Sepakbola
Share this on:

Singkirkan Malaysia, Perjuangan Belum Selesai

  • Singkirkan Malaysia, Perjuangan Belum Selesai
  • Singkirkan Malaysia, Perjuangan Belum Selesai

Indonesia hanya selangkah lagi untuk menjadi jawara Piala AFF U-16. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)

SIDOARJO - Balas dendam kepada Malaysia telah tercapai. Timnas U-16 Indonesia menyingkirkan Malaysia dalam semifinal Piala AFF U-16 2018 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, tadi malam. Namun, perjuangan belum selesai. Sebab, masih ada final melawan Thailand di depan mata kita.

Tidak mudah bagi Indonesia U-16 untuk membalaskan dendam Indonesia U-19 yang kalah dalam final pada Piala AFF U-19 2018 lalu di stadion yang sama bulan lalu. Bahkan, tim asuhan Fakhri Husaini itu sempat kesulitan mengatasi Malaysia yang bermain tertutup.

Indonesia U-16 sejatinya menguasai permainan. Bola lebih sering di kaki mereka. Serangan juga lebih banyak. Hanya, trio lini depan tuan rumah, Amiruddin Bagas Kahfi, M. Supriadi, dan Fajar Fathur Rachman tetap kesulitan menjebol gawang Malaysia.

”Ini laga yang cukup ketat dan berat untuk kami. Pertahanan mereka sangat kuat kami kesulitan membongkar,” ucap Fakhri Husaini. ”Kami coba bongkar dari sayap, itu cukup efektif, tapi lagi-lagi antisipasi mereka pada bola crossing sangat bagus,” imbuh pelatih asal Aceh itu.

Imbang di babak pertama, Fakhri mencoba mengubah situasi. Pelatih berusia 53 tahun itu memasukan Hamsa Lestaluhu dan menarik Andre Oktaviansyah pada menit 67. Menambah gelandang dengan tipikal menyerang cukup efektif membawa perubahan.

Lini depan Indonesia semakin garang. Hingga pada menit ke-70, M. Supriadi dijatuhkan kiper Malaysia Abdul Alim Al Amri Ali di kotak penalti. Bagus yang menjadi algojo sukses memanfaatkan tendangan 12 pas itu.

Kemenangan ini juga menjadi pertama kalinya bagi timnas Indonesia U-16 atas Malaysia. Sebelumnya, dalam enam laga terakhir Indonesia selalu gagal menumbangkan Malaysia. Indonesia empat kali kalah, dan dua kali imbang. Kekalahan terkahir terjadi saat laga uji tanding di Johor, Malaysia. Indonesia tunduk 4-3.

”Akhirnya doa kami dari pemain, pelatih, dan seluruh rakyat Indonesia selama ini akhirnya dikabulkan oleh Tuhan,” ungkap Fakhri sembari melempar senyum.

Di sisi lain, pelatih Malaysia Raja Azlan Shah Raja So’ib mengakui keunggulan Indonesia. Bermain bertahan dan terus menerima serangan, diakui pelatih asli Malaysia itu anak asuhnya mengalami kelelahan.

”Pemain sudah tunjukan semangat juang yang tinggi. Gol yang terjadi juga akibat kesalahan komunikasi antara kiper dan pemain belakang,” ungkapnya.

Sebelum memastikan gelar juara, Indonesia harus menghadapi Thailand di final besok. Sebelum melangkah ke Final Thailand menumbangkan Myanmar di semifinal dengan skor tipis 1-0.

Di Piala AFF U-16, selain juara bertahan Vietnam yang gagal melaju ke semifinal, Thailand merupakan tim dengan tradisi paling kuat. Mereka tiga kali juara pada 2007, 2011, dan 2015. Mereka juga dua kali menjadi runner-up pada 2005 dan 2017. Sedangkan Indonesia baru sekali mencapai final pada 2013 dan kalah oleh Malaysia melalui adu penalti 2-3. (nia/gil/ham/jpg)

Berita Sebelumnya

Nomor 7 untuk Coutinho, bukan Malcom
Nomor 7 untuk Coutinho, bukan Malcom

Berita Berikutnya

Saatnya Juara Garuda Asia
Saatnya Juara Garuda Asia

Berita Sejenis

Liverpool vs Newcastle, Mane dan Salah Belum Akur

Liverpool vs Newcastle, Mane dan Salah Belum Akur

Duel Liverpool kontra Newcastle United menjadi laga pembuka Matchweek ke-5 Liga Premier, Sabtu (14/9) sore.


Ditundukan Persipura 2-0, Macan Kemayoran Semakin Terpuruk

Ditundukan Persipura 2-0, Macan Kemayoran Semakin Terpuruk

Langkah Persija Jakarta untuk keluar dari zona degradasi nampaknya belum menemui titik terang meski mereka sudah merekrut pemain anyar.


Gli Azzurri Belum Terbendung

Gli Azzurri Belum Terbendung

Kemenangan Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Italia belum terbendung hingga laga keenam Kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup J.


Skuat Timnas Indonesia Kalah Cepat dari Malaysia

Skuat Timnas Indonesia Kalah Cepat dari Malaysia

Timnas Indonesia gagal meraih kemenangan pada laga perdana putaran kedua Kual Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia atas Malaysia.


Timnas Indonesia vs Malaysia, Adu Gengsi Dua Jiran

Timnas Indonesia vs Malaysia, Adu Gengsi Dua Jiran

Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia senior bakal melakoni laga perdana pada putaran kedua Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia menghadapi Malays


Belum Move On, Alasan Sanchez Tinggalkan Manchester United

Belum Move On, Alasan Sanchez Tinggalkan Manchester United

Alexis Sanchez sudah resmi bergabung dengan klub raksasa Serie A Italia, Inter Milan.


Harga Tiket Timnas Kemahalan

Harga Tiket Timnas Kemahalan

PSSI merilis harga tiket laga Indonesia kontra Malaysia putaran kedua babak Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia Grup G, Kamis (5/9) depan.


Tak Ada Gol, Persija Gagal Balas Dendam

Tak Ada Gol, Persija Gagal Balas Dendam

Persija Jakarta nampaknya belum mampu membalas kekalahannya pada babak final Piala Indonesia 2018/19 atas PSM Makassar.


Dijamu Norwich City, Chelsea Wajib Menang

Dijamu Norwich City, Chelsea Wajib Menang

Sabar... sabar... sabar. Frank Lampard belum mencapai titik didihnya. Tak ada emosi di kamar ganti atau peristiwa selisih paham saat latihan.


Timnas Mulai Fokus Redam Malaysia

Timnas Mulai Fokus Redam Malaysia

Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonsia senior sudah memulai latihan perdananya di Stadion Pakansari, Cibinong Bogor sejak, Kamis (22/8) kemarin.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!