Sepakbola
Share this on:

Myanmar vs Indonesia, Menanti Kejutan McMenemy!

  • Myanmar vs Indonesia, Menanti Kejutan McMenemy!
  • Myanmar vs Indonesia, Menanti Kejutan McMenemy!

MANDALAY - Beban berat berada di puncak Simon McMenemy semenjak ditunjuk sebagai pelatih timnas Indonesia. Pengalaman sebagai pelatih yang pernah membawa Bhayangkara FC sebagai juara Liga 1 sedikit membantunya untuk memilih dan meracik pemain yang tepat.

Ya, setelah menjalani pemusatan latihan di Australia dan Bali, McMenemy akhirnya merasakan ujian pertamanya sebagai pelatih. Meski hanya level friendly game. Skuad Garuda akan menantang tuan rumah Myanmar di Stadion Mandalarthiri, Mandalay, malam ini (siaran langsung RCTI pukul 17.00 WIB).

Pendekatan yang dilakukan McMenemy akan diuji dalam pertandingan nanti. Apalagi, sejak dilatih tactician asal Skotlandia tersebut, Indonesia tak lagi memakai skema 4-3-3, melainkan beralih ke 4-4-2. Indonesia berupaya bermain efektif dengan penguasaan bola. Lebih menguasai lini tengah.

Lewat formasi 4-4-2, McMenemy ingin memaksimalkan kualitas lini tengahnya yang di atas rata-rata. Ingin memaksimalkan stok pemain tengah yang banyak. Dia juga tidak akan melulu bermain lewat umpan crossing dari sayap, tapi ingin menyerang dari segala arah.

Nah, persiapan untuk melawan Myanmar bisa dikatakan cukup maksimal. Training camp-nya pun dilakukan di dua tempat, yakni Australia dan Bali sejak 6-21 Maret lalu. Hasilnya juga cukup manis dalam tiga kali uji cobanya, yakni 2 kali menang dan 1 kali seri.

Kemenangan jadi harga mati baginya. Dia ingin merebut hati Garuda Fans yang meragukan kapasitasnya sebagai pelatih. Selalu membanding-bandingkannya dengan sosok pelatih sebelumnya, Luis Milla.

"Ini pertandingan pertama saya. Penting juga untuk memahami bagaimana para pemain dalam bertanding," jelasnya.

Di luar itu, McMenemy menegaskan pertandingan lawan Myanmar juga akan dijadikannya evaluasi. Dirinya sadar, formasi baru yang diberikan pasti sedikit membutuhkan waktu untuk dipahami oleh anak asuhnya. Hal baru yang benar-benar berbeda dari strategi yang biasanya dimainkan di era Milla.

Lagipula, mantan pelatih Filipina itu sadar Myanmar bukanlah lawan yang mudah. Perkembangan sepak bolanya akhir-akhir ini berkembang dengan pesat. Apalagi, sore nanti Myanmar akan bermain di depan pendukungnya sendiri. Sedangkan Indonesia punya rekor buruk setiap kali harus bermain away.

Sementara itu, kiper yang juga kapten Tim Andritany Ardhiyasa mengatakan bahwa rekan-rekannya sudah sangat siap bertempur. Sudah sangat siap membuktikan diri bahwa mereka yang usianya rata-rata di atas 30 tahun masih layak mengenakan jersey Merah Putih. Masih bisa memberikan kebanggaan lewat kemenangan.

"Kami datang ke sini dengan perjalanan yang cukup jauh, dan datang ke sini kami ingin bermain semaksimal mungkin, mendapatkan hasil kemenangan. Kami sudah melakukan persiapan dengan baik," jelasnya. (rid/ful/fin)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Indonesia Satu Grup dengan Malaysia

Indonesia Satu Grup dengan Malaysia

Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia masuk dalam Grup G pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 Qatar bersama negara tetangga Malaysia.


Kalahkan Persija 5-3, Tira-Persikan Kokoh di Puncak

Kalahkan Persija 5-3, Tira-Persikan Kokoh di Puncak

Tira-Persikbo berhasil meraih kemenangan penting dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2019.


Ferdinand Sinaga Bawa PSNM Makassar Ungguli Bhayangkara FC

Ferdinand Sinaga Bawa PSNM Makassar Ungguli Bhayangkara FC

PSM Makassar berhasil meraih poin sempurna saat menjamu tamunya Bhayangkara FC dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2019.


Kejutan Besar Piala Afrika, Nigeria Dikalahkan Madagaskar 2-0

Kejutan Besar Piala Afrika, Nigeria Dikalahkan Madagaskar 2-0

Pelatih Madagaskar Nicolas Dupuis tak memiliki kesan anak asuhnya akan tampil gemilang di Piala Afrika 2019.


Jacksen F. Tiago Diganti, Barito Putera Curi Poin di Magelang

Jacksen F. Tiago Diganti, Barito Putera Curi Poin di Magelang

PSIS Semarang gagal memanfaatkan status tuan rumah saat menjamu Barito Putera di laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2019.


Indonesia-Australia Bisa Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034

Indonesia-Australia Bisa Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034

Federasi Sepak Bola Australia (FFA) mengatakan Australia telah mengadakan pembicaraan dengan Indonesia.


Kerjasama Tim Garuda U-16 Belum Sempurna

Kerjasama Tim Garuda U-16 Belum Sempurna

Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-16 telah mengakhiri TC tahap keduanya, Jumat (28/6) kemarin.


Menanti Laga Panas Senegal Vs Aljazair

Menanti Laga Panas Senegal Vs Aljazair

Persaingan dari Premier League itu benar-benar terbang 3.000 kilometer menuju ke Kairo.


Video Golnya Viral, Pemain Muda Indonesia Ini Trial di Klub Elit Kroasia

Video Golnya Viral, Pemain Muda Indonesia Ini Trial di Klub Elit Kroasia

Dari pinggiran Tangerang, Muhammad Hambali Tolib membawa misi mengharumkan sepakbola Indonesia di tepian Laut Balkan.


Menanti Ledakan Generasi Emas Kedua Pantai Gading

Menanti Ledakan Generasi Emas Kedua Pantai Gading

Sebenarnya, generasi emas Pantai Gading terbentang antara 2006-2014 saat mereka tampil dalam tiga Piala Dunia beruntun.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!