Sepakbola
Share this on:

Skuat Muda Mulai Menjanjikan

  • Skuat Muda Mulai Menjanjikan
  • Skuat Muda Mulai Menjanjikan

LONDON - Drama delapan gol tercipta ketika Chelsea menjamu Ajax Amsterda pad matchday keempat Grup H Liga Champions 2019/2020 di Stamford Bridge, London, Inggris, Rabu (6/11) kemarin, dinilai cukup melelahkan bagi The Blues.

Tuan rumah dipaksa untuk mengejar ketertinggalan, setelah Ajax berhasil unggul 1-4. Alhasil, Chelsea berhasil mengejar keteringgalan itu menjadi 4-4 usai dua pemain ajax dihukum kartu merah. Empat gol Chelsea sendiri diciptakan oleh, Jorginho (4'P, 71'P), Cesar Azpilicueta (63') dan James Reece (74'). Sedangkan, empat gol tim tamu dicetak oleh Tammy Abraham (2'), Quincy Promes (20'), Kepa Arrizabalaga (35'OG) dan Donny van de Beek (55').

Tak hanya hujan gol dan dua kartu merah bagi pemain Ajax, laga big match ini juga diwarnai sejumlah drama. Drama lainnya ialah Chelsea yang berhasil berbalik unggul 5-4 atas tamunya. Sayang, gol itu terpaksa di anulir wasit, lantaran VAR menilai Abraham lebih dulu melakukan pelanggaran handball.

Banyaknya drama dalam pertandingan itu, membuat manajer Chelsea, Frank Lampard menilai penagalaman paling gila dalam karirsnya sebagai pelatih. Terlepas dari kontroversi VAR dan kartu merah, Lampard senang dengan semangat juang Jorginho dkk.

Ajax Amsterdam sempat memimpin 4-2 hingga menit ke-63. Namun, ada kejadian selama 60 detik yang mengubah harapan De Amsterdammers. Dua pemain Ajax diganjar kartu merah hanya dalam tempo 60 detik.

Tekel Daley Blind kepada Tammy Abraham pada menit ke-68 membuatnya mendapat kartu kuning kedua, alias dapat kartu merah. Kemudian sepakan Callum Hudson-odoi pada menit ke-69 mengenai tangan Joel Veltman di kotak penalti yang berujung gol penalti Jorginho.

Hal itu membuat Veltman melayangkan protes yang berakibat kartu kuning kedua, alias juga kena kartu merah. Tak pelak, Ajax Amsterdam bermain dengan sembilan pemain hingga pertandingan usai. Kejadian itu mengubah jalannya laga dan berujung lahirnya dua gol balasan The Blues.

"Hari ini gila. Saya kira tidak banyak yang bisa dibandingkan dengan era saya. Saya tahu kami pernah bermain 4-4 dengan Liverpool dan beberapa laga gila, tapi ada kartu merah dan juga VAR. VAR jelas hal baru dan kami mulai terbiasa. Saya bukan satu-satunya manajer yang bicara soal itu setiap pekan," ujar Lampard seperti dilansir Sky Sports.

"Saya tidak bisa membahasnya (soal keputusan wasit) hari ini karena, pertama, saya harus melihat lagi dengan kepala dingin dan kedua, ketika Anda di pinggir lapangan, sangat sulit untuk langsung memahaminya," tambah Lampard.

Di menit terakhir, Chelsea sebetulnya sukses mencetak gol kelima. Cesar Azpilicueta mencatatkan namanya di papan skor kedua kalinya dan telah berselebrasi. Namun, VAR menganulir gol tersebut. Sebelum kapten Chelsea tersebut menendang ke arah gawang Ajax Amsterdam, bola terlebih dahulu mengenai tangan Tammy Abraham.

"Kesampingkan VAR dan kartu merah dan yang saya pikirkan adalah kami dan semangat yang kami tunjukkan. Karakter adalah sesuatu yang saya sukai dan saya kira fans juga demikian. Kami jelas perlu lebih rapat tapi dengan semangat itu kami bisa melangkah jauh," tambahnya.

Disisi lain, pelatih Ajax Amsterdam, Erik ten Hag sangat memuji penampilan anak asuhnya yang bermain begitu apik. Erik mengatakan bahwa 'satu momen dalam sepak bola bisa merubah semuanya'. hal itu ia katakan mengomentri dua kartu meraih yang diterima oleh anak asuhnya.

