Sepakbola
Share this on:

Saat yang Tepat untuk Revans

  • Saat yang Tepat untuk Revans
  • Saat yang Tepat untuk Revans

MANCHESTER - Huddersfield Town memang hanya berlabel tim promosi. Namun, Huddersfield-lah yang kali pertama mengalahkan Manchester United musim ini. United kalah 1-2 saat melawat ke Kirklees Stadium, kandang Huddersfield, pada 21 Oktober lalu.

Nanti malam giliran United yang menjamu Huddersfield di Old Trafford. Seharusnya, dengan skuad yang lebih solid, Jose Mourinho dan pasukannya bisa melakukan revans. Ya, Mourinho kini punya banyak opsi seiring dengan bergabungnya Alexis Sanchez.

Sayang, debut Alexis bersama United di Premier League harus berakhir dengan kekalahan. United takluk 0-2 oleh Tottenham Hotspur (1/2). Kekalahan yang sangat disesalkan Mourinho.

’’Performa pada pertandingan itu (melawan Tottenham) sangat buruk dengan kebobolan dua gol konyol. Padahal, pemain sudah menyaksikan banyak pertandingan Tottenham,’’ kecam Mourinho kepada MUTV.

Agar bisa revans, Mourinho bakal menggunakan formasi berbeda. Dari 4-2-3-1, tactician berkebangsaan Portugal itu bisa menggunakan 4-3-3 dengan Alexis dan Juan Mata mengapit Romelu Lukaku. Itu dilakukan untuk membuat Alexis cepat nyetel.

Kebetulan, performa tim tamu juga menurun. Mereka tidak pernah menang dalam empat laga terakhir. Bahkan, posisi Huddersfield saat ini hanya satu setrip di atas zona degradasi.

Sama halnya dengan United, Huddersfield sangat mungkin menerapkan formasi anyar di Old Traffod. Yakni, dari tiga bek menjadi lima bek dengan formasi 5-3-2. Padahal, formasi itu sudah dijajal saat melawan Liverpool (1/2) dan mereka kalah 0-3 di kandang sendiri.

’’Formasi tersebut cukup baik di babak pertama (vs Liverpool). Intinya, kami harus bertahan dalam permainan dan formasi tersebut selama mungkin saat menghadapi tim seperti Liverpool,’’ kata bek Huddersfield Christopher Schindler, yang pada pertemuan pertama sukses mematikan Lukaku. (io/c19/bas/jpg)

Berita Sebelumnya

Coutinho Masih Dicoba-coba
Coutinho Masih Dicoba-coba

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Florian Thauvin Tersubur dalam Seperempat Abad

Florian Thauvin Tersubur dalam Seperempat Abad

Sejak penyerang Alen Boksic mencetak 22 gol di Ligue 1 musim 1992-1993 lalu untuk Olympique Marseille tak ada satupun pemain Marseille bisa menyamai capaian itu


Amunisi Tua Siap-siap Hangatkan Rusia

Amunisi Tua Siap-siap Hangatkan Rusia

Muka-muka lama masih akan bertebaran pada Piala Dunia di 2018. Bahkan, mereka yang usianya sudah di atas 38 tahun pun, tetap menjadi pilihan utama.


Robben-Rafinha Ikuti Ribery Bertahan di Bayern

Robben-Rafinha Ikuti Ribery Bertahan di Bayern

Keputusan Franck Ribery yang memperpanjang kontrak bersama Bayern Muenchen untuk satu musim lagi ternyata "menginspirasi" beberapa pemain lainnya.


Bisa Apa Milan saat Hadapi Juventus

Bisa Apa Milan saat Hadapi Juventus

Italia selalu membosankan tiga musim terakhir. Juventus selalu mendominasi semua pesta juara domestiknya. Baik scudetto Serie A, ataupun juara Coppa Italia.


Pelukan Terakhir di El Clasico

Pelukan Terakhir di El Clasico

Sulit untuk membenci Andres Iniesta, termasuk entrenador Real Madrid Zinedine Zidane.


Lebih Senang Hadapi Klub dari Prancis

Lebih Senang Hadapi Klub dari Prancis

Bersua klub dari Prancis dalam final Eropa yang berlangsung di Prancis.


16.626 untuk Masing-masing Finalis

16.626 untuk Masing-masing Finalis

UEFA sudah menggedok jatah tiket untuk suporter kedua finalis Liga Champions 2017-2018 di NSC Olimpiyskiy Stadium Kiev pada 27 Mei mendatang.


Belakang Tengah Bagus, Depan Loyo

Belakang Tengah Bagus, Depan Loyo

Berakhir sudah PSSI Anniversary Cup 2018. Bahrain yang dalam pertandingan terakhir kemarin menang atas Korea Utara 4-1 keluar sebagai juara.


Pemain Indonesia Ini Paling Ditakuti Pelatih Uzbekistan

Pemain Indonesia Ini Paling Ditakuti Pelatih Uzbekistan

Pelatih Uzbekistan Ravshan Xaudrov mengatakan, tidak mudah mengalahkan Indonesia yang berstatus tuan rumah. Tekanan akan dihadapi para pemain Uzbekistan.


Unggul Agregat, Liverpool Tantang Madrid

Unggul Agregat, Liverpool Tantang Madrid

Liverpool lah akhirnya yang berhak tampil di partai puncak Liga Champions, untuk menantang juara bertahan Real Madrid.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!