Sepakbola
Share this on:

Tetap waspadai Estonia, Meski Bukan Lawan Sepadan

  • Tetap waspadai Estonia, Meski Bukan Lawan Sepadan
  • Tetap waspadai Estonia, Meski Bukan Lawan Sepadan

MAINZ - Timnas Jerman akan meladeni Estonia di Opel Arena, Mainz, dalam lanjutan Kualifikasi Euro 2020 Grup C, Rabu (12/6). Di atas kertas, tim Joachim Loew itu tak akan kesulitan menantang Estonia.

Di klasemen sementara Grup C, Jerman berada di peringkat kedua di bawah Irlandia Utara dengan 6 poin hasil dua kali laga. Di pertandingan pertama (24/03/2019), Manuel Neuer dan kawan-kawan sukses menghukum tuan rumah Belanda dengan skor 3-2. Jerman menggelontor gawang Belanda lewat gol-gol yang dilesakkan Leroy Sane, Serge Gnabry dan Nico Schulz.

Jerman kembali memetik hasil sempurna saat melawat ke markas Belarusia (08/06/2019) dan mencatat kemenangan dengan skor 2-0. Pasukan Joachim Loew menang melalui gol-gol Sane dan Marco Reus.

Kali ini, Jerman bertindak sebagai tuan rumah. Jerman diprediksi bakal menang dengan margin gol yang lumayan besar. Leroy Sane yang diplot Loew menggantikan peran Mario Gomez di depan mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

Sane kini menjelma menjadi bomber menakutkan bagi barisan pertahanan lawan. Mencatat 4 gol dalam 5 penampilan terakhirnya bersama Jerman, menjadi bukti bahwa Sane adalah bomber potensial yang wajib diwaspadai Estonia.

Selain Sane, dua pemain lainnya juga tak kalah mengerikan. Reus dan Werner adalah pemain berbahaya yang menjadi tandem Sane di depan. "Kami menginginkan kemenangan dari setiap laga yang kami jalani. Ini tidak mudah, tapi kami akan melaluinya," kata pelatih Jerman Joachim Loew di BBC.

Jerman memenangi 13 laga terakhirnya di babak kualifikasi baik itu di Piala Dunia dan EURO. Catatan ini menyamai rekor yang mereka ukir antara 2010 dan 2012. Jerman juga memenangi dua pertandingan pertamanya, sedangkan Estonia masih tanpa poin hingga pertandingan kedua mereka.

Estonia selalu kalah dalam dua pertandingan awal. Setelah menyerah 0-2 dari Irlandia Utara, Konstantin Vassiljev, dan kawan-kawan kalah 1-2 saat menjamu Irlandia Utara.

Dan yang perlu digarisbawahi, duel dinihari nanti akan menjadi pertemuan pertama Jerman dan Estonia sejak 1939. Jerman belum pernah gagal mengalahkan Estonia. Kali ini pun Jerman sepertinya masih jauh terlalu kuat buat sang peringkat 96 FIFA.

Estonia selalu kalah dalam 5 laga terakhirnya di kualifikasi EURO. Mereka telah kebobolan 8 gol dan hanya mencetak 1 gol. Jerman memiliki rekor 100 persen melawan Estonia, memenangi 3 pertemuan sebelumnya dengan agregat 11-1. (wsa/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Hasil Undian Kualifikasi Piala Dunia 2022, Bukan Mini AFF

Hasil Undian Kualifikasi Piala Dunia 2022, Bukan Mini AFF

Konfederasi sepak bola tertinggi di Asia (AFC) telah melakukan pengundian pembagian grup kualifikasi Piala Dunia 2022.


Bukan ke Juventus, Trippier Lebih Pilih Atletico

Bukan ke Juventus, Trippier Lebih Pilih Atletico

Sempat digosipkan akan bergabung denganJuventus, namun bek Tottenham Kieran Trippier malah bergabung ke Atletico Madrid.


Hai Yamaha, Quartararo Ingin Lebih!

Hai Yamaha, Quartararo Ingin Lebih!

Meski mengendari Yamaha YZR-M1 dengan spek terendah, Fabio Quartararo ternyata mampu tampil menggila di paruh pertama musim balap MotoGP 2019.


Griezmann Bukan Sekadar Pelapis

Griezmann Bukan Sekadar Pelapis

Bagi Atletico Madrid, kedatangan Antoine Griezmann ke kandang musuh bebuyutanya, Barcelona adalah satu dari sekian rahasia yang harus dipendam dalam-dalam.


Bale Tolak Gaji Rp21 Miliar dari Klub Tiongkok

Bale Tolak Gaji Rp21 Miliar dari Klub Tiongkok

Masa depan Gareth Bale di Real Madrid makin tak menentu. Dia bukan pilihan Zinedine Zidane.


Kalah 5-0 di Fase Grup, Bukan Jaminan Brasil Menang vs Peru di Final

Kalah 5-0 di Fase Grup, Bukan Jaminan Brasil Menang vs Peru di Final

Datang dengan status tak diunggulkan, Peru menyegel satu tempat tersisa di final untuk bertemu dengan tuan rumah Brasil.


Moncer bersama Cile, United Tetap Jual Sanchez

Moncer bersama Cile, United Tetap Jual Sanchez

Alexis Sanchez kembali menemukan permainan terbaiknya bersama timnas Cile di Copa America 2019.


Lampard Bukan Satu-satunya Kandidat Pelatih Baru Chelsea

Lampard Bukan Satu-satunya Kandidat Pelatih Baru Chelsea

Penasihat Teknik dan Performa Chelsea, Petr Chech, mengatakan, Frank Lampard bukanlah satu-satunya kandidat sebagai manajer klub.


Peru Waspadai Suarez

Peru Waspadai Suarez

Uruguay dengan 15 gelar Copa America menjadi salah satu favorit juara tahun ini bersama Brasil, Argentina dan Cile.


Lebih Dijagokan, Argentina Tetap Waspadai Kekuatan Venezuela

Lebih Dijagokan, Argentina Tetap Waspadai Kekuatan Venezuela

Penampilan Argentina di Copa America 2019 sejauh ini masih jauh dari kata memuaskan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!