Ya, harapan Ajax untuk menyegel poin penuh memang harus terkubur dalam-dalam setelah malapetaka datang di babak kedua. Ajax dipaksa bermain dengan sembilan pemain karena wasit mengganjar kartu kuning kedua untuk Daley Blind dan Joel Veltman.

"Saya pikir itu pelanggaran terhadap Daley Blind dan dari sana dia melakukan pelanggaran karena dia dilanggar. Kemudian handball dan penalti, lalu dua kartu merah untuk Daley Blind lalu Joel Veltman, saya pikir kami dihukum beberapa kali" ucap Erik, dilansir dari Daily Mail.

"Saya pikir ketika kami melawan Chelsea kami bisa meraih empat poin, namun karena keadaan tidak berpihak kami hanya mendapatkan satu poin," tambahnya.

Meski demikian, Erik Ten Hag merasa bahwa timnya sudah bermain dengan baik dan dirinya tetap positif di sisa pertandingan penyisihan grup ini. "Kami memiliki dua pertandingan selanjutnya untuk tetap berada di Liga Champions setelah musim dingin, dan kami pantas mendapatkan itu," tuntasnya.

Dengan hasil pertandingan itu, Chelsea tetap bertahan runner up Grup H Liga Champions 2019/2020 dengan raihan tujuh poin. Sementara itu, Ajax masih duduk di pemuncak klasemen dengan perolehan angka yang sama, namun unggul di gol tandang. (gie/zul/fin/tgr)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Hadapi Iran, Seleksi Terakhir Skuat Inti Timnas U23

Hadapi Iran, Seleksi Terakhir Skuat Inti Timnas U23

Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-23 bakal menggelar dua kali laga uji coba menghadapi Timnas Iran U-23.


Sterling Dicoret dari Skuat Inggris saat haddapi Montenegro

Sterling Dicoret dari Skuat Inggris saat haddapi Montenegro

Persaingan pemain Manchester City dan Liverpool di Premier League berimbas buruk bagi tim nasional Inggris.


Ronaldo-Sarri Mulai Tak Harmonis

Ronaldo-Sarri Mulai Tak Harmonis

Juventus baru saja sukses mengalahkan Milan dengan skor tipis 1-0. Gol penentu kemenangan dicetak Paulo Dybala di menit 77.


Netizen Minta Pertahankan Coach Fakhri

Netizen Minta Pertahankan Coach Fakhri

Pelatih Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-19, Fakhri Husaini berpamitan usai membawa skuat Garuda Nusantara lolos ke putaran final Piala AFC U-19 202


Performa Arsenal Sedang Turun

Performa Arsenal Sedang Turun

Arsenal tengah mengalami kegamangan. Bagaimana tidak, dalam empat laga beruntun di semua ajang, skuat Unai Emery tak pernah merasakan kemenangan.


Skuat Juventus Semakin Matang

Skuat Juventus Semakin Matang

Skuat arahan Maurizio Sarri pulang dengan kepala tegak dari lawatannya ke Stadion RZD Arena, Kamis (7/11) dinihari WIB.


Cervenobili Bikin Frustasi, Barcelona Mulai Membosankan

Cervenobili Bikin Frustasi, Barcelona Mulai Membosankan

Duel Barcelona vs Slavia Praha di Camp Nou, dini hari kemarin WIB, penuh Banyolan dan membosankan..


Timnas U19 vs Timor Leste, Garuda Muda Sangat Antuisias

Timnas U19 vs Timor Leste, Garuda Muda Sangat Antuisias

Pelatih timnas Indonesia U-19 Fakhri Husaini mengatakan anak asuhnya sudah tak sabar menjalani laga tersebut di Stadion Madya, Senayan, Rabu (6/11) hari ini.


Sihir Lampard Mulai Manjur

Sihir Lampard Mulai Manjur

Di tangan Frank Lampard, The Blues menang tujuh laga away secara berturut-turut sejak tahun 1989.


Jangan Terlena Mr. The God Father!

Jangan Terlena Mr. The God Father!

Skuat Inter Milan asuhan Antonio Conte sukses mengalahkan Brescia 2-1, dini hari kemarin.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!