Sepakbola
Share this on:

Minim Rotasi, Pemain City Dihantui Cedera

  • Minim Rotasi, Pemain City Dihantui Cedera
  • Minim Rotasi, Pemain City Dihantui Cedera

NEWCASTLE UPON TYNE - Newcastle United selalu inferior setiap bertemu Manchester City. Indikasinya, Newcastle tak pernah menang dalam 19 pertemuan terakhir melawan City di Premier League.

The Magpies (julukan Newcastle) semakin inferior saat kembali bentrok di St James Park dinihari nanti (siaran langsung beIN Sports 1 pukul 02.45 WIB). Pasalnya, Newcastle telah menelan empat kekalahan beruntun di laga tandang.

City juga bakal semakin garang karena mereka tengah memburu rekor. Jika bisa melesakkan lima gol ke gawang The Magpies, mereka bakal menjadi tim pertama yang mengoleksi 105 gol dalam satu kalender tahun Premier League.

''Saya selalu katakan ke yang lain, ini belum saatnya menarik pedal gasmu, masih ada paro kedua,'' ungkap bek sekaligus kapten City Vincent Kompany, dikutip situs resmi klub.

Kompany takkan dimainkan dini hari nanti WIB. Tapi, pengalamannya dengan City akan jadi petuah bagi pemain lainnya yang lebih muda. Bek timnas Belgia itu mengingatkan kesialan bisa saja datang pada The Citizens, sekalipun sudah terpaut 13 poin di puncak klasemen Premier League.

Kebetulan, lawan City kali ini juga punya pengalaman yang sama. Newcastle pada Premier League musim 1995-1996 gagal jadi juara. Padahal,pada paro musim pertama mereka sudah unggul 10 poin dari Manchester United. Nyatanya, pada paro musim kedua United membalikkan peluang, dan balik memimpin empat poin.

''Kami tak mau seperti itu,'' harap bek berusia 31 tahun itu. Lalu apa yang harus dilakukan City dalam lima bulan ke depan? ''Kami harus terus menekan, menekan, dan menekan. Tak ada kata mengendur,'' sebutnya.

Ya, paro musim kedua Kompany dkk akan lebih berat ketimbang paro musim pertama. Maklum dari sisi jumlah laganya, termasuk di luar Premier League, City bakal memainkan pertandingan lebih banyak.

Sepanjang paro musim pertama, City melakoni 28 pertandingan, 19 di antaranya lpada laga di Premier League. Sementara, termasuk dua leg semifinal Piala Liga dan babak 16 Besar Liga Champions, 19 pekan Premier League, plus satu laga Babak Ketiga Piala FA melawan Burnley (6/1), City sudah dihadapkan dengan 24 laga.

Itu belum termasuk jika lolos ke final Piala Liga, empat besar Piala FA, dan bahkan bisa lolos ke final Liga Champions. Jika itu terwujud, Guardiola dan pasukannya bakal dihadapkan dengan lebih dari 30 laga. Membagi kekuatan klubnya dalam empat ajang bersamaan dalam kurun waktu lima bulan ke depan jadi pekerjaannya.

Faktanya, dibandingkan klub-klub empat besar Premier League lainnya, skuad City paling minim rotasi. Ada lima pemain yang bermain 25 kali ke atas musim ini. Rata-rata, di tiap klub top four Premier League, empat pemain saja yang bermain 25 laga ke atas. Guardiola, dikutip The Guardian, konfiden dengan potensi timnya.

Terlepas dari ada atau tidaknya tambahan pemain dalam bursa transfer Januari nanti, dia menyebut tidak ada kata lelah dari penggawanya. ''Mungkin saja ini terjadi. Tapi kami memiliki skuad yang cukup bagus, dan itu sudah terbukti,'' ungkap pelatih yang berpotensi jadi tactician Spanyol pertama yang menjuarai Premier League itu.

Dia mencontohkan dalam beberapa laga terakhirnya di Premier League bulan ini. ''Lihat saja dengan Gabriel (Jesus). Dia tak bermain melawan Bournemouth (23/12), tapi dia mampu bermain 120 menit melawan Leicester (20/12). Dia mampu menutupi Sergio (Aguero). Begitu pula dengan Danilo, Bernardo (Silva), (Ilkay) Guendogan. Kami masih punya Yaya (Toure), di sisi lain juga masih ada (Oleksandr) Zinchenko. Kedalaman ini modal kami,'' klaim Guardiola. (ren/bas/jpg)

Berita Sebelumnya

Salah atau Kane? Bisa Juga Aguero
Salah atau Kane? Bisa Juga Aguero

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Misi Antara Dua Messi

Misi Antara Dua Messi

Lionel Messi punya banyak “kembaran”. Ya, banyak pemain yang mendapat julukan “Messi” di negaranya masing-masing.


Misi Sapu Bersih dari Rotasi

Misi Sapu Bersih dari Rotasi

Selama ini, setiap menjelang bergulirnya Liga Champions, hampir tiap tim mengorbankan laga mereka di liga.


Menanti Bukti Rotasi Les Parisiens

Menanti Bukti Rotasi Les Parisiens

Sejak diakuisisi oleh Qatar Sports Investments (QSI) pada 2011, Liga Champions menjadi target utama PSG tiap musimnya.


Nomor 10 Hanya buat Messi

Nomor 10 Hanya buat Messi

Selama Lionel Messi belum memutuskan pensiun, maka tidak akan ada pemain timnas Argentina yang mengenakan nomor 10.


Seedorf Puas Meski Seri

Seedorf Puas Meski Seri

Ketika menjadi pemain Clarence Seedorf mungkin salah satu pemain dengan gelar yang komplit.


Ramos Dekati Rekor Raul dan Gento

Ramos Dekati Rekor Raul dan Gento

Posisinya adalah pemain belakang. Namun, Sergio Ramos berpeluang mendekati rekor mantan mesin gol Real Madrid.


Capaian Terburuk Brendenbeau

Capaian Terburuk Brendenbeau

Brendenbeau. Itulah julukan yang diberikan kepada Brendan Rodgers semasa menangani Swansea City (2010–2012).


Start Mulus Garuda Muda

Start Mulus Garuda Muda

Keputusan pelatih timnas U-23 Indonesia memilih Andritany Ardhiyasa, Stefano Lilipaly, dan Alberto Goncalves mengisi slot pemain senior, sungguh jitu.


Menurun, Osvaldo Haay Dicoret dari Timnas U-23

Menurun, Osvaldo Haay Dicoret dari Timnas U-23

Skuad timnas U-23 yang akan bertarung di Asian Games 2018 dirilis kemarin. Puncaknya, pelatih Indonesia Luis Milla memutuskan mencoret tiga pemain terakhir.


Atleti Untung, Milan Buntung

Atleti Untung, Milan Buntung

Tidak selamanya meminjam pemain dengan menggunakan fitur obligasi permanen menguntungkan. Tidak percaya? Tengok Nikola Kalinic.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!