Sepakbola
Share this on:

Persija Jakarta Kudeta Puncak Klasemen Liga1

  • Persija Jakarta Kudeta Puncak Klasemen Liga1
  • Persija Jakarta Kudeta Puncak Klasemen Liga1

GIANYAR - Dua tahun berturut Bali United gagal mengangkat trofi Liga 1. Menjelang akhir kompetsisi musim ini, performa Bali anjlok. Empat kali berturut Serdadu Tridatu mengalami kekelahan. Termasuk laga tadi malam kontra Persija Jakarta.

Bali United dipaksa menyerah 2-1 oleh Persija di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Gol pertama Persija diciptakan oleh Sandi Sute pada menit ke-7. Kemudian gol kedua dicetak oleh Marko Simic (84’) lewat sepakan penalti setelah bek Bali Syaiful Indra Cahya menjegal Ramdani Lestaluhu di kotak terlarang.

Sebenarnya menit ke-90, Bali layak mendapatkan hadiah penalti akibat Maman Abdurahman yang melakukan hansball di kotak penalti. Sayang, wasit Jumadi Efendi menilai itu bukan sebuah pelanggaran.

Akibat keputusan yang dianggap merugikan itu, Pemain Bali sempat mengajukan protes keras kepada wasit. Namun itu tetap tidak mengubah keputusan wasit asal Malang itu.

Kembali menelan kekalahan di kandang menyulut rasa kecewa suporter Bali, Semeton Dewata. Mereka menuangkan dengan menyalakan flare di tribun sebelah utara pada menit ke-22. Bahkan mobil pemadam kebakaran sempat masuk ke dalam lapangan.

Namun belum disemprot, Flare sudah di lemparkan ke arah belakang gawang. Atas kejadian tersebut, wasit sempat menghentikan laga selama sembilan menit. Tak hanya sekali, wasit asal Malang itu sampai menghentikan tiga kali menghentikan laga.

Menit ke-64 Semeton Dewata kembali menyalakan flare dan kembang api. Kali ini bukan hanya tribun utara, tribun timur pun ikut menyalakan flare. Bahkan beberapa suporter melemparkan flare ke dalam lapangan. Laga baru dilanjutkan setelah 13 menit terjeda.

Sayang, menit ke-90+5 hal tersebut kembali terjadi. Kali ini bahkan membuat kiper Persija Andritany Ardhiyasa harus mendapat bantuan oksigen. Laga baru kembali di mulai menit ke 90+13. Namun baru satu menit, wasit sudah meniup pluit tanda laga usai.

Tentu itu membuat punggawa Bali United protes. Apalagi wasit belum menentukan tambahan waktu. Beberapa official Bali juga turut protes. Namun lagi-lagi itu tidak membuat Jumadi Efendi goyah dengan keputusannya.

”Pemain kami tetap konsentrasi meskipun laga beberapa kali terhenti. Kami main sampai akhir dan tetap bersemangat,” ucap pelatih Persija Jakarta Stefano Cugurra Teco.

Persija memang mengincar kemenangan di kandang Bali United untuk memuluskan langkah mengangkat trofi juara. Tambahan tiga angka itu juga membuat Persija menggeser PSM Makassar dari puncak klasemen sementara.

Namun Ismed Sofyan dkk enggan jumawa. Sebab mereja juga harus menunggu hasil PSM Makassar Kontra Bhayangkara FC.Gelar juara juga ditentukan pada laga terakhir kontra Mitra Kukar. Itu dengan catatan PSM tergelincir di dua laga terakhir.

”Saya pikir pemain Bhayangkara sangat profesional. Besok (hari ini, Red) mereka pasti tidak mau kalah di kandang,” ucap pelatih asal Brasil itu.

Disisi lain, Meski tampil pincang Bali United sebenarnya mampu mengimbangi Persija. Bahkan mereka unggul 63 persen dalam penguasaan bola. Delapan tembakan mampu dilesatkan, hanya saja tiga yang tepat sasaran.

Menit 90+5 barulah Stefano Liliplay memecah kebuntuan setelah memanfaatkan umpan Ilija Spasijevic. Hanya saja itu masih belum cukup untuk mengejar ketertinggalan. (nia/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Persija Jakarta Juara Liga1 Penuh Kontroversi

Persija Jakarta Juara Liga1 Penuh Kontroversi

Pelatih Mitra Kukar Rahmad Darmawan dikenal sosok yang tenang. Tensi tinggi pertandingan hampir tidak pernah mempengaruhi watak ‘tenang’nya itu.


Optimis Juara Liga1, Persija Foto-foto sebelum Latihan

Optimis Juara Liga1, Persija Foto-foto sebelum Latihan

Persija Jakarta tampaknya punya keyakinan tinggi bakal jadi Juara Liga 1 musim ini.


PSM atau Persija? PSSI Bikin Dua Replika Piala

PSM atau Persija? PSSI Bikin Dua Replika Piala

Juara Liga 1 memang belum bisa dipastikan hingga pertandingan terakhir pada 9 Desember mendatang.


Pede Juara Liga1, Persija Pilih Laga Terakhir di GBK

Pede Juara Liga1, Persija Pilih Laga Terakhir di GBK

Persija Jakarta tampaknya sudah yakin juara. Segala macam hal dipersiapkan untuk merayakannya.


Tembus Liga1, Kalteng Putra Langsung Incar Zlatan Ibrahimovic

Tembus Liga1, Kalteng Putra Langsung Incar Zlatan Ibrahimovic

Kalteng Putra tak ingin numpang lewat di Liga 1 tahun depan. Mereka sudah mengincar sejumlah amunisi top.


Seri, PSM Makassar Tertinggal Satu Poin dari Persija Jakarta

Seri, PSM Makassar Tertinggal Satu Poin dari Persija Jakarta

Sekitar seribu suporter PSM Makassar turut mengawal laga tim kebanggaannya saat away menghadapi Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Jakarta tadi malam.


Kalah Lagi, Peluang PS Tira di Liga1 Makin Sulit

Kalah Lagi, Peluang PS Tira di Liga1 Makin Sulit

Teriakan “PS Tira Degradasi” terdengar menjelang akhir pertandingan. Nyanyian itu dikumadangkan Aremania saat pertandingan di Stadion Sultan Agung, Bantul, kema


Juku Eja Harus Menang Dua Laga Akhir

Juku Eja Harus Menang Dua Laga Akhir

Persaingan untuk menjadi raja Liga 1 2018 semakin ketat. Sempat digeser Persija Jakarta, kemarin PSM Makassar kembali ke puncak klasemen sementara dengan.


Persija vs Sriwijaya, Berebut Tiga Angka Vital

Persija vs Sriwijaya, Berebut Tiga Angka Vital

Tersisa dua tim yang berebut juara Liga 1 musim ini, yakni PSM Makassar dan Persija Jakarta.


Indonesia Tersingkir dari Piala AFF

Indonesia Tersingkir dari Piala AFF

Masih ada satu pertandingan timnas Indonesia pada Piala AFF 2018 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta (25/11) melawan Filipina, tapi sudah tak lagi berguna.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!