Sepakbola
Share this on:

Selamat Tinggal Generasi Milenial

  • Selamat Tinggal Generasi Milenial
  • Selamat Tinggal Generasi Milenial

BARCELONA - La Liga 2017-2018 sudah berakhir kemarin WIB (21/5). Barcelona pun telah jadi juaranya setelah mengangkat trofi juara La Liga ke-25-nya di Camp Nou, Barcelona.

Tidak hanya La Liga yang berakhir, begitu pula kebersamaan tiga bintang La Liga yang mulai muncul pada awal-awal era 2000-an, alias era Millenial. Yakni Andres Iniesta (Barca), Fernando Torres (Atletico Madrid), serta Xabi Prieto (Real Sociedad).

Uniknya, Iniesta dan Prieto melakukannya dalam satu laga saat La Blaugrana sukses melengkapi pesta trofinya dengan mengalahkan Sociedad 1-0 (0-0). Dua pemain itu pun sempat saling bertukar piringan kenang-kenangan sebelum laga.

''Bersama kalian dalam 22 tahun itu sebuah kebanggaan. Apalagi berada di salah satu tim terbaik di dunia,'' ucap Iniesta dalam pidato perpisahannya setelah laga seperti dilansir di Sport. ''Sebagai penutup, saya ucapkan Visca Barca, Visca Catalunya, dan Visca Fuentealbilla,'' imbuh gelandang berjuluk El Ilusionista itu.

Dari 22 tahunnya, 16 tahun di antaranya dia habiskan di tim senior setelah debut La Liga pada musim 2002-2003. Tak banyak pemain yang muncul di era Millenial masih bermain untuk klubnya di La Liga musim ini. ''Saya datang seperti anak-anak dan pergi layaknya pria dewasa,'' kata Iniesta.

Baik Iniesta dan Prieto pun sama-sama one man club. Keduanya tak pernah mencicipi di klub lain sejak debut La Liga. Itulah kenapa Ivan Rakitic mengkawatirkan terjadinya turbulensi permainan Barca sepeninggal Iniesta dari Ciutat Esportiva Joan Gamper.

''Terlebih, antara kami sudah lama terkoneksi dengan bagus. Kepergiannya akan banyak berdampak pada kami,'' beber Rakitic yang jadi trio lini tengah Barca bersama Iniesta dan Sergio Busquets.

Tapi tenang, Iniesta sudah menyebut siapa calon suksesornya tanpa harus menunggu dari bursa transfer. ''Masih ada (Philippe) Coutinho, Denis Suarez dan (Carles) Alena yang memiliki kualitas seperti saya,'' klaim Iniesta. Coutinho yang mencetak satu-satunya gol victory Barca di perpisahan Iniesta kemarin.

Ernesto Valverde? ''Dia spesial di lapangan. Terima kasih sudah memudahkan kami. Dari dia kami punya banyak dimensi dalam bermain,'' puji entrenador Barca itu dilansir dari Mundo Deportivo. Sementara, Prieto 18 tahun bersama La Real. Sama seperti Iniesta, Prieto juga sudah menjabat sebagai Kapitan.

''Bagiku ini (perpisahan di Camp Nou) seperti kado terindah. Tidak banyak pemain hebat yang merasakannya di sini. Kini saya katakan, saya mantan pemain. Kini, saya ingin menikmati hidup saya,'' tutur Prieto yang memutuskan gantung sepatu, dikutip dari situs Todomercadoweb. Iniesta dan Torres tak sampai pensiun seperti Prieto.

Torres beberapa jam sebelum momen di Camp Nou kemarin lebih dulu mengakhiri masa bermainnya di La Liga. El Nino memborong dua gol Los Rojiblancos saat ditahan Eibar 2-2, di Wanda Metropolitano, Madrid.

''Di sini, saya tak perlu banyak trofi untuk dicintai, Di sini, saya sudah seperti keluarga sendiri,'' kata Torres, dikutip Football Espana.

Iniesta, Torres, dan Prieto sudah pergi. Tapi, ketiganya tetap bintang La Liga, seperti saat La Liga belum didominasi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo sejak 2008-2009. Seperti dalam musim ini, Messi masih mendominasi. La Pulga tak dimainkan dalam laga perpisahan Iniesta di Camp Nou.

Tapi, dengan 34 golnya, Messi sudah jadi El Pichichi alias top scorer La Liga. Itu adalah gelar kelimanya sepanjang main di Barca. Selain itu 34 golnya musim ini sudah menegaskan di akhir musim trofi Sepatu Emas Eropa sudah aman di genggamannya. Itu juga kali kelima dapat diamankan Messi. (ren/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Menanti ‘Kelok Sembilan’ dan Gebrakan Egy

Menanti ‘Kelok Sembilan’ dan Gebrakan Egy

Timnas Indonesia U-19 belum meraih kemenangan dalam tiga laga uji coba yang dijalani. Padahal, pentas Piala AFC U-19 hanya tinggal lima hari lagi.


Timnas U-16 Indonesia Siapkan Dua Uji Coba Lagi

Timnas U-16 Indonesia Siapkan Dua Uji Coba Lagi

Tinggal dua laga uji coba yang disiapkan timnas U-16 Indonesia sebelum terjun dalam Piala AFC U-16 2018 di Malaysia pada 21 September nanti.


Selamat Datang atau Salam Perpisahan ?

Selamat Datang atau Salam Perpisahan ?

Cristiano Ronaldo dan Gonzalo Higuain sepertinya memang ditakdirkan tidak bisa berkolaborasi dalam waktu lama.


Tak Sabar Hadapi Inggris

Tak Sabar Hadapi Inggris

Menjelang kelahiran anaknya, kapten timnas Swedia Andreas Grangvist memutuskan untuk tinggal di Rusia.


Tak Ingin Bernasib seperti Three Lions

Tak Ingin Bernasib seperti Three Lions

Memiliki generasi emas memang memperbesar kans berbicara banyak di major event. Namun, bukan berarti sudah digaransi trofi.


Ambisi Tinggi Generasi Emas Belgia

Ambisi Tinggi Generasi Emas Belgia

Timnas Belgia masih dimaafkan bila optimal di Piala Dunia 2014 dan Euro 2016 dengan dalih skuad belum matang.


DDG Bisa Jadi Kunci

DDG Bisa Jadi Kunci

Hanya Sergio Aguero generasi striker Manchester City yang mampu menjebol gawang David De Gea di Etihad, Manchester, pada laga Premier League.


Bayern Spesialis Fase Knock Out

Bayern Spesialis Fase Knock Out

Perjalanan Bayern Muenchen menuju semifinal tinggal sedikit lagi.


Derby London Imbang, Arsenal dan Chelsea Sama-sama Rugi

Derby London Imbang, Arsenal dan Chelsea Sama-sama Rugi

Arsenal akhirnya selamat dari kekalahan di hadapan publiknya sendiri, Kamis (4/12) dinihari WIB.


The Gunners Tinggal Punya Satu Penyerang

The Gunners Tinggal Punya Satu Penyerang

Kelolosan Arsenal ke semifinal Piala EFL musim ini membuat Arsene Wenger menjaga asa meraih trofi di akhir musim.



Berita Hari Ini

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!