Real Madrid menunjukkan kapasitasnya sebagai juara bertahan Liga Champions.


Liverpool Tim Paling Untung Musim Ini

Liverpool Tim Paling Untung Musim Ini

Liverpool menjadi tim yang meraup keuntungan terbesar dunia pada 2018 lalu.


Misi Liverpool Rebut Lagi Singgasana

Misi Liverpool Rebut Lagi Singgasana

Sudah 29 tahun puasa gelar Premier League membuat Liverpool terlihat sangat tertekan ketika memasuki fase-fase kritis musim 2018-2019.


Jamu Liverpool, West Ham Ingin Putus Rekor Tege Reds

Jamu Liverpool, West Ham Ingin Putus Rekor Tege Reds

West Ham selalu menjadi bulan-bulanan setiap bertemu Liverpool.


Jamu Wolves, Kans Manchester City Dekati Liverpool

Jamu Wolves, Kans Manchester City Dekati Liverpool

David Silva sudah sembilan musim mengarungi Premier League bersama Manchester City.


Barcelona Kalah, Coutinho Disorot Lagi

Barcelona Kalah, Coutinho Disorot Lagi

Label panic buying pasca kepergian Neymar Jr ke PSG pernah tersemat kepada Philippe Coutinho ketika setahun lalu dibeli Barcelona dari Liverpool.


Kalah Beruntun, Liverpool Mulai Krisis Bek

Kalah Beruntun, Liverpool Mulai Krisis Bek

Alberto Moreno baru menginjak usia 26 tahun. Namun kemarin (8/1) di Stadion Molineux, Moreno menjadi yang tertua dan paling senior tiga bek.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!