Sepakbola
Share this on:

PSIS Pede dengan Pemain Muda

  • PSIS Pede dengan Pemain Muda
  • PSIS Pede dengan Pemain Muda

SEMARANG - Meski tidak terlalu agresif berburu pemain, PSIS Semarang menatap Liga 1 dengan optimisme. Klub berjuluk Mahesa Jenar itu mengagendakan sejumlah pertandingan uji coba melawan tim-tim kuat untuk mengukur sejauh mana kekuatan mereka. Salah satunya adalah menantang Arema FC di Malang pada 4 Januari.

Pelatih PSIS Subangkit mengakui kekuatan timnya masih belum sempurna. Tapi, apapun kondisinya, mereka tetap harus menjalani kompetisi. Apalagi, kickoff Liga 1 semakin dekat. Yakni, pada 24 Februari 2018.

"Kami punya pemain pemain muda yang sebenarnya memiliki kualitas bagus. Potensi itu akan jauh lebih bagus kalau mereka diberikan kepercayaan bermain lebih banyak," kata Subangkit. "Meski dengan kekuatan seadanya, saya masih optimistis kami bisa berbuat banyak di Malang," sambungnya.

Uji coba PSIS melawan Arema berlangsung selama dua kali. Yang pertama di Malang. Setelah itu, giliran PSIS menjadi tuan rumah pada pertemuan berikutnya. "Mungkin selisih sepekan dari laga perdana. Kami akan menjamu Arema di Semarang," kata Subangkit.

Kalau PSIS sudah punya gambaran uji coba, lain dengan PSMS Medan. Runner up Liga 2 itu tidak mengagendakan uji coba melawan tim-tim Liga 1. Fokus PSMS adalah bersiap menghadapi turnamen Piala Presiden yang menurut rencana digelar pada pekan kedua Januari.

"Kami tetap akan mengagendakan beberapa pertandingan uji coba. Hanya, mungkin melawan tim-tim lokal yang ada di Medan dan sekitarnya," kata pelatih PSMS Djadjang Nurdjaman. "Toh, dengan melawan tim yang kualitasnya di bawah, sebenarnya cukup bagus untuk mengasah kekompakan dan kemampuan mereka," jelas mantan pelatih Persib Bandung itu. (ben/ca/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Produk Sukses Manolo Jimenez

Produk Sukses Manolo Jimenez

Konstantinos “Kostas” Manolas antusias dengan klub Spanyol.


Misi Antara Dua Messi

Misi Antara Dua Messi

Lionel Messi punya banyak “kembaran”. Ya, banyak pemain yang mendapat julukan “Messi” di negaranya masing-masing.


Lebih Solid, Lebih Pede

Lebih Solid, Lebih Pede

Tottenham Hotspur dan Mauricio Pochettino memiliki makna yang spesial buat Juergen Klopp.


Belum Ada yang Sesukses Eriksson

Belum Ada yang Sesukses Eriksson

Langkah Freddie Ljungberg sebagai pelatih Arsenal U-23 menghidupkan lagi asa Swedia punya pelatih dengan rekam jejak jempolan.


Nomor 10 Hanya buat Messi

Nomor 10 Hanya buat Messi

Selama Lionel Messi belum memutuskan pensiun, maka tidak akan ada pemain timnas Argentina yang mengenakan nomor 10.


Keane Ngamuk Lagi

Keane Ngamuk Lagi

Asisten pelatih Rep. Irlandia Roy Keane memang dikenal sebagai sosok dengan tingkat emosional tinggi. Alias ngamukan.


Seedorf Puas Meski Seri

Seedorf Puas Meski Seri

Ketika menjadi pemain Clarence Seedorf mungkin salah satu pemain dengan gelar yang komplit.


Menguji Ketajaman Trisula BBC

Menguji Ketajaman Trisula BBC

Roberto Mancini tak berani bertaruh dengan Mario Balotelli-nya.


Klaim Tebas Tak Terbukti

Klaim Tebas Tak Terbukti

Presiden La Liga Javier Tebas dengan congkak berkomentar kalau kepindahan bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo ke Juventus.


Liverpool Bisa Ada Di Grup Neraka

Liverpool Bisa Ada Di Grup Neraka

Runner-up Liga Champions Liverpool memiliki peluang bertarung dengan klub-klub elit di fase grup Liga Champions 2018-2019 ini.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!