Sepakbola
Share this on:

Roma Ingin Ubah Sejarah saat Jamu FC Porto

  • Roma Ingin Ubah Sejarah saat Jamu FC Porto
  • Roma Ingin Ubah Sejarah saat Jamu FC Porto

ROMA - Pelatih FC Porto Sergio Conceicao kembali ke ibukota Italia setelah meninggalkannya 15 tahun lalu. Ketika jadi pemain, Conceicao memperkuat Lazio untuk tiga musim (1998-2000 dan 2003-2004) dan menghasilkan enam trofi.

Namun kembalinya Conceicao dini hari nanti (13/2) ke Stadion Olimpico bukan untuk bersenang-senang. Conceicao yang kini jadi pelatih FC Porto akan menghadapi AS Roma dalam leg pertama 16 besar Liga Champions.

Sebelum leg pertama ini bergulir Direktur AS Roma Francesco Totti sudah menebar perang psikologis kepada Dragao. Setelah pengundian di markas UEFA di Nyon, Swiss Totti berkata kalau timnya beruntung.

“Mengacu kepada hasil undian tim runner-up grup yang lain maka saya rasa kamilah yang paling enak. Meski demikian kami tak bisa meremehkan mereka dalam pertemuan ini,” kata Totti seperti dikutip A Bola.

Totti bukan asal omong. Kandidat tim lain yang merupakan juara grup Liga Champions musim ini dan berpeluang jadi lawan Roma saat pengundian adalah Manchester City, PSG, Borussia Dortmund, Barcelona, dan Bayern Muenchen.

Nah, pelatih FC Porto Conceicao seperti ditulis Lazio Press panas juga hatinya dengan pernyataan Totti itu. Pelatih 44 tahun itu tak peduli dengan apa yan dikatakan Totti dan membalasnya dengan mengungkit memori lama ketika jadi pemain.

“Sejujurnya saya lebih peduli yang dikatakan orang lain soal bagaimana kami mengatasi situasi pertandingan ini tanpa beberapa pemain. Karena saya tetap berkata 'Forza Lazio' karena saya bermain bersama mereka,” kata Conceicao.

Dalam karirnya selama tiga musim berbaju Lazio, lima kali Conceicao bertanding lawan Roma. Hasilnya sekali menang, sekali seri, dan tiga kali kalah. Conceicao pun pernah bertemu di lapangan dengan pelatih Roma saat ini Eusebio Di Francesco ketika berbaju Lazio. Dari empat pertemuan, Conceicao menang sekali, seri sekali, dan kalah dua kali.

Di sisi lain, meski Totti merasa gampang menaklukkan Porto namun dalam historinya, Roma tak pernah menang dari Porto di kompetisi Eropa. Dari empat pertemuan Giallorossi seri dua kali dan kalah dua kali. (dra)

Berita Sebelumnya

Jika Tanpa Simic, Persija Pantang Panik
Jika Tanpa Simic, Persija Pantang Panik

Berita Sejenis

Menanti Ledakan Generasi Emas Kedua Pantai Gading

Menanti Ledakan Generasi Emas Kedua Pantai Gading

Sebenarnya, generasi emas Pantai Gading terbentang antara 2006-2014 saat mereka tampil dalam tiga Piala Dunia beruntun.


Modal Berharga ke Fase Gugur

Modal Berharga ke Fase Gugur

Pelatih timnas Brasil Tite begitu gembira saat timnya menutup laga dengan kemenangan 5-0 atas Peru, Minggu (23/6) pagi, kemarin.


Tolak Kontrak Baru, Origi Ingin Tinggalkan Liverpool

Tolak Kontrak Baru, Origi Ingin Tinggalkan Liverpool

Divock Origi benar-benar ingin meninggalkan Liverpool. Pemain timnas Belgia itu ingin segera hengkang dari Anfield.


Argentina Harus Menang, Jika Tak Ingin Malu

Argentina Harus Menang, Jika Tak Ingin Malu

Berstatus sebagai tim unggulan di Copa America 2019, Tango (julukan Argentina) menjalani start yang buruk.


Cile Bermain Lebih baik dan Rapi

Cile Bermain Lebih baik dan Rapi

Juara bertahan Cile menjalani start sempurna di Copa America 2019 saat melawan Jepang, kemarin..


Pulang ke Italia, tapi Jangan Jadi Pecundang

Pulang ke Italia, tapi Jangan Jadi Pecundang

Maurizio Sarri hanya ingin pulang. Tak peduli dengan sukses yang dia rengkuh di Liga Europa musim lalu bersama Chelsea.


Hazard Ingin Persembahkan Banyak Gelar

Hazard Ingin Persembahkan Banyak Gelar

Bintang baru Real Madrid Eden Hazard telah resmi diperkenalkan kepada publik di Stadion Santiago Bernabeu, Kamis (13/6) lalu.


Pogba Tetap Ingin ke Madrid

Pogba Tetap Ingin ke Madrid

Paul Pogba bertekad untuk bergabung dengan Real Madrid musim panas ini, meskipun Manchester United enggan untuk menjualnya.


Imbangi Bali United, Skema Timnas U-23 Mulai Padu

Imbangi Bali United, Skema Timnas U-23 Mulai Padu

Timnas Sepak Bola Indonesia U-23 gagal meraih kemenangan saat menjajal salah satu peserta klub Liga 1 Indonesia musim 2019, Bali United.


Tulang Bahu Ramdani Lestaluhu Patah

Tulang Bahu Ramdani Lestaluhu Patah

Ramdani Lestaluhu cedera serius saat menjalani pertandingan persahabatan melawan Yordania, Selasa (11/6) lalu.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!