Sepakbola
Share this on:

Motivasi dari Kakak, Kejutan dari sang Ayah

  • Motivasi dari Kakak, Kejutan dari sang Ayah
  • Motivasi dari Kakak, Kejutan dari sang Ayah

KUALA LUMPUR - Perjumpaan di ruang makan hotel itu sama sekali tak membuat Amiruddin Bagus Kahfi keder. Padahal, postur rata-rata para calon lawan itu “mengintimidasi”: tinggi dan tegap.

“Selama yang saya hadapi masih memiliki dua kaki, dua tangan, dan satu kepala, saya tidak takut,” ucap penyerang tim nasional (timnas) U-16 tersebut.

Dan, itu memang dia buktikan benar dalam laga pertama grup C Piala AFC U-16 kemarin (21/9). Dialah yang membuka keunggulan Indonesia U-16 atas Iran U-16 saat pertandingan baru berjalan empat menit. Berkat umpan M. Supriadi.

Selain gol tersebut, Bagus juga setidaknya tiga kali mengancam gawang lawan dalam laga yang berlangsung di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, itu. Hingga akhirnya sang saudara kembar, Amiruddin Bagas Kaffa, yang berposisi bek kanan menggenapi kemenangan Indonesia jadi 2-0. Pada injury time babak kedua, setelah melewati tiga pemain lawan.

Kemenangan itu pun jadi bekal berharga Garuda Muda Asia—julukan timnas U-16—dalam laga berikutnya melawan Vietnam. Pada Senin malam (24/9).

Pencapaian gemilang si kembar itu juga tidak lepas dari dukungan keluarga. Sebelum berangkat ke stadion, Bagas dan Bagus mendapat kunjungan dari sang kakak, Nurida Ulfa Maharani, di hotel.

“Kunjungan kakak jadi suntikan motivasi kami di lapangan,” kata Bagus.

Selain itu, Bagas dan Bagus juga mendapat kejutan dari sang ayah, Yuni Puji Istiono, yang datang langsung ke Stadion. Tapi, keduanya baru tahu sang ayah nonton setelah laga usai. Selama ini kembar asal Magelang, Jawa Tengah, itu selalu enggan ditonton sang Ayah secara langsung. Alasannya, malah grogi.

”Saya sengaja nggak bilang agar tidak ganggu konsentrasi. Setelah pertandingan baru ditemui,” kata Puji.

Dan, Bagas-Bagus memang benar-benar terkejut sang ayah ternyata hadir ke stadion. Tapi, tentu saja kejutan itu membahagiakan mereka.

“Tadi di hati memang seperti merasakan ada kehadiran orang tua di lapangan,” ucap Bagas.

Di sisi lain, pelatih Iran Abbas Chamanian mengakui keunggulan permainaan Indonesia. Pujian khusus dia layangkan ke lini depan Garuda Muda Asia. ”Semua pemain Indonesia bermain bagus. Apalagi salah striker mereka yang memiliki kecepatan,” ujarnya. (ttg/jpg)

Berita Sebelumnya

Giliran Bungkam Vietnam Garuda Asia!
Giliran Bungkam Vietnam Garuda Asia!

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

The Blues Bakal Samai The Magpies

The Blues Bakal Samai The Magpies

Tactician Chelsea Maurizio Sarri sepertinya hanya menghitung hari untuk ditendang dari Chelsea.


Diimbangi Myanmar, Garuda Muda Wajib Menang dari Malaysia

Diimbangi Myanmar, Garuda Muda Wajib Menang dari Malaysia

Timnas U-22 meraih tiga kali hasil imbang dalam uji coba sebelum tampil di Piala AFF U-22 di Kamboja.


Gaji Bisa Lebihi Grizzi, Tetapi Mono Bisa Pergi

Gaji Bisa Lebihi Grizzi, Tetapi Mono Bisa Pergi

Bayaran pelatih lebih rendah dari pemainnya? Siapa bilang. Diego Simeone bisa jadi salah satu buktinya.


Keylor Navas Lebih Pantas dari Octopus

Keylor Navas Lebih Pantas dari Octopus

Thaibaut Courtois memang berstatus kiper utama Real Madrid untuk Liga Champions dan La Liga. Sedangkan jatah Keylor Navas "hanya" Copa del Rey.


Lionel Messi, si Kutu yang Mati Kutu

Lionel Messi, si Kutu yang Mati Kutu

Entrenador Ernesto Valverde sebenarnya tidak ingin memaksakan Lionel Messi yang baru pulih dari cedera hamstring turun di El Clasico kemarin.


Tottenham Hotspur Mulai Terbiasa tanpa Harry Kane

Tottenham Hotspur Mulai Terbiasa tanpa Harry Kane

Baik Tottenham Hotspur maupun Newcastle memiliki kabar baik yang datang dari Amerika Serikat menjelang pertemuan kedua tim pada matchweek 25.


Tottenham Hotspur Kalah Lagi dari Tim London

Tottenham Hotspur Kalah Lagi dari Tim London

Pekan lalu Tottenham Hotspur tersisih dari Piala Liga usai takluk 2-4 dalam adu penalti lawan Chelsea (25/1) di babak semifinal.


Alexis Sanchez Tambah Semangat Kalau Dapat Boo

Alexis Sanchez Tambah Semangat Kalau Dapat Boo

Pada Selasa (22/1) lalu tepat satu tahun wide attacker Alexis Sanchez berganti kostum. Dari Arsenal menjadi Manchester United.


Menunggu Kejutan Pochettino di Kandang Chelsea

Menunggu Kejutan Pochettino di Kandang Chelsea

Seberapa hebatkah kemampuan Mauricio Pochettino dalam meracik strategi?


Higuain Beri “Souvenir” untuk Rino

Higuain Beri “Souvenir” untuk Rino

Juventus cuma punya waktu kurang dari 15 hari menentukan masa depan Gonzalo Higuain sebagai pemain pinjaman AC Milan.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!