Sepakbola
Share this on:

Sempat Ricuh, Persela Lamongan Gagal Menang di Kandang

  • Sempat Ricuh, Persela Lamongan Gagal Menang di Kandang
  • Sempat Ricuh, Persela Lamongan Gagal Menang di Kandang

LAMONGAN - Persela Lamonga gagal meraih kemenangan saat melakoni pertandingan kandang menghadapi Borneo FC dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2019. Ya, pada laga yang berlangsung di Surajaya, Lamongan, Senin (29/7) kemarin itu, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ditahan imbang 2-2 oleh tamunya Borneo FC.

Tampil di hadapan pendukungnya sendiri, Persela berinisiatif untuk melancarakan serangan lebih dulu. Bahkan, laga baru berjalan leima menit Persela nyaris menciptakan keungulan lewat aksi tendangan bebas Kei Hirose. Sayang sepakannya masih mampu di halau pemain belakang Borneo.

Alih-alih melancarkan serangan, Persela justru kebobolan lebih dulu dari Borneo pada menit ke-19. Akselerasi Renan Silva diakhiri dengan tendangan terukur mampu merobek jala gawang Persela yang dikawal Dwi Kuswanto.

Usai gol tersebut, Borneo FC makin percaya diri untuk melancarkan serangan ke daerah pertahanan Persela. Hal itu terlihat dari intensitas serangan yang mereka bangun.

Namun, Persela-pun tak tinggal diam, mereka juga kerap membuat pertahanan Borneo bersusah payah untuk bisa menghalau serangan yang dilancarkan Alex Dos Santos Goncalves dan kawan-kawan. Upaya-upaya tuan rumah belum mampu membuahkan hasil positif. Hingga babak pertama usai, skor masih tetap 0-1 untuk keunggulan tim tamu.

Memasuki babak kedua, Persela yang tertinggal 1-0 langsung tancap gas dengan langsung melancarkan serangan ke pertahanan Borneo. Beberapa kali, Persela terus membuat repot pertahanan Borneo FC. Hasilnya, Persela baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-64 lewat tendangan penalti yang dieksekusi Alex Dos Santos Goncalves.

Hadiah penalti itu diberikan setelah, pemain belakang Borneo FC melakukan pelanggaran terhadap Alex di kotak terlarang. Alex yang menjadi eksekutor penalti itu-pun tak menyia-nyiakan kesempatan untuk membuat golpenyeimbang.

Gol penyeimbang itu terlihat membuat skuat Persela semakin bangkit untuk melancarkan serangan. Alhasil, enam menit usai gol tersebut, Persela mampu membalikan keunggulan menjadi 2-1 atas Borneo.

Lagi-lagi Alex Dos Santos yang mencatatkan namanya di papan skor usai meneruskan umpan dari Kei Hirose di mulut gawang Borneo FC. Persela terus berupaya untuk bisa menambah keunggulan melalui serangan-serangan yang dilakukannya, Sedangkan Borneo belum bisa keluar dari serangan yang dilakukan Persela itu. Hanya sesekali, Borne melancarkan serangan dengan memanfaatkan serangan balik.

Sayang, menjelang pertandingan berakhir kericuhan sempat terjadi setelah dua kartu merah dikeluarkan oleh wasit untuk mengusir keluar kiper Persela, Dwi Kuswanto dan gelandang Borneo FC, Wahyudi Hamisi.

Pertandingan pun sempat terhenti hingga belasan menit, lantaran protes yang dilakukan oleh kedua tim. Ditambah, protes itu semakin menjadi saat wasit menujuk titik putih dengan menghadiahkan Borneo tendangan penalti sebagai pelanggaran yang terjadi di kotak terlarang tersebut.

Namun, keputusan itu membuat para pemain serta offial Persela geram dan melakuka protes keras. Mereka menganggap pelanggaran yang dilakukan Dwi Kuswanto itu dalam posisi permainan terhenti.

Meski begitu, wasit tetap dalam keputusannya. Dia menunjuk titik putih dan menghadiahi Borneo FC dengan penalti. Lerby Eliandry mengeksekusi penalti dengan baik sehingga pertandingan berakhir imbang 2-2.

Denga hasil imbang ini, Persela kini menduduki peringakt 13 klasemen sementara dengan raihan 10 poin dari 11 pertandingan. Sedangkan, Borneo berhasil naik ke posisi 6 denan koleksi 15 poin dari sembilan laga. (gie/zul/fin/wsa)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dilatih Simon, Timnas Indonesia Gagal Total

Dilatih Simon, Timnas Indonesia Gagal Total

Kekalahan demi kekalahan yang ditelan Indonesia di putaran kedua Kualfikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia sudah cukup memerahkan telinga.


Skuat PSM Makassar Harus Lebih Efektif

Skuat PSM Makassar Harus Lebih Efektif

Selain akurasi sepakan ke gawang lawan yang menurun, banyak umpan Pasukan Ramang selalu gagal.


Hadapi UEA, Timnas Harus Menang

Hadapi UEA, Timnas Harus Menang

Timnas Indonesia bakal menjalani laga ketiga putaran kedua babak Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia Grup G menghadapi tuan rumah Uni Emirate Arab (UEA).


Tinggal Dua Laga Kandang, Aji Mundur dari PSIM Jogyakarta

Tinggal Dua Laga Kandang, Aji Mundur dari PSIM Jogyakarta

Pelatih PSIM Jogyakarta Aji Santoso mundur dari jabatannya di Laskar Mataram (julukan PSIM).


Untuk Lolos Langsung, Belanda Harus Menang

Untuk Lolos Langsung, Belanda Harus Menang

Belanda wajib mengalahkan Irlandia di Stadion Feijenoord, dini hari nanti. Imbang apalagi kalah, bisa merusak mimpi Tim Oranye lolos langsung ke putaran final P


Juventus Memang Sudah Menang Pamor

Juventus Memang Sudah Menang Pamor

Tampil perkasa di hadapan pendukung yang memadati Allianz Stadium, Juventus membenamkan mimpi Bayer Leverkusen yang menargetkan mencuri poin di pertemuan pertam


Kuasai Klasemen, Liverpool Masih Mulus

Kuasai Klasemen, Liverpool Masih Mulus

Jangan pernah anggap remeh tim promosi. Apalagi menghadapi tim besar. Jika kalah dianggap ajang latihan, namun jika menang anggap saja sebagai bonus.


Lupakan Dua Kekalahan, Saatnya Menang Garuda!

Lupakan Dua Kekalahan, Saatnya Menang Garuda!

Timnas Indonesia Senior mulai bersiap melanjutkan kiprahnya di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia Grup G.


Imbangi Dortmund, Pemain Muda Barcelona Ukir Rekor

Imbangi Dortmund, Pemain Muda Barcelona Ukir Rekor

Barcelona gagal meraih torehan positif di Liga Champions 2019/2020 Grup F saat melawat ke markas Borussia Dortmund di Signal Iduna Park Stadium, Rabu (18/9) kem


Terjepit di Klasemen, Jerman Harus Menag atas Irlandia Utara

Terjepit di Klasemen, Jerman Harus Menag atas Irlandia Utara

Jerman mengemban satu misi di matchday kelima kualifikasi Euro grup C ini, menang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!