Sepakbola
Share this on:

Misi Barcelona dan Valverde Gagal Lagi

  • Misi Barcelona dan Valverde Gagal Lagi
  • Misi Barcelona dan Valverde Gagal Lagi

VILLAREAL - Bek tangguh Barcelona Gerard Pique hanya bisa meratapi kekalahan timnya di final Copa del Rey melawan Valencia. Duel yang digelar di Estadio Villamarin, Villareal, Minggu (26/5) dinihari WIB berkesudahan 2-1 untuk kemenangan Valencia.

Wajar Pique kecewa berat. Pasalnya, Copa del Rey ini adalah trofi yang dibidik Barcelona setelah mereka gagal di Liga Champions. Meski sukses menjuarai La Liga musim ini, namun capaian ini terasa belum lengkap jika mereka belum merengkuh Copa del Rey.

Barcelona memiliki tradisi yang sangat bagus di turnamen ini. Secara keseluruhan Barcelona masih memegang rekor sebagai tim paling banyak mengoleksi gelar juara Copa del Rey sebanyak 30 trofi juara lintaskasta di Spanyol ini. Dan tahun ini, mereka berambisi meraihnya untuk yang ke 31 kali.

Kekalahan ini seolah mengakhiri akhir musim yang buruk bagi tim asuhan Ernesto Valverde itu. Dan Pique mengaku sangat kecewa karena tidak bisa mempersembahkan kemenangan pada pertandingan terakhir Barcelona musim ini. Menurutnya, Barcelona seharusnya bisa menutup musim dengan lebih baik.

"Selamat untuk Valencia. Ini musim yang bagus, seperti biasa ketika Anda memenangkan liga. Tapi kami mengakhiri ini dengan rasa pahit," kata Gerard Pique dilansir Football Espana.

Sejak kick off, sejatinya Barcelona telah menunjukkan tanda-tanda sebagai tim juara. Mereka benar-benar menguasa jalannya pertandingan. Tercatat, dari statistik pertandingan, Blaugrana menguasa 77 persen ball possession. Selain itu Messi dkk berhasil melepaskan 26 tembakan, tetapi hanya enam yang mengarah ke gawang.

Permainan yang superdisiplin yang menyelamatkan gawang Valencia dari kebobolan. El Che hanya mengandalkan serangan balik yang efektif. Hal ini diakui pelatih Barcelona Ernesto Valverde. Dia mengakui. pertahanan Barcelona kewalahan menghadapi serangan balik Valencia yang sangat cepat.

Dua gol Valencia berhasil diciptakan pada babak pertama melalui serangan yang cepat. Gol pertama tercatat atas nama Kevin Gameiro pada menit ke-21. Sedangkan gol kedua tdilesakkan Rodrigo Moreno pada menit ke-33.

Barcelona hanya bisa membalas melalui golLionel Messi pada menit ke-73. Meski sempat tampil menekan usai menyamakan skor, tetapi tak adanya ujung tombak membuat Barcelona kesulitan menembus pertahanan Valencia.

"Mereka bagus dalam serangan balik dan sangat efektif. Kami bermain di paruh lapangan mereka dan tiba dengan mudah ke area sekitar kotak penalti mereka. Kami hanya kurang beruntung saat menyelesaikan serangan," ujar Valverde seperti yang dilansir dari Marca.

Kekalahan ini membuat Valverde hanya mampu menyumbangkan satu gelar bagi Barcelona pada musim ini. Selain itu, banyak anggapan yang menyebut kekalahan ini merupakan dampak dari kekalahan Barcelona oleh Liverpol pada semifinal Liga Championslalu. Namun, Valverde menepis anggapan demikian.

"Laga-laga ini berbeda. Kami punya ekspektasi yang tak bisa kami raih memang. Kami ingin juara, itu ada di dalam darah seorang juara.Tapi seseorang selalu harus kalah," tutupnya.

