Sepakbola
Share this on:

Tak Sabar Jajal Barcelona

  • Tak Sabar Jajal Barcelona
  • Tak Sabar Jajal Barcelona

Ross Barkley.

**** - Sepanjang karirnya, Ross Barkley tak pernah merasakan atmosfer Liga Champions. Kesempatan itu akhirnya datang setelah dia resmi bergabung dengan Chelsea.

Dia bisa diturunkan saat The Blues menghadapi Barcelona pada babak 16 besar Liga Champions. ''Saya ingin jadi bagian klub ini untuk mengalahkan Barca seperti tahun-tahun sebelumnya,'' kata Barkley ke Chelsea TV.

Barkley tak ingin kesempatan itu pergi. Apalagi dengan ancaman cedera. Barkley pernah dibekap cedera hamstring pada awal musim ini. ''Saya ingin jadi starter, lupakan soal cedera. Saya coba untuk merangkai sukses di sini,'' lanjut gelandang 24 tahun itu.

Barkley terakhir kali bermain di pentas Eropa pada musim 2014-2015. Saat itu, dia empat kali tampil di Europa League. Sekali di fase grup, sekali di babak 32 besar dan dua kali di dua leg Babak 16 Besar menghadapi Dynamo Kiev.

Sayangnya, laju Everton kala itu harus terhenti di babak 16 besar. Dan, Barkley tidak ingin apa yang menimpa dirinya bersama The Toffees tiga tahun lalu terulang musim ini. Dia ingin mencapai lebih dari 16 besar.

''Saya ingin memenangi segalanya saat saya di sini, dan bisa berkompetisi di semua trofi-trofi terhebat. Tujuan saya di sini adalah untuk menjadi pemenang,'' kata pemain skuad Inggris U-17 saat menjuarai Euro 2010.

Tapi, apa Chelsea bisa? ''Tim ini sudah melakukannya dengan baik. Teman-teman sudah menunjukkan laju yang bagus. Terutama ketika melalui sulitnya periode Natal dan Tahun Baru. Semoga saya di sini bisa menjadi tambahan yang bagus bagi skuad ini, dan melanjutkan sukses ini,'' tambahnya. (ren/bas/jpg)

Berita Sebelumnya

Barca Beli Coutinho Rp2,58 Triliun
Barca Beli Coutinho Rp2,58 Triliun

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Seleksi Rampung, Timnas U-19 Mulai Fokus

Seleksi Rampung, Timnas U-19 Mulai Fokus

Pelatih Timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri mulai menegaskan rencana matangnya untuk tak lagi melakukan seleksi pemain dan memilih okus pada pemantapan tim.


Messi Tak Yakin Argentina Bisa Juara di Rusia

Messi Tak Yakin Argentina Bisa Juara di Rusia

Rencana Lionel Messi untuk gantung sepatu bakal sulit dihentikan, utamanya bila dua gagal lagi di Piala Dunia 2018.


Tak Ingin Bernasib seperti Three Lions

Tak Ingin Bernasib seperti Three Lions

Memiliki generasi emas memang memperbesar kans berbicara banyak di major event. Namun, bukan berarti sudah digaransi trofi.


Sebelum Bermain, Pemain Sriwijaya FC Tak Boleh Kekenyangan

Sebelum Bermain, Pemain Sriwijaya FC Tak Boleh Kekenyangan

Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan terus melakukan evaluasi kondisi pemainnya selama Ramadan.


Selamat Tinggal Generasi Milenial

Selamat Tinggal Generasi Milenial

La Liga 2017-2018 sudah berakhir kemarin WIB (21/5). Barcelona pun telah jadi juaranya setelah mengangkat trofi juara La Liga ke-25-nya di Camp Nou, Barcelona.


Florian Thauvin Tersubur dalam Seperempat Abad

Florian Thauvin Tersubur dalam Seperempat Abad

Sejak penyerang Alen Boksic mencetak 22 gol di Ligue 1 musim 1992-1993 lalu untuk Olympique Marseille tak ada satupun pemain Marseille bisa menyamai capaian itu


Villareal Optimis Jegal Rekor Barcelona

Villareal Optimis Jegal Rekor Barcelona

Barcelona diambang kesempurnaan pada musim ini di La Liga.


Drama dan Kontroversi El Clasico Jilid II

Drama dan Kontroversi El Clasico Jilid II

El Clasico jilid II Barcelona menghadapi seterunya, Real Madrid, Senin (7/5) dinihari, di Camp Nou memang hanya berakhir 2-2.


Tak Mudah Taklukan Serigala

Tak Mudah Taklukan Serigala

Mohamed Salah tak pernah gentar melawan klub mana pun.


Spurs Optimis, United Tak Takut

Spurs Optimis, United Tak Takut

Tottenham Hotspur 27 tahun tak pernah menyentuh final Piala FA.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!