Sepakbola
Share this on:

Saddil Ramdani Ditahan, Bima Sakti Panggil Andik

  • Saddil Ramdani Ditahan, Bima Sakti Panggil Andik
  • Saddil Ramdani Ditahan, Bima Sakti Panggil Andik

JAKARTA - Problem pelik yang dialami Saddil Ramdani membuat dia harus tertahan bergabung dengan Timnas Indonesia yang dipersiapkan menuju AFF Cup. Mulai kemarin, pelatnas sudah berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Hanya Saddil yang belum bergabung dari 23 nama yang dipanggil Bima Sakti, pelatih timnas senior Indonesia. Bima sudah menjelaskan kepada skuadnya untuk menerapkan nilai-nilai luhur sepak bola, baik di dalam ataupun di luar lapangan.

Artinya, tindak-tanduk pemain harus selaras. Sedangkan, kasus yang dialami Saddil terjadi di luar lapangan hijau.

“Jadi, pemain harus tetap menjaga attitude. Karena mereka menjadi role model buat anak-anak muda, bisa memberikan contoh yang baik,” sebut Bima. Hal yang sama disampaikan Danurwindo, Direktur Teknik PSSI.

Sikap para pemain itu diakui Danur harus ditanamkan sejak dini. Apalagi Saddil kini masih berusia 19 tahun. “Tentu harus ada pertimbangan lain. Saya juga sudah bicara sama Bima dan tim pelatih, tetapi keputusan ada di mereka,” terangnya.

Tadi malam, PSSI akhirnya memanggil Andik Vermansah, winger Indonesia yang tampil bersama Kedah FA di Malaysia Super League 2018. Andik juga sempat masuk dalam skuad Indonesia saat pertandingan menghadapi Hongkong.

Keberadaan Andik berpotensi menggeser posisi Saddil yang kini terbelit masalah. Sayangnya, PSSI hingga tadi malam belum berani memastikan keputusan itu. Hanya saja, Joko Driyono, Waketum, PSSI menjelaskan saat ini masih ada waktu bagi Bima Sakti untuk mengubah skuad yang ada.

Rencananya, arek Suroboyo itu baru terbang ke Jakarta Sabtu pagi ini. Selanjutnya dia langsung bergabung dengan skuad timnas di Cikarang. Andik mengaku tertantang untuk memberikan kemampuan terbaiknya bersama timnas Indonesia menuju AFF Cup 2018.

“Target saya tentu bisa juara di timnas, bisa bawa timnas ke final lagi,” bebernya.

Sebagaimana diketahui, Andik sudah empat kali membawa timnas ke empat final pada tiga turnamen berbeda. Yakni dua kali SEA Games 2011 dan 2013, final AFF 2016, dan runner up di Hasanah Bokiah Throphy pada 2012 silam. (nap/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ikut Latihan Perdana, Andik Dapat Dukungan Bonek dan K-conk

Ikut Latihan Perdana, Andik Dapat Dukungan Bonek dan K-conk

Latihan perdana Madura United menjelang musim 2019 dimulai di Stadion Gelora Bangkalan kemarin.


Tinggalkan Persela, Saddil ke Liga Malaysia

Tinggalkan Persela, Saddil ke Liga Malaysia

Sempat dikabarkan tetap diperkuat Saddil Ramdani untuk musim 2019. Nampaknya Persela Lamongan harus rela ditinggalkan winger Saddil Ramdani.


Ruben dan Irfan Pilih Bertahan di Persebaya

Ruben dan Irfan Pilih Bertahan di Persebaya

Persebaya Surabaya memang gagal memulangkan Evan Dimas Darmono dan Andik Vermansah. Mereka juga kehilangan David da Silva dan Fandry Imbiri.


Fachry Latih Timnas U-19, Bima Sakti U-16

Fachry Latih Timnas U-19, Bima Sakti U-16

Tidak ada nama Fachry Husaini dalam jajaran pelatih timnas Indonesia yang diumumkan PSSI kemarin. Itu tentu menimbulkan pertanyaan besar.


Belum Ketemu Andik, Nego Evan dan Hansamu

Belum Ketemu Andik, Nego Evan dan Hansamu

Koreo khusus dipersembahkan Bonek di tribun timur ketika Persebaya Surabaya menjamu PSIS Semarang pada pekan terakhir Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo.


Ditahan Imbang Southampton, United Tak Punya 'Anjing Galak'

Ditahan Imbang Southampton, United Tak Punya 'Anjing Galak'

Manchester United belum melepas status medioker. Melawan tim papan bawah Southampton di St.Mary's Stadium kemarin (2/12), United hanya bermain imbang 2-2.


Andik Vermansyah Hanya Mau Balik ke Persebaya

Andik Vermansyah Hanya Mau Balik ke Persebaya

Andik Vermansah benar-benar sulit berpaling dari Persebaya Surabaya.


Bima Sakti dan Pelatih Timnas di Asia Tenggara Njomplang

Bima Sakti dan Pelatih Timnas di Asia Tenggara Njomplang

Tak hanya reputasi yang timpang. Gaji yang diterima Bima Sakti dengan dua pelatih top di grup B Piala AFF 2018 juga sangat timpang.


Timnas Tersingkir, Beri Pesan buat PSSI

Timnas Tersingkir, Beri Pesan buat PSSI

Bima Sakti sudah pasrah dengan desakan mundur dari kursi timnas. Dia juga siap untuk melepas jabatan tersebut.


Persiapan Buruk, Kasihan Bima dan Pemain

Persiapan Buruk, Kasihan Bima dan Pemain

”Kasihan Bima Sakti, jadi korban. Masih muda minim pengalaman,’’ kata Ferril Raymond Hattu, kapten timnas Indonesia saat merebut emas pada SEA Games 1991.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!