Sepakbola
Share this on:

Pemain Asing Bikin Pusing

  • Pemain Asing Bikin Pusing
  • Pemain Asing Bikin Pusing

JAKARTA - Pendaftaran pemain akan segera berakhir. Penentuan memilih pemain yang menjadi bagian skuat bukanlah perkara mudah. Terlebih jika menyangkut soal pemain asing baru.

Musim ini, ada empat jatah pemain asing. Tiga merupakan non-Asia, dan satu slot untuk pemain Asia. Kontestan tim Liga 1 tampaknya lebih selekstif memilih pemain asing. Mereka enggan terburu-buru mengisi slot tersebut.

Alhasil, banyak pemain asing yang terdepak sebelum pendaftaran dimulai. Persela menjadi tim yang paling kejam. Total, ada enam pemain asing yang tedepak dari skuat Laskar Joko Tingkir selama pramusim.

Mereka adalah Fathullo Fathulloev (Tajikistan), Gaston Castano (Argentina), Alessandro Celin (Italia), Shukrob Nematov (Uzbekistan), serta duo Brasil, Thiago Augusto Leite dan Jefferson Lopes. Mereka terdepak setelah dianggap gagal menunjukan kualitasnya.

"Kami memang ingin mencari yang terbaik untuk pemain asing," kata Aji Santoso saat ditanya soal pencoretan pemain asing.

Performa yang kurang oke juga membuat klub akhirnya mencoret pemain asing di detik akhir. Salah satunya adalah Bhayangkara FC. mereka mengikat kontrak striker asal Brasil, David da Silva pada Januari lalu.

Dia diproyeksikan sebagai pengganti Ilija Spasojevic yang hengkang ke Bali United. Namun, performanya selama pramusim dianggap kurang oke. Bhanyangkara pun langsung mencoret pemain 28 tahun itu pada awal maret lalu.

"Dia menunjukan penampilan yang inkonsisten," ucap pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy usai laga kontra Persela (14/3( lalu. Alhasil, Bhayangkara FC gugup mencari pengganti. Akhirnya mereka mendatangkan pemain Serbia, Nikola Komazec.

Hal serupa dialami Persebaya Surabaya. Sebenarnya, mereka sempat melakukan trial kepada striker Brasil Pedro Henrique. Namun, sama seperti David da Silva, Pedro akhirnya dicoret dari skuat.

Kini, Persebaya masih menunggu satu pemain pengganti Pedro. uniknya, pemain yang ditunggu itu adalah David da Silva yang baru saja terdepak dari Bhayangkara. "Kami sudah ada kontak. Kami tunggu saja hasilnya," kata pelatih Persebaya Angel Alfredo Vera. (gus/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Depak Milad dan Samassa, Sapeh Kerrap Pulangkan Milovanovic

Depak Milad dan Samassa, Sapeh Kerrap Pulangkan Milovanovic

Madura United bergerak cepat dalam perekrutan pemain untuk kompetisi musim depan.


Ruben Bisa ke Madura United, Osvaldo Bertahan

Ruben Bisa ke Madura United, Osvaldo Bertahan

Posisi bek kiri Persebaya musim ini nyaris menjadi milik Ruben Sanadi. Jika tak cedera atau akumulasi, pemain 31 tahun itu selalu jadi pilihan utama.


Laga Terakhir, Real Madrid Malah Ukir Rekor Memalukan

Laga Terakhir, Real Madrid Malah Ukir Rekor Memalukan

Menurunkan banyak pemain pengganti, membuat Real Madrid melempem.


Allegri dan Ronaldo Bikin Juve Susah Dikejar

Allegri dan Ronaldo Bikin Juve Susah Dikejar

Juventus sudah seperti menggenggam scudetto musim ini.


PSM atau Persija? PSSI Bikin Dua Replika Piala

PSM atau Persija? PSSI Bikin Dua Replika Piala

Juara Liga 1 memang belum bisa dipastikan hingga pertandingan terakhir pada 9 Desember mendatang.


City Dapat Kompensasi Terbanyak

City Dapat Kompensasi Terbanyak

16 pemain Manchester City tampil di Piala Dunia 2018 lalu. Brasil dan Inggris menjadi negara yang memiliki pemain City terbanyak dalam skuadnya.


Situasi Berbeda Pemain Pengganti

Situasi Berbeda Pemain Pengganti

Dua pemain Paris Saint-Germain (PSG) Adrien Rabiot juga Dani Alves mengawali pertandingan dengan status pengganti.


Messi Gaji, CR7 Pendapatan

Messi Gaji, CR7 Pendapatan

Siapakah pemain dengan gaji tertinggi saat ini? Lionel Messi-lah orangnya. Messi mendapat bayaran Rp1,61 triliun per tahun.


Bikin Rino dan AC Milan Frustrasi

Bikin Rino dan AC Milan Frustrasi

Andai ada tim yang sudah tidak sabar untuk segera masuk bursa transfer musim dingin, AC Milan sangat mungkin menempati peringkat teratas.


Persiapan Buruk, Kasihan Bima dan Pemain

Persiapan Buruk, Kasihan Bima dan Pemain

”Kasihan Bima Sakti, jadi korban. Masih muda minim pengalaman,’’ kata Ferril Raymond Hattu, kapten timnas Indonesia saat merebut emas pada SEA Games 1991.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!