Sepakbola
Share this on:

Papan Bawah juga Mulai Panas

  • Papan Bawah juga Mulai Panas
  • Papan Bawah juga Mulai Panas

MAGELANG - Tuntas sudah penantian PSIS Semarang untuk mentas dari zona merah. Kemenangan 4-2 atas Perseru Serui di stadion Moch Soebroto, Magelang, kemarin mengerek PSIS di posisi 15 atau zona aman dengan 26 poin.

Ini adalah kali pertama Laskar Mahesa Jenar (julukan PSIS) keluar dari zona degradasi sejak terperosok di pekan ke-6. Sejatinya, PSIS sempat was-was bakal kian terjerembab. Sepakan Alberto de Paula merobek jala PSIS di menit ke-11.

Untungnya, Laskar Mahesa Jenar bangkit di babak kedua. Mereka mengamuk dengan mencetak empat gol. Yakni melalui brace dua pemainnya, Bruno Silva (52’, 60’) dan Hari Nur Yulianto (56, 87’).

Sementara tim tamu hanya menambah satu gol melalui Yamashita di menit 74’.

Kemenangan yang seolah membuat PSIS mampu keluar dari lubang jarum. “Ini (kemenangan) satu hal yang saya anggap luar biasa. Anak-anak bisa membalikan keadaan di babak kedua, mereka sudah bekerja keras,” kata pelatih PSIS Jafri Sastra.

Gelandang PSIS Hafid Ibrahim sampai tak bisa menyembunyikan kelegaannya. “Kemenangan ini untuk supporter yang setia mendukung,” katanya.

Sayang, kemenagan PSIS dinodai amarah penggawa Perseru. Usai Hari Nur Yulianto mencetak gol kedua di menit 87’, penggawa Perseru langsung mengejar asisten wasit Tri Wahyudi. Sebab, Bruno Silva yang mengirim assist kepada Hari dinilai berdiri dalam posisi offside.

“Kami rasa ada keputusan yang memang kurang tepat,” keluh pelatih Perseru I Putu Gede.

Putu Gede pantas menyesal. Sebab, hasil ini membuat persaingan menghindari zona merah kian panas.

Ada tiga tim yang tengah menghindari zona merah. Yakni Perseru Serui, PSIS Semarang dan PS Tira.

Nh, kekalahan atas PSIS membuat Perseru yang sebelumnya selalu di posisi aman kini ada di zona terlarang. Mereka di posisi 16 dengan 24 poin. Posisi itu bisa kian buruk jika PS Tira mampu menang lawan Bali United sore ini.

Saat ini, PS Tira juga mengantongi 24 poin, sama dengan Perseru. Jika menang, The Young Warriors (julukan PS Tira) akan mengoleksi 27 poin. Itu artinya, mereka bisa melempar kembali PSIS ke habitatnya, yakni zona merah.

Sayang, bukan perkara mudah mengalahkan Bali United di kandang. Apalagi tuan rumah sedang dalam tren positif. Dalam lima laga terakhir Sredadu Tridatu belum terkalahkan.

Mereka meraih empat kemenangan dan satu hasil imbang. Tapi, tekad PS Tira untuk keluar dari zona merah sangat besar.

“Tiap laga adalah final. Target kami mencuri poin untuk keluar dari zona degradasi,” kata pelatih PS Tira Nilmaizar.

Putu Gede sadar timnya kian dalam posisi terjepit. Karena itu, dia meminta anak asuhnya segera melupakan kekalahan atas PSIS. “Kami harus segera berbenah. Kami yakin masih bisa (keluar dari degradasi),” kata Putu.

Gelandang Perseru Arthur Bonai bahkan berharap agar timnya bisa menyapu bersih laga kandang dengan kemenangan. Saat ini, Perseru masih menyisakan lima laga kandang.

“Kami harus tampil dengan motivasi. Perjalanan masih sangat jauh,” tegasnya. (gus/jpg)

Berita Sebelumnya

Nyawa ke-17 yang Melayang Tahun Ini
Nyawa ke-17 yang Melayang Tahun Ini

Berita Berikutnya

Tuntaskan Garuda Asia
Tuntaskan Garuda Asia

Berita Sejenis

Chelsea dan Manchester United Sama-sama di Bawah Tekanan

Chelsea dan Manchester United Sama-sama di Bawah Tekanan

Sama-sama cari sekoci. Itulah yang diusung tactician Chelsea Maurizio Sarri dan Manchester United Ole Gunnar Solskjaer.


El Clasico Seri, Barcelona Tolak Kaos Away Warna Putih

El Clasico Seri, Barcelona Tolak Kaos Away Warna Putih

Tradisi El Clasico yang selalu panas memang tidak bisa dihapus.


Tottenham Hotspur Mulai Terbiasa tanpa Harry Kane

Tottenham Hotspur Mulai Terbiasa tanpa Harry Kane

Baik Tottenham Hotspur maupun Newcastle memiliki kabar baik yang datang dari Amerika Serikat menjelang pertemuan kedua tim pada matchweek 25.


Ke Madrid, Morata Tanpa Karpet Merah

Ke Madrid, Morata Tanpa Karpet Merah

Alvaro Morata juga ingin seperti Fernando Torres. Merintis karir sepak bolanya di akademi sepak bola Atletico Madrid


Boateng Kebingungan Jalani Debut bersama Barca

Boateng Kebingungan Jalani Debut bersama Barca

Seperti halnya Frenkie de Jong, Kevin-Prince Boateng juga anak baru di Barcelona.


Mei, Kompetisi Liga 2 Mulai Bergulir

Mei, Kompetisi Liga 2 Mulai Bergulir

Kepastian kompetisi Liga Indonesia akhirnya menemui titik terang.


Poin Didekati Chelsea dan MU, Sarri Mulai Frustrasi

Poin Didekati Chelsea dan MU, Sarri Mulai Frustrasi

Margin poin yang memisahkan Chelsea dengan Arsenal di klasemen sementara bukan lagi enam angka. Melainkan tinggal tiga angka (47-44).


Tak Diturunkan saat Lawan Betis, Isco Mulai Tersingkir

Tak Diturunkan saat Lawan Betis, Isco Mulai Tersingkir

Santiago Solari seolah memiliki seribu cara untuk menyingkirkan Isco dari timnya.


Tottenham Hotspur Kalah, Dua Pilar Langsung Tumbang

Tottenham Hotspur Kalah, Dua Pilar Langsung Tumbang

Apes benar Tottenham Hotspur. Selain ditumbangkan 0-1 oleh Manchester United di Stadion Wembley kemarin (14/1), Spurs juga kehilangan dua pemain kuncinya.


Ditarget Juara, Arema FC Mulai Latihan Resmi

Ditarget Juara, Arema FC Mulai Latihan Resmi

Arema FC jalani latihan perdana kemarin di Stadion Gajayana, Malang.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!