Sepakbola
Share this on:

Merah Putih Sempat Dilarang Dikibarkan di Stadion

  • Merah Putih Sempat Dilarang Dikibarkan di Stadion
  • Merah Putih Sempat Dilarang Dikibarkan di Stadion

YANGON - Biasanya pertandingan Indonesia di Piala AFF U-18 2017 nyaris tanpa dukungan. Sebab, memang tidak banyak warga Indonesia di Yangon, Myanmar. Tapi, kemarin sore berbeda. Suasana di tribun VIP Stadion Thuwunna, Yangon, lebih seru ketimbang biasanya.

Ada sekitar 20 suporter Indonesia yang datang memberikan dukungan. Semakin seru lagi lantaran mereka sempat mengibarkan berbeda Merah-Putih berukuran besar (10x6 meter). Bendera itu dibawa oleh Harie Pandiono (54) dan Budi Semar (45), suporter Indonesia asal Malang.

Mereka datang dari Indonesia dan baru tiba di Yangon kemarin pagi. Sayangnya, keputusan membentangkan bendera itu sempat dilarang oleh panitia pelaksana pertandingan (panpel). Padahal, biasanya ketika mereka menonton di stadion-stadion di Thailand dan Filipina tidak pernah bermasalah.

?Kami sudah datang jauh dari Indonesia, sayang kalau sampai tidak berkibar. Tidak sampai lima menit kok. Cuma waktu Indonesia Raya berkumandang saja,? ujar Budi kepada Jawa Pos (induk radartegal.com).

Dengan bantuan dari Budimansyah selaku perwakilan dari KBRI Myanmar, Harie dan Budi berusaha untuk melobi panpel. Tapi, keterbatasan pemahaman bahasa membuat panpel masih belum mengizinkan. Namun, setelah lobi-lobi, dibolehkan berkibar selama lima menit di tribun VIP.

Menurut Media Officer Myanmar Football Federation (MFF) Bo Bo Min, peraturan yang dimiliki MFF tidak membolehkan bendera sebesar itu menutupi tribun VIP. ?Ini bukan tribun suporter. Kami mengizinkan tetap membentangkan bendera di tribun ekonomi. Tapi, karena mereka bilang cuma lima menit, tidak apa-apa lah. Lagi pula hanya saat lagu kebangsaan berkumandang,? ucap Bo Bo Min.

Akhirnya, ketika pertandingan berlangsung, para suporter itu memindahkan bendera ke tribun ekonomi sebelah barat. Letaknya hanya di sebelah tribun VIP. Sayang, usaha ini tidak diiringi dengan keberhasilan skuad Garuda Nusantara meraih tiga poin karena kalah 0-3 dari Vietnam.

?Memang hasil ini kurang memuaskan. Tetapi, menjadi sebuah kebanggaan bagi kami berhasil membentangkan bendera tersebut saat menyanyikan Indonesia Raya. Semoga timnas bisa ke semifinal lalu menjadi juara,? kata Harie yang rencananya pulang ke tanah air pagi ini, karena alasan pekerjaan. (ham/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Lebih Difavoritkan, Spanyol Tetap Waspadai Norwegia

Lebih Difavoritkan, Spanyol Tetap Waspadai Norwegia

Spanyol siap memulai pertandingan babak kualifikasi EURO 2020 mereka, dengan menjamu Norwegia di stadion Mestalla, Valencia, Minggu (24/3) dini hari pukul 02.45


Timnas U-23 Siap Terbang ke Vietnam

Timnas U-23 Siap Terbang ke Vietnam

Timnas Indonesia U-23 semakin matang. Saat ujicoba melawan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (17/3), Timnas U-23 menang meyakinkan 3-


Milan Optimis, Inter Dibayangi Inkonsistensi

Milan Optimis, Inter Dibayangi Inkonsistensi

Stadion San Siro akan menjadi saksi laga Derby della Madonnina antara AC Milan vs Inter Milan pada dalam lanjutan pekan 28 Serie A, Senin (18/3).


Saddil Mulai Ikut Latihan, Egy Masih Ditunggu

Saddil Mulai Ikut Latihan, Egy Masih Ditunggu

Dua pilar Timnas U-23, Saddil Ramdani dan Egy Maulana Vikri yang kini bermain di luar negeri siap membela Merah Putih.


Paris Saint-Germain (PSG) Waspadai Semangat Man United

Paris Saint-Germain (PSG) Waspadai Semangat Man United

Kendati menang 0-2 di leg pertama 16 Besar di Stadion Old Trafford, bukan berarti PSG akan dengan mudah lolos ke perempat final Liga Champions musim ini.


Timnas U-22 Siap Kalahkan Thailand

Timnas U-22 Siap Kalahkan Thailand

11 Agustus 2018. Memori di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo itu terasa begitu manis.


Tak Diizinkan Perkuat Timnas U-22 karena Saddil Masuk Tim Inti

Tak Diizinkan Perkuat Timnas U-22 karena Saddil Masuk Tim Inti

Absennya Saddil Ramdani di Piala AFF U-22 2019 sempat menimbulkan kontroversi.


El Clasico Seri, Barcelona Tolak Kaos Away Warna Putih

El Clasico Seri, Barcelona Tolak Kaos Away Warna Putih

Tradisi El Clasico yang selalu panas memang tidak bisa dihapus.


Ke Madrid, Morata Tanpa Karpet Merah

Ke Madrid, Morata Tanpa Karpet Merah

Alvaro Morata juga ingin seperti Fernando Torres. Merintis karir sepak bolanya di akademi sepak bola Atletico Madrid


Real Madrid Kalah, tapi Tetap Lolos

Real Madrid Kalah, tapi Tetap Lolos

Kalah tidak selalu buruk. Lihat saja Real Madrid. Meski keok 0-1 oleh Leganes di Stadion Butarque kemarin dini hari WIB (17/1)



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!