Sementara itu pelatih Valenvia Marcelino sejak semula menyadari timnya tak difavoritkan untuk keluar sebagai jawara di ajang ini. Justru status itu membuat Valencia tampil tanpa beban dan bermain enjoy. Dia optimistis timnya bisa meraih kemenangan.

"Memenangkan Copa del Rey dan mengalahkan Barcelona menjadi prestasi yang istimewa. Valencia pantas menang. Saya merasakan kebahagiaan yang luar biasa dan tak terlukiskan, ujar Marcelino, sebagaimana dikutip dari Four Four Two, Minggu (26/5) kemarin.

Ini merupakan gelar juara kedelapan Valencia di Copa del Rey. Selain musim ini gelar juara lainnya didapat pada 1941, 1948/1949, 1954, 1966/1967, 1978/1979, 1998/1999, dan 2007/2008. Berarti gelar juara tahun ini terjadi setelah terakhir direbut pada 11 tahun lalu.

Tapi secara keseluruhan Barcelona masih memegang rekor sebagai tim paling banyak mengoleksi gelar juara Copa del Rey. Barcelona sudah punya koleksi 30 trofi juara lintaskasta di Spanyol ini.

Di urutan kedua ada Athletic Bilbao dengan raihan 23 trofi. Kemudian ada Real Madrid yang ternyata baru 19 trofi untuk klub sebesar mereka.Di posisi keempat pengoleksi gelar juara Copa del Rey terbanyak adalah Atletico Madrid. Klub asal ibukota Spanyol itu punya 10 trofi juara. Baru disusul Valencia dengan 8 trofi. (wsa/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Selangkah Lagi, De Ligt Berseragam Juve

Selangkah Lagi, De Ligt Berseragam Juve

Transfer Matthijs De Ligt dari Ajax ke Juventus mendekati babak akhir.


Griezmann Bukan Sekadar Pelapis

Griezmann Bukan Sekadar Pelapis

Bagi Atletico Madrid, kedatangan Antoine Griezmann ke kandang musuh bebuyutanya, Barcelona adalah satu dari sekian rahasia yang harus dipendam dalam-dalam.


Ditebus Rp1,8 Triliun, Griezman Resmi Berseragam Barcelona

Ditebus Rp1,8 Triliun, Griezman Resmi Berseragam Barcelona

Drama transfer bomber Atletico Madrid Antoine Griezman ke Barcelona resmi berakhir.


Setelah Neymar, Madrid Juga Coret Nama Pogba untuk Dibeli

Setelah Neymar, Madrid Juga Coret Nama Pogba untuk Dibeli

Nama penyerang Paris Saint Germain (PSG) Neymar kini sudah tak ada lagi dalam daftar perburuan pemain untuk Real Madrid.


Bokek, Barcelona Urung Rekrut Neymar dan Griezman

Bokek, Barcelona Urung Rekrut Neymar dan Griezman

Pergerakan Neymar dan Antoine Griezman ke Barcelona seolah menemui tembok terjal.


La Pulga Tuding Copa America Penuh Praktik Kotor

La Pulga Tuding Copa America Penuh Praktik Kotor

Kecwa setelah timnya gagal lolos ke final Copa America 2019, megabintang Argentina Lionel Messi mengeluarkan pernyataan mengejutkan.



Argentina vs Cile, Laga Beraroma Dendam

Argentina vs Cile, Laga Beraroma Dendam

Kegagalan di final Copa America 2016 dan 2015 silam masih terasa pahit di benak pemain Argentina.


Messi Jadi Sasaran Kritik Lagi

Messi Jadi Sasaran Kritik Lagi

Langkah Argentina di Copa America 2019 terhenti di Estadio Mineirao, Belo Horizonte, Rabu (3/7) kemarin.


Brasil vs Argentina, Tuan Rumah Harus Bisa Hentikan Messi

Brasil vs Argentina, Tuan Rumah Harus Bisa Hentikan Messi

Tuan rumah Brasil dan Argentina harus bertemu lebih awal di babak semifinal Copa America 2019.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!