Sepakbola
Share this on:

The Blues Muda Makin Trengginas

  • The Blues Muda Makin Trengginas
  • The Blues Muda Makin Trengginas

LONDON - Usia Tammy Abraham baru 21 tahun 347 hari saatt menciptakan hattrick ke gawang Wolverhampton Wanderers di Stadion Molineux, Sabtu (14/9) sore. The Wolves terpaksa menyerah 5-2 di depan mata supporternya sendiri. Abraham bersama Mason Mount dan Fikayo Tomori menjadi barisan muda Chelsea paling trengginas malam itu.

Penampilan apik Abraham menjadi sorotan. Perolehan golnya menyamai rekor Cristiano Ronaldo dan Dele Alli yang mencetak brace dalam tiga laga Liga Premier secara beruntun.

Dalam laga ini, Abraham berhasil mengamankan tujuh duel udara. Tiga dari empat tendangannya mampu merobek gawang Wolves yang dijaga Patricio. Penampilannya di Molineux menjadi pembuktian kepada kelompok rasis The Blues usai kalah adu penalti dari Liverpool dalam Piala Super UEFA, pertengahan bulan lalu.

Abraham memang jauh dari hingar bingar perburuan wonderkid di blantika Liga Eropa. Kendati demikian, Abraham ternyata menuliskan banyak rekor dan catatan istimewa. Di skala lokal, Abraham menjadi pemain Inggris termuda yang mencetak hat-trick bagi Chelsea di Premier League, setelah Gavin Peacock dan Frank Lampard yang kini menjadi pelatihnya.

Rekor istimewa juga mengukir namanya sebagai pemain pertama yang mencetak hat-trick dan gol bunuh diri dalam sejarah Chelsea dan Premier League. Dalam pertandingan itu, Abraham juga menceploskan gol bunuh diri ke gawang Chelsea, lima menit usai dirinya menciptakan hattrick.

Kemenangan Chelsea tidak hanya disematkan kepada Abraham seorang. Pujian juga patut diberikan kepada pencetak gol pertama Chelsea, Fikayo Tomori. Dilansir dari Whoscored, bek ini merupakan pemain yang banyak melakukan tekel (tiga kali sapuan) dengan keberhasilan 75 persen.

Sementara gelandang muda Chelsea Mason Mount patut diberi jempol. Ia berhasil memenangkan lima kali dribel dengan tingkat keberhasilan 83 persen. Mount juga melakukan enam kali percobaan dribel ke jantung pertahanan Wolves.

Pelatih Chelsea Frank Lampard banyak memainkan pemain muda (dibawah 22 tahun) di semua lini. Hasilnya, Chelsea menjadi satu-satunya tim Premier League yang 11 gol pembuka musimnya berasal dari pemain berusia di bawah 22 tahun. Menariknya semua gol berasal dari pemain jebolan akademi sendiri.

"Mereka sudah bermain luar biasa. Khususnya Fikayo Tomori. Dia sudah bekerja sangat keras dari titik awalnya hingga sekarang, itu luar biasa," ujar Lampard usai laga versus Wolves, Sabtu kemarin.

"Juga Tammy Abraham dan Mason Mount. Kami sedang mencoba memberikan kesempatan untuk para pemain muda dan mereka mencetak gol-gol, memaksimalkan peluang-peluang, dan menunjukkan ke kami kenapa kami harus terus memasukkan mereka ke tim," sambungnya.

Hingga pekan kelima, The Blues berada di urutan ketiga dalam perolehan tembakan ke gawang sebanyak 16,6 kali tembakan pertandingan. Dibawah Man City (20,4) dan Liverpool (18,2). Secara overall, lini serang sayap kiri paling banyak menyumbangkan gol (41 persen). Rata-rata penguasaan bola di atas 50 persen (54,5 persen) dengan kesuksesan operan hingga 84 persen. (fin/zul/tgr)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Duo Milan Berebut Nemanja Matic
Duo Milan Berebut Nemanja Matic

Berita Sejenis

Skuat Muda Mulai Menjanjikan

Skuat Muda Mulai Menjanjikan

Tak hanya hujan gol dan dua kartu merah, laga Chelsea vs Ajax, Rabu (6/11) dinihari kemarin, juga diwarnai sejumlah drama.


Timnas U19 vs Timor Leste, Garuda Muda Sangat Antuisias

Timnas U19 vs Timor Leste, Garuda Muda Sangat Antuisias

Pelatih timnas Indonesia U-19 Fakhri Husaini mengatakan anak asuhnya sudah tak sabar menjalani laga tersebut di Stadion Madya, Senayan, Rabu (6/11) hari ini.


Sihir Lampard Mulai Manjur

Sihir Lampard Mulai Manjur

Di tangan Frank Lampard, The Blues menang tujuh laga away secara berturut-turut sejak tahun 1989.


Skuat Muda Inggris Jadi Korban Rasis Lagi

Skuat Muda Inggris Jadi Korban Rasis Lagi

Kualifikasi Euro 2020 kembali dicederai oleh aksi rasis. Dua orang menjadi korban dan dua kali laga dihentikan dalam laga Inggris kontra Bulgaria di Stadion Vas


Republik Ceko vs Inggris, Ajang Unjuk Gigi Skuat Muda

Republik Ceko vs Inggris, Ajang Unjuk Gigi Skuat Muda

Baru setengah perjalanan, Inggris punya kans besar untuk lolos dari kualifikasi Euro 2020.


Koeman Tak Ragukan De Ligt

Koeman Tak Ragukan De Ligt

Pelatih Tim Nasional Belanda Ronald Koeman tak meragukan kemampuan bek muda, Matthijs de Ligt.


Willian Belum Habis The Blues!

Willian Belum Habis The Blues!

Masa kejayaan Willan Borges belumlah usai. Penampilan pemain 31 tahun tetap impresif bersama para talenta muda Chelsea di matchday kedua Liga Champions Grup H.


Arsenal vs Standard Liege, Kesempatan Oezil

Arsenal vs Standard Liege, Kesempatan Oezil

Momentum Liga Eropa menjadikan Arsenal makin tertatih-tatih merangkai track kemenangannya di Liga Premier.


Liverpool vs Salzburg, Klopp Waspadai Skuat Muda Salzburg

Liverpool vs Salzburg, Klopp Waspadai Skuat Muda Salzburg

Anfield memang angker bagi lawan dan terus memberikan kesenangan bagi Kopites, sebutan fans Liverpool.




Berita Hari Ini

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!