Sepakbola
Share this on:

Modric Kangen White Hart Lane

  • Modric Kangen White Hart Lane
  • Modric Kangen White Hart Lane

**** - Jarang Real Madrid bisa bersua dengan Tottenham Hotspur di Liga Champions. Luka Modric pun baru bisa bereuni dengan mantan klubnya tersebut dalam laga kompetitif musim ini setelah enam tahun berpisah.

Meski sayangnya, dia tidak akan bisa kembali ke White Hart Lane lama yang dulu pernah jadi tempatnya mencari muka di Eropa Barat. White Hart Lane yang lama sudah dibongkar dan diganti dengan White Hart Lane wajah baru.

''Sejujurnya, saya ingin kembali merasakan bermain di White Hart Lane,'' ungkap Modric, dalam wawancaranya dengan Mundo Deportivo. Maklum, Modric menghabiskan empat musim di stadion berusia 118 tahun itu.

Lukica berkisah tentang kenangan-kenangannya di White Hart Lane lama. ''Di sana kami melalui momen-momen hebat. Dua kali lolos di Liga Champions, bermain di Piala FA dan juga di Piala Liga. Di sana saya melihat fans Spurs senang dengan permainan atraktif tim kami, saya sudah lama ingin kembali ke sana,'' tutur pemain yang kini bernomor punggung 10 itu.

Bukan untuk balik kucing ke sana. Cukup dengan bermain di lapangan White Hart Lane. Musim ini karena White Hart Lane sedang direnovasi, Spurs memainkan laga-laga kandangnya di Wembley. Di Liga Champions, ini musim kedua beruntun Spurs main di sana.

''Sayang sekali saya tidak bisa ke sana musim ini,'' keluhnya.

Modric bersama Real akan berkunjung ke Wembley pada 2 November mendatang. ''Tapi tidak apa-apa. Wembley stadion yang fantastis. Saya pun pernah merasakan momen yang indah di sana, jadi kehormatan bisa bermain di lapangannya. Di mana pun, saya sudah tak sabar main lagi melawan teman-teman saya di Spurs,'' tambah Modric.

Hanya, saat ditanya lebih bagus mana White Hart Lane atau Santiago Bernabeu, berlatih di Hotspur Way atau Valdebebas, gelandang berkebangsaan Kroasia itu memilih Bernabeu dan Valdebebas. ''Bermain di Bernabeu itu spesial. Ini tempat yang terindah di mana saya terlibat di sebuah pertandingan. Saya harap bisa bertahan di sini untuk beberpa musim lagi,'' pungkas Modric. (ren/jpnn)


Berita Sebelumnya

Menunggu Pembuktian Sahih Guardiola
Menunggu Pembuktian Sahih Guardiola

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Jadi Kapten, Lukica Sukses Cetak Gol Pertamanya

Jadi Kapten, Lukica Sukses Cetak Gol Pertamanya

Berkah ban kapten kembali didapatkan Luka Modric. Setelah dia mengenakan ban kapten di timnas Kroasia sejak 5 September 2016.


Modric Kejar Hattrick Juarai Liga Champions

Modric Kejar Hattrick Juarai Liga Champions

Siapapun pemenang Liga Champions musim ini, Kroasia tetap menggelar pesta.


Lawan Tetangga, Ekspektasi untuk Uncle Kelechi

Lawan Tetangga, Ekspektasi untuk Uncle Kelechi

Old Trafford, lima bulan lalu, Kelechi Iheanacho hanya bisa memandangi Marcus Rashford yang menjadi pahlawan dengan golnya ke gawang Joe Hart.


Meski Dipinjamkan, Hart Tetap Pilihan Utama Big Sam

Meski Dipinjamkan, Hart Tetap Pilihan Utama Big Sam

Meski sekarang ''hanya'' membela tim sekelas Torino di Serie A Italia, namun Joe Hart tetap menjadi kiper utama timnas Inggris.


Nasri Pilih Sevilla, Bony Hengkang ke Stoke City

Nasri Pilih Sevilla, Bony Hengkang ke Stoke City

Kepergian Joe Hart ke Torino adalah kejutan. Tetapi, itu bukan yang terakhir.


Hart Akhirnya Dipinjamkan ke Torino

Hart Akhirnya Dipinjamkan ke Torino

Saga Joe Hart akhirnya menemui ujung. Kiper Manchester City berlabuh ke Torino dengan status pemain pinjaman.


Disia-siakan Guardiola, Joe Hart Dibidik Torino

Disia-siakan Guardiola, Joe Hart Dibidik Torino

Tak lagi mendapatkan tempat di starting eleven, membuat Joe Hart mulai memikirkan hengkang dari Manchester City.


Kalau Bukan Hart, Siapa Lagi

Kalau Bukan Hart, Siapa Lagi

Biasanya, untuk menentukan pemain yang dipanggil ke timnas maka statistik di klub terakhirlah acuannya.


Ini Kata Modric soal Gol Spektakulernya: Terima Kasih Tuhan

Ini Kata Modric soal Gol Spektakulernya: Terima Kasih Tuhan

Luka Modric benar-benar menjadi kartu truf permainan Kroasia di laga Grup D Piala Eropa 2016 di Parc des Princes, Minggu (12/6).


Viktor Kassai Pimpin Laga Pembuka Euro

Viktor Kassai Pimpin Laga Pembuka Euro

Marko Devic hanya bisa melongo. Dari penglihatannya, tendangan yang dilancarkannya ke gawang Joe Hart sudah melewati garis gawang.



Berita Hari Ini

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!