Sepakbola
Share this on:

Oezil Kembali Jadi Pesakitan

  • Oezil Kembali Jadi Pesakitan
  • Oezil Kembali Jadi Pesakitan

**BAKU ** - Kalau playmaker Chelsea Eden Hazard menjadi nomor sepuluh yang bersinar di final Liga Europa kemarin (30/5). Maka nomor sepuluh di kubu Arsenal yakni Mesut Oezil mengalami hal yang sebaliknya.

Oezil sepanjang pertandingan kemarin hanya membuat satu kesempatan gol. Yakni di menit ke-77. Menurut Squawka malah penyerang Alexandre Lacazette mengkreatori peluang gol terbanyak buat Arsenal dengan tiga kali.

Seperti diberitakan Daily Mail kemarin mantan bek Arsenal Martin Keown memberikan kritik tajam untuk performa Oezil. Pemain berjuluk Der Rabe tersebut gagal melepaskan dikri dari penjagaan ketat gelandang Chelsea Jorginho.

"Dia terlihat sama sekali tak mendistribusikan bola untuk (Pierre-Emerick) Aubameyang maupun Lacazette. Oezil adalah pemain terbesar kami namun dia selalu gagal optimal kalau bermain di luar Stadion Emirates," ucap Keown.

Dari statistik Statszone di laga final kemarin passing Oezil kepada Lacazette hanya terjadi satu kali. Sementara kepada Aubameyang empat kali lebih banyak atau lima kali.

"Pada paro pertama pertandingan final, dia (Oezil) tak melakukan apapun padahal tim membutuhkan dia. Seharusnya ketika tim kehilangan bola maka dia ikut merebut bola," kritik Keown. Statistik bertahan Oezil kemarin hanya satu intersep dan nol tekel.

Kekalahan kemarin juga memperpanjang kutukan Oezil di level Eropa. Saat masih berkostum Werder Bremen, Oezil pernah menapak ke final Piala UEFA (nama lama Liga Europa) musim 2008-2009. Di partai puncak, Bremen kalah 1-2 oleh Shakhtar Donetsk. (dra/zul/ful)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Skuat Muda Inggris Jadi Korban Rasis Lagi

Skuat Muda Inggris Jadi Korban Rasis Lagi

Kualifikasi Euro 2020 kembali dicederai oleh aksi rasis. Dua orang menjadi korban dan dua kali laga dihentikan dalam laga Inggris kontra Bulgaria di Stadion Vas


Lolos Piala Eropa 2020 dengan Sempurna, Italia Bisa Jadi Juara

Lolos Piala Eropa 2020 dengan Sempurna, Italia Bisa Jadi Juara

Italia memastikan diri menjadi negara kedua yang lolos ke putaran Final Piala Eropa 2020 usai menundukkan Yunani, 2-0 di Stadion Olimpico, Roma, dini hari (13/1


Arsenal vs Standard Liege, Kesempatan Oezil

Arsenal vs Standard Liege, Kesempatan Oezil

Momentum Liga Eropa menjadikan Arsenal makin tertatih-tatih merangkai track kemenangannya di Liga Premier.


Usai Dipermalukan Bayern Munchen, Tottenham Optimis Bangkit

Usai Dipermalukan Bayern Munchen, Tottenham Optimis Bangkit

Sejarah akhirnya mencatat, untuk kedua kalinya pasukan Jerman kembali membom Kota London.


Lille vs Chelsea, Tak Sekadar Klub Kaya Baru

Lille vs Chelsea, Tak Sekadar Klub Kaya Baru

Di saat Chelsea tengah bergulat dengan larangan pembelian pemain baru, Lille terus merengsek kembali ke Liga Champions musim ini.


Barcelona vs Inter Milan, Messi Belum Menyerah

Barcelona vs Inter Milan, Messi Belum Menyerah

Laga big match bakal kembali terjadi di matchday kedua babak penyisihan grup Liga Champions 2019/20, Kamis (3/10) dinihari WIB nanti.


Manchester United VS Arsenal, Ujian Konsistensi Solksjaer

Manchester United VS Arsenal, Ujian Konsistensi Solksjaer

Kembali bertemu Arsenal memberi mimpi buruk bagi Ole Gunnar Solskjaer. Pelatih Berpaspor Norwegia ini terlalu lambat melaju sejak awal musim ini.


Juventus vs SPAL, Saatnya Kembali Rebut Takhta

Juventus vs SPAL, Saatnya Kembali Rebut Takhta

Berita kematian sang nenek membuat Alex Sandro harus kembali ke Brasil. Kepergiannya membuat kekosongan di lini pertahanan Juventus.


Brescia VS Juventus, Jangan Terpeleset Lagi Nyonya

Brescia VS Juventus, Jangan Terpeleset Lagi Nyonya

Hampir sebulan lamanya absen, debutan anyar Brescia Mario Balotelli punya kans kembali berlaga di Serie A.


Lukaku Puji Conte, Ramsey Tersenyum

Lukaku Puji Conte, Ramsey Tersenyum

Romelu Lukaku membawa Inter Milan kembali ke puncak klasemen Serie A pada laga derbi kontra AC Milan.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!