Sepakbola
Share this on:

Potensi Pemasukan Rp2 Miliar Lenyap

  • Potensi Pemasukan Rp2 Miliar Lenyap
  • Potensi Pemasukan Rp2 Miliar Lenyap

MALANG - Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. Itulah yang terjadi pada Arema FC saat ini. Di tengah prestasi yang tengah terpuruk, Arema FC kembali mendapatkan sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Ada empat poin sanski yang dijatuhkan oleh Komdis PSSI, usai menggelar sidang pada Rabu malam (10/10). Seperti yang tertera pada laman resmi PSSI, pssi.org, poin sanksi pertama adalah Arema FC mesti menggelar laga home tanpa penonton hingga akhir musim ini.

Artinya, ada lima laga home yang mesti berlangsung tanpa penonton. Yakni laga lawan Bali United (20/10), PSMS (28/10), Perseru Serui (11/11), Barito Putera (24/11), dan Sriwijaya FC (7/12). Selain itu, Aremania juga dilarang memberikan dukungan (datang ke stadion) saat Arema FC melakoni laga away hingga akhir musim.

Berbagai sanksi itu tentu saja menimbulkan dampak besar bagi Arema FC. Terutama ketika harus menggelar lima laga home tanpa penonton.

Dampaknya tak hanya dirasakan oleh pemain Arema FC yang bertanding. Tapi juga dari sisi pemasukan terhadap klub. Meski lima laga itu tak termasuk kategori super big match.

Bila diambil perkiraan kasar jumlah 10 ribu per pertandingan, tiket paling rendah Rp30 ribu, maka akan ada potensi pemasukan sebesar Rp1,5 miliar yang hilang.

Itu dari sektor tiket. Sementara dari sektor bisnis, seperti iklan LED E-Board di pinggi lapangan juga cukup besar potensi kerugiannya. “Sekitar Rp200 jutaan untuk brand lokal dan Rp300 jutaan untuk brand nasional,” ujar Manajer Divisi Bisnis Arema FC Yusrinal.

Memang, tidak ada larangan untuk iklan E-Board selama Arema FC menjalani masa sanksi. Tapi, penyelenggaraan laga tanpa penonton bisa mengurangi daya tarik E-Board. Walaupun laga disiarkan televisi. “Mereka (pengiklan) juga butuh ekspos brand ke Aremania (yang datang ke stadion),” kata dia.

Melihat hitung-hitungan di atas, Arema FC bakal kehilangan pemasukan sekitar Rp2 miliar dalam lima laga home ke depan. Bagi Arema FC, nominal itu tentu cukup besar.

Meski begitu, Arema FC berusaha legowo atas sanksi yang dijatuhkan oleh Komdis PSSI itu. “Tentu ini hukuman yang sangat berat untuk Aremania dan klub. Tapi kami harus tetap ambil hikmahnya bahwa setiap perbuatan mesti ada konsekuensinya,” ujar Ketua Panpel Pertandingan Arema FC Abdul Haris.

Sementara itu, CEO Arema FC Iwan Budianto menerima apa yang telah diputuskan Komdis PSSI. Meski hukuman itu memang terbilang berat.

“Klub kehilangan pendapatan. Tentu akan berpengaruh terhadap operasionalnya. Tidak hanya pemain dan ofisial, tapi juga nasib karyawannya,” kata IB, sapaan akrab Iwan Budianto. Belum lagi bila menghitung kerugian dari pelaku usaha yang selama ini menggantungkan hidup dari laga-laga Arema FC.

Tapi, sanksi dari Komdis PSSI harus disikapi dengan bijak. Harus jadi momentum untuk berubah menjadi lebih baik. “Jangankan dihukum sampai akhir musim. Sejujurnya, Arema FC juga iklas jika harus dihukum 10 tahun tanpa penonton dan sanksi lainnnya. Asalkan mampu membawa revolusi perubahan perilaku positif bagi suporter Inodnesia. Kami siap jadi martil perubahan perubahan kebaikan dalam sepakbola,” pungkas IB. (gg/muf/jpg)

Berita Sebelumnya

Panggil Lagi Abduh Lestaluhu
Panggil Lagi Abduh Lestaluhu

Berita Berikutnya

Optimistis Jauhi Zona Merah
Optimistis Jauhi Zona Merah

Berita Sejenis

Juara Dunia, Prancis Terima Duit Setengah Triliun

Juara Dunia, Prancis Terima Duit Setengah Triliun

Prancis mendapat guyuran hadiah uang dari FIFA sebanyak GBP 29 juta (Rp533,06 miliar), atas sukses mereka menjadi kampiun di Piala Dunia 2018.


Belum Resmi Saja Sudah Hasilkan Rp2,69 Triliun

Belum Resmi Saja Sudah Hasilkan Rp2,69 Triliun

Tidak berlebihan bila Juventus getol menginginkan Cristiano Ronaldo merapat musim ini meski dengan biaya yang tidak murah.


Wow... Juara Piala Dunia Rusia Dapat Rp523,5 Miliar

Wow... Juara Piala Dunia Rusia Dapat Rp523,5 Miliar

Piala Dunia itu prestise. Bukan hanya prestise soal trofi, begitu pula prestise dari hadiah yang diberikan kepada tim pemenangnya.


Jadi Pundit, Mou Dibayar Rp7,6 Miliar Per Hari

Jadi Pundit, Mou Dibayar Rp7,6 Miliar Per Hari

Jose Mourinho bakal sibuk di Piala Dunia 2018 mendatang. Bukan sibuk menjadi talent scouter.


Timnas Uji Potensi Pemain Baru

Timnas Uji Potensi Pemain Baru

Memperkuat Timnas Indonesia menjadi keinginan terbesar Muhammad Ridho, kiper Borneo FC.


Barca Beli Coutinho Rp2,58 Triliun

Barca Beli Coutinho Rp2,58 Triliun

''Barcelona bukan klub yang cocok bagi pemain Brasil,'' begitu kata Ronaldo, dikutip Daily Mail.


Wow... Real Madrid Kucuri Bonus Rp32 Miliar Per Pemain

Wow... Real Madrid Kucuri Bonus Rp32 Miliar Per Pemain

Sukses memenangi Piala Dunia Antarklub di Abu Dhabi (17/12) membuat Real Madrid telah mengoleksi lima trofi sepanjang tahun ini.


Menangi Derby Manchester, Puma Goda City Rp906,9 Miliar

Menangi Derby Manchester, Puma Goda City Rp906,9 Miliar

Manchester United sudah meninggalkan Nike sebagai penyedia apparel-nya dua musim lalu.


Inginkan Big Sam, Everton Harus Siapkan Rp31,5 Miliar

Inginkan Big Sam, Everton Harus Siapkan Rp31,5 Miliar

Selepas Ronald Koeman lengser, performa Everton tidak kunjung membaik.


Dibeli Rp636,7 Miliar, Bonucci Belum Bisa Kuasai Ruang Ganti

Dibeli Rp636,7 Miliar, Bonucci Belum Bisa Kuasai Ruang Ganti

Pembelian eur 40 juta (sekitar Rp636,7 miliar) untuk seorang Bonucci dirasa pantas di awal musim.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!