Sepakbola
Share this on:

Skuat Muda Inggris Jadi Korban Rasis Lagi

  • Skuat Muda Inggris Jadi Korban Rasis Lagi
  • Skuat Muda Inggris Jadi Korban Rasis Lagi

LEVSKI - Kualifikasi Euro 2020 kembali dicederai oleh aksi rasis. Dua orang menjadi korban dan dua kali laga dihentikan dalam laga Inggris kontra Bulgaria di Stadion Vasil Levski, Sofia, dini hari kemarin.

Sejak awal, potensi perilaku rasisme suporter Phantera Leo (sebutan Timnas Bulgaria) membuat timnas Inggris sedikit merinding. Ketakutan itu ternyata menjadi kenyataan. Meski pertandingan dimenangi The Three Lions (sebutan Inggris) dengan skor telak 6-0, namun laga sempat dihentikan dua kali di babak pertama oleh wasit.

Hinaan bernada rasial dari tribun suporter Bulgaria di menit 27 jalannya pertandingan, membuat Harry Kane dan kolega sempat gerah. Saat itu, Inggris telah lebih unggul 2-0 lewat Marcus Rashford di menit 7 dan sontekan gelandang Chelsea, Ross Barkley di menit 20.

Dilansir dari Dailymail, wasit Ivan Bebek asal Kroasia yang memimpin kemudian berdiskusi dengan sang kapten, Harry Kane. Sesaat kemudian, dia lalu menghubungi tim ofisial untuk menghentikan laga sementara.

"Perilaku rasial sudah dilarang di setiap pertandingan FIFA. Karena mengganggu laga ini, wasit memutuakan untuk menghentikan pertandingan," suara tim ofisial dari pengeras suara stadion disambut dengan gemuruh caci maki penonton Bulgaria.

Ya, penghentian laga masuk dalam protokol UEFA untuk menghadapi rasisme. Laga dihentikan selama 5-10 menit. Jika aksi rasisme tetap berlanjut, UEFA memberi kewenangan kepada wasit untuk meninggalkan lapangan sehingga laga dihentikan sepenuhnya.

Tak ingin keadaan semakin parah, fans Bulgaria berangsur tenang, laga kemudian dilanjutkan. Bukannya melempem atas persekusi rasial itu, gebrakan anak asuh Gareth Southgate makin membara. Lagi-lagi Ross Barkley kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat gol ketiganya ke gawang Bulgaria yang dijaga Plamen Iliev di menit 32.

Menit ke 44, game kemudian disetop kembali. Para suporter yang mayoritas mengenakan jaket hoodie hitam dan penutup wajah kembali melontarkan ujaran kebencian. Wasit Ivan Babek lalu meminta jeda selama satu menit.

Empat menit usai jeda, striker Manchester City Raheem Sterling kembali membuat malu fans Bulgaria. Assist Harry Kane berhasil dikonversikannya menjadi gol. Skor berubah menjadi 4-0. Meski diserbu aksi perundungan rasisme, Inggris mendominasi jalannya babak pertama lewat gol possesion hingga 64 persen. Sementara Bulgaria hanya 36 persen.

Setelah peluit babak kedua dibunyikan, Inggris terus melakukan inisiatif serangan. Di menit 51, Marcus Rashford berhadapan satu lawan satu dengan kiper Plamen Iliev. Sayang, tendangannya berhasil ditangkap oleh kiper Bulgaria tersebut.

Di menit 69, Harry Kane kembali menjadi playmaker berbahaya. Asistnya dari tengah lapangan sukses disambut Raheem Sterling menjadi gol kelima untuk Three Lions. Anak asuh Krasimir Balakov dibuat tak berdaya. Mereka tampak kelelahan menghadapi serangan balik Inggris.

Jika di tribun, Bulgaria mendapatkan tempat untuk mencela lawannya, namun di lapangan, semua sisi dikuasai oleh Inggris. Di menit 70, ball possesion diraiih Inggris dengan persentase hingga 72 persen.

Dua asisst sebenarnya sudah mendapuk nama Harry Kane sebagai man of the match dalam laga kemarin. Namun, ia tetap mencari celah untuk mencuri gol. Hingga di menit 85, aksi individunya berhasil mengecoh kiper Bulgaria dan mencatatkan namanya di papan skor.

