Sepakbola
Share this on:

Lloris Masih Dibayangi Trauma

  • Lloris Masih Dibayangi Trauma
  • Lloris Masih Dibayangi Trauma

MADRID - Trauma Wanda Metropolitano, Madrid, kembali menghinggapi kiper sekaligus Le Capitaine timnas Prancis, Hugo Lloris. Setelah sembilan hari berlalu, Lloris kali ini harus melihat dua gol membobol gawangnya lagi. Di balik keapesan tersebut, Lloris pun mengemban tanggung jawab sebagai kapten tim.

Bedanya kemarin WIB (9/6) tidak di Wanda Metropolitano. Tapi di Buyuksehir Stadium, Konya. Tidak juga bersama Tottenham Hotspur, melainkan bersama timnas Prancis. Bukan lagi final Liga Champions. Tetapi matchday ketiga Grup H Kualifikasi Euro 2020 menantang Turki.

''Padahal, saya rasa pekan ini cukup positif bagi saya,'' ungkap Lloris sebagaimana yang dikutip Football Legende.

Saint Lloris, julukan Lloris, sebenarnya sudah berupaya agar kejadian di Madrid tak lagi terulang di Konya. Dia lebih sibuk ketimbang di Madrid. Kiper 32 tahun itu tercatat melakukan empat kali penyelamatan. Beda seperti ketika cuma bisa melakukan sekali penyelamatan dalam laga melawan Liverpool.

Kemasukan dua gol kemarin bak meneruskan rapor buruk salah satu pemain yang tertua di skuad asuhan Didier Deschamps kali ini tersebut. Terutama dalam laga-laga tandang Prancis. Lloris tak pernah clean sheet dalam laga away Prancis sejak menantang Bulgaria di Kualifikasi Piala Dunia 2018, 8 Oktober 2017 silam.

Dia menyebut, tak hanya performa dirinya yang bisa menentukan hasil akhir. Melainkan penampilan seluruh awak Prancis. Meski dia menganggap permainan Prancis kemarin lemah di dalam agresi ke pertahanan Turki dan kurang tajam. ''Semua pemain harus bertanggung jawab,'' sebut pemain yang sudah dua kali merasakan atmosfer turnamen antarnegara di Benua Biru itu.

Terlepas dari deja vu yang dia alami, performa Lloris di timnas belakangan ini seringkali disorot media-media Prancis. Dari 10 laga terakhir bersama Prancis, total 10 gol yang menjebol gawangnya. Atau, rata-rata satu gol per laga. ''Entah apa lagi alasan Lloris,'' tulis RMC Sport, di dalam salah satu ulasannya.

Satu hal yang jadi kekurangan Lloris di Prancis dan The Lilywhites, julukan Tottenham, dia tak punya pesaing. Dengan 111 caps-nya, tidak sebanding dengan jumlah penampilan kiper-kiper pelapisnya saat ini seperti Alphonse Areola (3 caps) dan Mike Maignan yang baru kali ini dipanggil ke Clairefontaine, sebutan kamp latihan timnas Prancis. (ren/ful/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Balotelli Masih Pengangguran

Balotelli Masih Pengangguran

Mario Balotelli tengah dirundung kegelisahan. Belum ada satupun klub besar secara resmi meminangnya.


Argentina vs Cile, Laga Beraroma Dendam

Argentina vs Cile, Laga Beraroma Dendam

Kegagalan di final Copa America 2016 dan 2015 silam masih terasa pahit di benak pemain Argentina.


Marcus Rashford Teken Kontrak Baru

Marcus Rashford Teken Kontrak Baru

Marcus Rashford masih menjadi anak emas bagi Manchester United selama musim 2019 di Premier League.


Lebih Dijagokan, Argentina Tetap Waspadai Kekuatan Venezuela

Lebih Dijagokan, Argentina Tetap Waspadai Kekuatan Venezuela

Penampilan Argentina di Copa America 2019 sejauh ini masih jauh dari kata memuaskan.


Kejutan Qatar Tahan Paraguay Masih Jadi Buah Bibir

Kejutan Qatar Tahan Paraguay Masih Jadi Buah Bibir

Timnas Qatar sukses membuat kejutan di Copa America 2019 dengan menahan imbang Paraguay dengan skor 2-2..


Valencia Masih Berpeluang Singkirkan Arsenal

Valencia Masih Berpeluang Singkirkan Arsenal

Valencia akan menjamu Arsenaldi Mestalla pada leg kedua babak semifinal Europa League 2018/19, Jumat (10/5) dinihari WIB.


Jika Kalah dari Newcastle, Liverpool Game Over

Jika Kalah dari Newcastle, Liverpool Game Over

Kekalahan 0-3 dari Barcelona di leg pertama babak semifinal Liga Champions masih menyisakan rasa perih di benak pemain-pemain Liverpool.


Madura United Kepincut Gelandang Jepang

Madura United Kepincut Gelandang Jepang

Setelah melepas gelandang asal Australia, Dane Milovanovic, Madura United masih memiliki satu slot pemain asing dari benua Asia.


Pochettino: Tottenham Hotspur Masih Hidup

Pochettino: Tottenham Hotspur Masih Hidup

Kalah 0-1 dari Ajax Amsterdam di babak semifinal Liga Champions, Rabu (1/5) dinihari WIB, bukanlah akhir dari perjalanan Spurs di kompetisi tahunan ini.


Gelar Barca Masih Tertahan Atletico

Gelar Barca Masih Tertahan Atletico

Atletico Madrid sukses menunda pesta kemenangan Barcelona, untuk mengangkat trofi LaLiga Santader ke-26-nya musim ini.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!