Sepakbola
Share this on:

Setelah 60 Tahun, Italia Gagal Lagi Lolos ke Piala Dunia

  • Setelah 60 Tahun, Italia Gagal Lagi Lolos ke Piala Dunia
  • Setelah 60 Tahun, Italia Gagal Lagi Lolos ke Piala Dunia

(foto: Reuters)

MILAN - Piala Dunia 2018 tanpa Italia. Ya, Gli Azzurri (julukan Italia) harus tersingkir dari helatan akbar empat tahunan itu, setelah ditahan imbang 0-0 oleh Swedia saat leg kedua playoff di San Siro, Selasa (14/11) dinihari.

Dengan hasil ini, Swedia memastikan satu tiket ke Rusia, karena di pertandingan pertama menang 1-0. Hasil ini merupakan kegagalan pertama kalinya sejak 1958, saat Italia juga gagal lolos ke Piala Dunia.

Melakoni laga playoff zona UEFA, Gli Azzurri kandas di kaki Swedia. Dalam dua pertemuan, Italia kalah 0-1. Gol Jakob Johansson di leg pertama yang digelar di Stockholm, tak mampu dibalas oleh Gianluigi Buffon cs.

"Saya tidak menyesal untuk diri saya sendiri, tapi semua sepak bola Italia. Kami gagal menemukan sesuatu yang berarti buat masyarakat Italia," ujar Buffon saat wawancara dengan Rai Sport.

Dalam wawancara ini, Buffon tak bisa menahan air matanya berlinang. Buat Buffon, laga melawan Swedia adalah pertandingan terakhirnya bersama timnas.

"Ini mengecewakan. Sayang sekali pertandingan terakhir saya bertepatan dengan kegagalan negara saya lolos ke Piala Dunia," kata penjaga gawang berusia 39 tahun itu.

Kiper Juventus itu membantah anggapan bahwa Italia meremehkan Swedia. "Semua teman di tim tahu bagaimana kerasnya kualifikasi dan playoff. Kami tahu betapa beratnya psikologi melawan Swedia," tutur Buffon.

Dia berharap, Italia mampu kembali bangkit di masa yang akan datang. "Masa depan selalu ada untuk (timnas) Italia. Negara kami punya kemampuan dan tekad untuk bangun setelah terjatuh," pungkas Buffon. (adk/zul/jpnn)

Berita Sebelumnya

Recovery di Pesawat Mewah
Recovery di Pesawat Mewah

Berita Berikutnya

Kuda Hitam yang Dirindukan
Kuda Hitam yang Dirindukan

Berita Sejenis

Belum Ada yang Sesukses Eriksson

Belum Ada yang Sesukses Eriksson

Langkah Freddie Ljungberg sebagai pelatih Arsenal U-23 menghidupkan lagi asa Swedia punya pelatih dengan rekam jejak jempolan.


Gaya Secepat Carlos Marchena

Gaya Secepat Carlos Marchena

Ciamiknya Valencia musim lalu berefek pada Jose Luis Gaya. Bek kiri berusia 23 tahun itu mendapat panggilan membela timnas Spanyol.


PSSI Deadline Coach Milla

PSSI Deadline Coach Milla

PSSI tampaknya sudah enggan berlama-lama lagi menunggu sikap Luis Milla untuk menerima perpanjangan kontrak melatih timnas Indonesia.


Keane Ngamuk Lagi

Keane Ngamuk Lagi

Asisten pelatih Rep. Irlandia Roy Keane memang dikenal sebagai sosok dengan tingkat emosional tinggi. Alias ngamukan.


Habisi Dominasi Wakil Bianconeri

Habisi Dominasi Wakil Bianconeri

Sebelum Gianluigi Buffon pensiun, minimal satu penggawa Juventus yang dimainkan pada laga-laga timnas Italia.


Pendapatan Terbesar dalam 18 Tahun

Pendapatan Terbesar dalam 18 Tahun

Real Madrid bak mendapat dua keuntungan musim ini. Yang pertama adalah tim tetap stabil meski sudah tidak lagi diperkuat Cristiano Ronaldo.


MU-Barca Butuh Tukang Belanja Ulung

MU-Barca Butuh Tukang Belanja Ulung

''Ed Woodward: Si spesialis gagal!'' Begitulah tulisan pada spanduk yang terlihat di langit Turf Moor, kandang Burnley.


Ronaldo Bisa Raih Dobel

Ronaldo Bisa Raih Dobel

Cristiano Ronaldo pernah memenangi Puskas Award sembilan tahun silam.


Timnas U-16 Indonesia Siapkan Dua Uji Coba Lagi

Timnas U-16 Indonesia Siapkan Dua Uji Coba Lagi

Tinggal dua laga uji coba yang disiapkan timnas U-16 Indonesia sebelum terjun dalam Piala AFC U-16 2018 di Malaysia pada 21 September nanti.


Jangan Tunggu Tahun Depan

Jangan Tunggu Tahun Depan

Son Heung-min di penghujung harapannya. Memberi gelar kompetitif pertama bagi timnas Korsel, dan terbebas dari kewajiban wajib militer (wamil).



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!