Sepakbola
Share this on:

Sepi karena Tanpa CR7 dan Main Malam

  • Sepi karena Tanpa CR7 dan Main Malam
  • Sepi karena Tanpa CR7 dan Main Malam

**** - Kehilangan Cristiano Ronaldo tidak hanya berimbas kepada performa Real Madrid di lapangan. Lebih jauh, perginya CR7 ke Juventus juga memiliki efek kepada antusiasme Madridistas nonton langsung ke Santiago Bernabeu yang bisa berujung kepada menurunnya pendapatan klub dari penjualan tiket.

Ya, meski menang, laga melawan Getafe di jornada pertama La Liga kemarin dini hari mencatatkan rekor penonton terendah Real di Bernabeu dengan "hanya" 48.466 penonton. Jumlah tersebut jadi yang terburuk dalam 10 musim terakhir atau setelah keok 1-3 dari Real Mallorca (24/5/2009) di jornada 37 yang merupakan laga home pemungkas musim 2008-2009 yang dihadiri 44.270 penonton.

Hal tersebut diperparah dengan belum adanya pengganti sepadan CR7 di Real. Tiga pembelian termahal, yakni Vinicius Jr, Alvaro Odriozola, dan Thibaut Courtois bahkan tidak diturunkan entrenador Julen Lopetegui pada laga kemarin.

''Madridistas memang belum bisa lupa dari CR7. Namun, tiga poin konsisten bisa membuat mereka memiliki alasan untuk datang ke stadion di laga-laga selanjutnya,'' tulis Goal.

Namun, di samping "dugaan" perginya CR7, faktor jam pertandingan yang terlalu malam juga jadi penyebab. Sebagaimana diketahui, laga kemarin berlangsung jam 10.15 malam waktu setempat atau 03.15 dini hari WIB. Laga benar-benar selesai dua jam berselang.

Dengan sudah memasuki hari Minggu, jam tanding tersebut tidak ramah kepada anak-anak maupun pekerja yang harus mencari nafkah keesokan harinya. Biasanya, jam paling larut Real adalah jam 9 waktu setempat atau jam 2 dini hari WIB.

''Saya lebih bahagia (karena Real menang, Red) daripada kelihatannya. Tetapi, biasanya saya sudah tidur saat ini," cuit gelandang Real Toni Kroos di akun Twitter-nya @ToniKroos dengan unggahan foto yang menunjukkan kedua matanya sangat lelah. (io/jpg)

Berita Sebelumnya

Main Cantik, Garuda Muda Juara Grup
Main Cantik, Garuda Muda Juara Grup

Berita Berikutnya

Debut Terbaik Abad 21
Debut Terbaik Abad 21

Berita Sejenis

Ambisi Sadio Mane dan Riyad Mahrez

Ambisi Sadio Mane dan Riyad Mahrez

Tim kuda hitam Aljazair melanjutkan kejutannya hingga mencapai babak final Piala Afrika 2019, Sabtu (20/7) dinihari WIB..


Bokek, Barcelona Urung Rekrut Neymar dan Griezman

Bokek, Barcelona Urung Rekrut Neymar dan Griezman

Pergerakan Neymar dan Antoine Griezman ke Barcelona seolah menemui tembok terjal.


Brasil Incar Juara Copa America ke-9

Brasil Incar Juara Copa America ke-9

Bagi Brasil final malam nanti bukanlah hal yang istimewa. Mereka sudah delapan kali menjuarai Copa America.



Argentina vs Cile, Laga Beraroma Dendam

Argentina vs Cile, Laga Beraroma Dendam

Kegagalan di final Copa America 2016 dan 2015 silam masih terasa pahit di benak pemain Argentina.


Brasil vs Argentina, Tuan Rumah Harus Bisa Hentikan Messi

Brasil vs Argentina, Tuan Rumah Harus Bisa Hentikan Messi

Tuan rumah Brasil dan Argentina harus bertemu lebih awal di babak semifinal Copa America 2019.


Lampard Bukan Satu-satunya Kandidat Pelatih Baru Chelsea

Lampard Bukan Satu-satunya Kandidat Pelatih Baru Chelsea

Penasihat Teknik dan Performa Chelsea, Petr Chech, mengatakan, Frank Lampard bukanlah satu-satunya kandidat sebagai manajer klub.


Bhayangkara FC Kalahkan Persib Bandung karena Bekerja Keras

Bhayangkara FC Kalahkan Persib Bandung karena Bekerja Keras

Persib Bandung dipermalukan di hadapan pendukungnya sendiri oleh Bhayangkara FC, Minggu (30/6) kemarin.


Argentina vs Brasil, Semifinal Rasa Final

Argentina vs Brasil, Semifinal Rasa Final

Argentina berhak atas tiket semifinal Copa America 2019 dan akan menghadapi musuh bebuyutannya Brasil.


Peru Waspadai Suarez

Peru Waspadai Suarez

Uruguay dengan 15 gelar Copa America menjadi salah satu favorit juara tahun ini bersama Brasil, Argentina dan Cile.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!