Ini menjadi gol keenam Inggris atau terbanyak yang diberikan Inggris saat bertandang ke sejumlah negara di semenanjung Balkan. Setelah gol keenam Inggris, hampir setengah suporter yang memenuhi Stadion Vasil Levski telah meninggalkan tempat duduknya.

Usai laga, para suporter kembali melanjutkan aksi rasial. Mereka mengacungkan jari tengah dan menunjukkan gerakan salut Nazi ke arah lapangan. Sementara di luar lapangan, terjadi kericuhan antara kedua fans.

Sebelumnya, seorang suporter Inggris dilarikan ke rumah sakit sehari sebelum pertandingan karena lengannya patah. Ia diduga terlibat kerusuhan dengan suporter tuan rumah di sebuah bar di Kota Sofia.

Selain itu, otoritas kepolisian Bulgaria juga menemukan seorang pria tergeletak tak bernyawa. Otoritas Bulgaria juga belum mau berkomentar isu fans Bulgaria itu meregang nyawa, karena konsumsi obat-obatan.

Hasil tiga poin di Bulgaria makin mengokohkan posisi Three Lions di puncak grup A dengan 15 poin. Inggris mengemas 5 kemenangan dan 1 kekalahan. Pada pertandingan selanjutnya, Inggris akan menjamu Montenegro, Jumat (15/11) nanti. (fin/zul/tgr)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Ukrania Lolos, Portugal Tertahan
Ukrania Lolos, Portugal Tertahan

Berita Sejenis

Netizen Minta Pertahankan Coach Fakhri

Netizen Minta Pertahankan Coach Fakhri

Pelatih Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-19, Fakhri Husaini berpamitan usai membawa skuat Garuda Nusantara lolos ke putaran final Piala AFC U-19 202


Performa Arsenal Sedang Turun

Performa Arsenal Sedang Turun

Arsenal tengah mengalami kegamangan. Bagaimana tidak, dalam empat laga beruntun di semua ajang, skuat Unai Emery tak pernah merasakan kemenangan.


Mesin Gol PSM Makassar Belum Produktif

Mesin Gol PSM Makassar Belum Produktif

Tersisa sepuluh laga lagi yang harus dijalani PSM. Namun, mesin gol masih lesu.


Skuat Juventus Semakin Matang

Skuat Juventus Semakin Matang

Skuat arahan Maurizio Sarri pulang dengan kepala tegak dari lawatannya ke Stadion RZD Arena, Kamis (7/11) dinihari WIB.


Skuat Muda Mulai Menjanjikan

Skuat Muda Mulai Menjanjikan

Tak hanya hujan gol dan dua kartu merah, laga Chelsea vs Ajax, Rabu (6/11) dinihari kemarin, juga diwarnai sejumlah drama.


Timnas U19 vs Timor Leste, Garuda Muda Sangat Antuisias

Timnas U19 vs Timor Leste, Garuda Muda Sangat Antuisias

Pelatih timnas Indonesia U-19 Fakhri Husaini mengatakan anak asuhnya sudah tak sabar menjalani laga tersebut di Stadion Madya, Senayan, Rabu (6/11) hari ini.


Smalling Dibanderol 20 Juta Euro, Roma Nawar Setengahnya

Smalling Dibanderol 20 Juta Euro, Roma Nawar Setengahnya

Jendela transfer musim dingin masih dua bulan lagi. Momen ini dipakai klub Serie A membuat daftar dan melakukan pendekatan pemain incarannya.


Jangan Terlena Mr. The God Father!

Jangan Terlena Mr. The God Father!

Skuat Inter Milan asuhan Antonio Conte sukses mengalahkan Brescia 2-1, dini hari kemarin.


Tiga Pemain Timnas U19 Dicoret

Tiga Pemain Timnas U19 Dicoret

Pelatih Timnas U19 Fakhri Husaini telah memilih 23 pemain skuat Garuda Nusantara Kualfikasi Piala AFC U-19 di Jakarta, 6-10 November mendatang.


Tira Persikabo Masih Tertahan di Peringkat Lima

Tira Persikabo Masih Tertahan di Peringkat Lima

Tira Persikabo lagi-lagi gagal meraih poin penuh dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2019.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!