Sepakbola
Share this on:

Penegasan DNA Akademi Terbaik

  • Penegasan DNA Akademi Terbaik
  • Penegasan DNA Akademi Terbaik

TALLINN - Lupakan Cristiano Ronaldo. Kini Real Madrid sudah menyongsong era baru bersama Julen Lopetegui. Dan, lawan di laga resmi pertama mereka di bawah polesan eks pelatih timnas Spanyol itu juga sangat tepat untuk memulai kampanye Real yang baru; Derbi Madrileno di Piala Super Eropa.

Dan, untuk musim ini, Atleti sudah "menang" dari Real. Memang bukan di pertandingan, melainkan pemain hasil binaan akademi. Untuk laga dini hari nanti yang disiarkan langsung RCTI pukul 02.00 WIB itu, Los Colchoneros bisa menggunakan pemain jebolan akademi mereka. Salah satunya adalah Rodri.

Kembalinya Rodri yang dibeli seharga EUR 20 juta (Rp332 miliar) dari Villarreal musim ini menjadi pengganti alumnus akademi lainnya, Gabi, yang hengkang ke Al-Sadd. Sebelum matang bersama The Yellow Submarines, pemain bernama lengkap Rodrigo Hernández Cascante menimba ilmu di akademi Atleti selama lima tahun (2007-2013).

''Tim ini sudah banyak berkembang sejak saya pergi lima tahun lalu. Saya senang bisa kembali ke Atleti karena sekarang tim ini termasuk salah satu dari lima atau enam klub terbaik di Eropa,'' ucap pemain yang akan mewarisi nomor 14 kepunyaan Diego Seimeone selama di Atleti kepada Goal.

Gelandang 22 tahun tersebut melengkapi beberapa pemain lainnya yang merupakan jebolan akademi. Sebelumnya sudah ada Lucas Hernandez, Thomas Partey, Koke, dan Saul Niguez. Selain Partey, tiga nama lainnya merupakan penghuni starting eleven Atleti.

Bahkan, dua nama terakhir bisa dijadikan barometer bahwa akademi tim yang ber-home base di Wanda Metropolitano itu terbaik di Spanyol. Meski berusia muda, keduanya sudah mencatatkan masing-masing setidaknya 250 penampilan. Koke bahkan tidak lama ini sudah memperpanjang kontrak bersama Atleti hingga 2024.

Hal itu mematahkan supremasi La Masia yang selama ini dicap sebagai yang terbaik. Mereka memang terbaik, tapi itu dulu. Saat ini, pemain seperti Lionel Messi, Sergio Busquets, Gerard Pique, dan Sergi Roberto adalah hasil La Masia terakhir dan belum ada lagi yang menonjol. Semakin tergerus lantaran Andres Iniesta memilih bergabung ke klub J-League Vissel Kobe.

Bagaimana Real? Untuk urusan jumlah jebolan akademi yang menembus tim utama memang tidak kalah. Namun, hanya Daniel Carvajal yang mendapat garansi skuad inti. Beberapa pemain lain seperti Kiko Casilla, Luca Zidane, Nacho, Lucas Vazquez, dan Borja Mayoral lebih akrab menghuni bangku cadangan.

Di bawah polesan Lopetegui, hal tersebut bakal semakin lestari. Sebab, memprioritaskan talenta jadi. Bahkan, pembelian Vinicius Jr yang masih berusia 18 tahun menjadi pertanda bahwa talenta asli akademi Real tidak terlalu dipercaya.

Hal yang diminimalkan Zinedine Zidane saat masih jadi entrenador Real. Ya, Zizou adalah sosok yang paling vokal untuk percaya kepada talenta akademi. Debut Luca musim lalu dan Nacho yang masuk skuad timnas Spanyol di Piala Dunia 2018 adalah bukti bahwa talenta Real sebenarnya layak diperhitungkan andai mendapat kepercayaan lebih.

"Tekanan (pada laga dini hari, Red) semakin meningkat karena melawan Atleti. Kami akan mencoba untuk menjadi tim yang lebih baik dengan memanfaatkan apa (pemain, Red) yang kami miliki," ucap Lopetegui. (io/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Hazard Siap Angkat Kaki

Hazard Siap Angkat Kaki

Awal musim ini adalah salah satu start terbaik dalam karir Eden Hazard bersama Chelsea.


Bek Kelima yang Raih Penghargaan

Bek Kelima yang Raih Penghargaan

Pengakuan yang terbaik untuk Virgil van Dijk akhirnya datang juga.


Tim Papan Atas Masih Utak Atik Skuad Terbaik

Tim Papan Atas Masih Utak Atik Skuad Terbaik

Klub-klub kontestan fase grup Liga Champions sudah menyerahkan daftar nama-nama pemainnya kemarin WIB (4/9).


Lewandowski (Bisa) Tanpa Pesaing

Lewandowski (Bisa) Tanpa Pesaing

Penyerang Bayern Muenchen Robert Lewandowski merupakan nomor sembilan terbaik Bundesliga saat ini.


Debut Terbaik Abad 21

Debut Terbaik Abad 21

AC Milan mungkin menjadi pihak yang paling menyesal dengan kemenangan 4-1 Sevilla saat away melawan Rayo Vallecano kemarin dini hari.


Duel Talenta Terbaik

Duel Talenta Terbaik

Tahun ini bisa menjadi kesempatan terbaik dari Prancis maupun Belgia menjuarai Piala Dunia.


DNA Inggris Siap Kalahkan Kolombia

DNA Inggris Siap Kalahkan Kolombia

Inggris datang dengan filosofi barunya. DNA Inggris, begitu filosofi baru Inggris itu disebut.


Cetak Gol Lagi, Penegasan Portugal adalah CR7

Cetak Gol Lagi, Penegasan Portugal adalah CR7

Ungkapan bahwa Portugal adalah Cristiano Ronaldo tidak berlebihan.


Bila Cetak Gol Lawan Liverpool, Nazar Cukur Gundul

Bila Cetak Gol Lawan Liverpool, Nazar Cukur Gundul

Bermain di Liga Champions saja sudah jadi capaian terbaik Patrik Schick.


Dominasi Penggawa City

Dominasi Penggawa City

Kebangetan kalau bukan pemain Manchester City yang memenangi gelar Pemain Terbaik Premier League Musim Ini versi PFA.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!