Sepakbola
Share this on:

Persembahan El Nino Untuk Cholo

  • Persembahan El Nino Untuk Cholo
  • Persembahan El Nino Untuk Cholo

Fernando Torres.

MADRID - Diantara skuad Atletico Madrid saat ini, penyerang Fernando Torres adalah yang paling loyal. Memulai karir junior sejak usia 11 bersama Akademi Atletico, maka musim 2017-2018 ini merupakan musim kesembilannya bersama Los Colchoneros.

Pengabdiannya hampir satu dekade tersebut terbayar manis kemarin (29/1). Saat Atleti menang 3-0 atas tamunya Las Palmas di Stadion Wanda Metropolitano, Torres menyumbang satu gol.

Gol penyerang berjuluk El Nino tersebut pada menit ke-73 terasa spesial karena itulah gol ke-600 Atleti pada era kepelatihan Diego Simeone ini. Simeone menjadi pemegang kendali Atleti sejak 23 Desember 2011 lalu.

Capaian Torres sebagai pencetak gol ke-600 Atleti era Simeone ini mengekor capaian Radamel Falcao (gol ke-100), Raul Garcia (200), Mario Mandzukic (300), Antoine Griezmann (400), dan Angel Correa (500).

“Bermain di kandang, mencetak gol, dan memenangi pertandingan adalah kebahagiaan yang komplit. Penting bagi seorang penyerang untuk mencetak gol karena itulah tugas penyerang,” kata penyerang berusia 33 tahun itu kepada Mundo Deportivo kemarin.

Musim ini, memang bukan musim terproduktif mantan penyerang Liverpool dan Chelsea tersebut. Koleksi golnya yang baru lima buah di semua ajang itu sama dengan yang dikoleksi Thomas Partey dan Angel Correa. Masih kalah dari Antoine Griezmann (11 gol) dan Kevin Gameiro (6 gol).

Torres sendiri masih optimis meski Atleti berjarak sembilan angka dari Barca yang ada di puncak klasemen (46-57). Lagipula musim baru berjalan 21 jornada.

“Pada paro pertama musim ini kami finis kedua dan itu menjadi fundamental untuk perjalanan selanjutnya. Kami akan meneruskan determinasi kami sambil juga berkonsentrasi di Liga Europa,” ucap Torres. (dra/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Dzeko Tidak Jadi Pergi
Dzeko Tidak Jadi Pergi

Berita Sejenis

Nomor 7 untuk Coutinho, bukan Malcom

Nomor 7 untuk Coutinho, bukan Malcom

Ternyata, nomor 7 Barcelona bukan milik Malcom seperti kabar yang santer beredar.


Agar Lebih Leluasa Bergerak

Agar Lebih Leluasa Bergerak

Puma selama ini dikenal sebagai apparel yang memiliki trade mark baju tight fitting, alias superketat untuk jersey authentic di sepak bola.


Juara Grup, Timnas U-16 Langsung Pantau Calon Lawan

Juara Grup, Timnas U-16 Langsung Pantau Calon Lawan

Janji timnas U-16 untuk tetap rakus di laga pemungkas grup A bukan isapan jempol belaka.


Anak Muda Bergaji Termahal

Anak Muda Bergaji Termahal

Indah pada waktunya. Ya, begitulah kalimat yang pantas untuk Max Meyer.


Siapkan Kartu untuk Pelatih Penggerutu

Siapkan Kartu untuk Pelatih Penggerutu

Jose Mourinho dan Pep Guardiola harus berhati-hati.


Reina Bukan Serep Gigio

Reina Bukan Serep Gigio

Untuk apa mendatangkan kiper tua Pepe Reina saat memiliki Gianluigi Donnarumma di tim?


Tak Dihargai, Oezil pun Pergi

Tak Dihargai, Oezil pun Pergi

Bak petir menyambar di siang bolong. Ya, begitulah yang terjadi begitu Mesut Oezil memutuskan untuk menyudahi kebersamaannya dengan timnas Jerman.


Diabadikan untuk Nama Stasiun Kereta

Diabadikan untuk Nama Stasiun Kereta

Setelah Piala Dunia 2018, kehormatan diberikan kepada dua pelatih dan seorang pemain di antaranya.


Tak Sabar Hadapi Inggris

Tak Sabar Hadapi Inggris

Menjelang kelahiran anaknya, kapten timnas Swedia Andreas Grangvist memutuskan untuk tinggal di Rusia.


Loew Ingin Tenang Dulu

Loew Ingin Tenang Dulu

Pasca kekalahan Jerman di tangan Korsel Rabu (27/6) malam lalu tekanan kepada der trainer Jerman Joachim Loew untuk mundur semakin membesar.



Berita Hari Ini

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!