Sepakbola
Share this on:

Recovery di Pesawat Mewah

  • Recovery di Pesawat Mewah
  • Recovery di Pesawat Mewah

SYDNEY - Tim Cahill dkk tak akan terasa kelelahan meski kembali menempuh penerbangan sejauh 14 ribu kilometer dari Honduras ke Sydney. Itu karena mereka difasilitasi penerbangan yang mewah oleh Federasi Sepak Bola Australia (FFA).

Belum ada data detail berapa nominal yang harus dibayar FFA. Hanya, angkanya diprediksi sekitar USD 900 ribu (Rp12,1 miliar).

Dengan penerbangan semahal itu, mereka diangkut dengan pesawat sewaan Airbus 330 dari maskapai Qantas. Pesawat yang mampu menampung 300 orang cuma diisi 60 penumpang plus 12 awak kabin.

Itu termasuk dengan tiga pilot. Tidak hanya itu. Jarak tempuhnya pun juga lebih cepat ketimbang dengan penerbangan biasa.

Untuk penerbangan dari Pedro Sula ke Sydney, waktu yang dibutuhkan tak lebih dari 12 jam. Mereka sudah tiba di Sydney kemarin WIB (12/11). Honduras yang terbang menggunakan pesawat komersil dijadwalkan baru akan mendarat di Sydney hari ini WIB. Padahal, anak asuh Jorge Luis Pinto itu bertolak dari Pedro Sula tak lama setelah Socceroos terbang.

Dilansir News.com, ini dilakukan supaya recovery pemain bisa maksimal. Sebab mereka kembali akan menantang Honduras dalam leg kedua playoff di Sydney, Rabu petang waktu setempat.

''Ini 48 jam persiapan yang besar, ini tentang cara mendapatkan istirahat yang tepat dan kembali beradaptasi dengan perbedaan waktu secepatnya,'' ungkap gelandang Mile Jedinak.

Menurut Jedinak, perlakuan seperti ini yang selayaknya dilakukan untuk tur-tur berjarak jauh seperti ini. ''Kami sering melakukan perjalanan panjang. Saya tak tahu mereka (Honduras) juga melakukan seperti itu atau tidak,'' tambah pemain yang membela Aston Villa itu. Hal yang sama juga diungkapkan bek Trent Sainsbury.

Dia menganggap pemain Australia layak mendapatkan masa recovery mencukupi setelah leg pertama yang melelahkan. ''Kami pun juga bisa melihat kembali laga ini, antara kami saling berbincang dan berkirim pesan jika ada yang memerlukan. Kredit kami berikan pada FFA yang mengorganisir semua ini untuk kami,'' sebutnya. (ren/jpg)


Berita Sebelumnya

Rekor Menanti San Siro
Rekor Menanti San Siro

Berita Berikutnya

Kuda Hitam yang Dirindukan
Kuda Hitam yang Dirindukan

Berita Sejenis

Sebelum Pesawat Jatuh, Santana Sempat Unggah Status Romantis

Sebelum Pesawat Jatuh, Santana Sempat Unggah Status Romantis

Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih. Namun, keberuntungan sepertinya berada di pihak Lionel Messi.


Pesawat Jatuh, Tiga Pemain Chapecoense Selamat

Pesawat Jatuh, Tiga Pemain Chapecoense Selamat

Kabut duka menyelimuti dunia sepakbola. Tragedi kecelakaan pesawat kembali terjadi dan merenggut banyak nyawa atlet lapangan hijau itu.


Siasati Waktu, Riedl Programkan Latihan Malam

Siasati Waktu, Riedl Programkan Latihan Malam

Timnas Indonesia tidak memiliki waktu banyak untuk recovery jelang pertandingan ujicoba internasional melawan Timnas Malaysia.


Tanpa Bale dan Ronaldo, Real Siapkan Skema 4-4-2

Tanpa Bale dan Ronaldo, Real Siapkan Skema 4-4-2

Ronaldo masih menjalani recovery pasca cedera lutut di final Euro 2016 lalu. lini depan dipercayakan kepada Benzema dan Morata.


Montella Ingin Rossoneri Terbang Tinggi

Montella Ingin Rossoneri Terbang Tinggi

Ketika masih menjadi pemain, Vincenzo Montella terkenal dengan julukan L'Aeroplanino atau Pesawat Kecil.


Mark Clattenburg, Anda Jangan Kehilangan Fokus!

Mark Clattenburg, Anda Jangan Kehilangan Fokus!

Akhirilah Mei dengan indah. Begitu mungkin yang diharap Mark Clattenburg sebelum kakinya menapak tangga pesawat yang menerbangkannya ke Milan.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!