Sepakbola
Share this on:

Timnas Dapat Pelajaran Berharga dari Negeri Kanguru

  • Timnas Dapat Pelajaran Berharga dari Negeri Kanguru
  • Timnas Dapat Pelajaran Berharga dari Negeri Kanguru

JAKARTA - Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia senior melakukan persiapannya menjelang laga uji coba internasional menghadapi Myanmar 25 Maret 2019, mendatang. Diketahui, skuad Garuda kini sedang berada di Australia untuk menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) di bawah asuhan pelatih Simon McMenemy.

Di Negeri Kangguru itu, Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan melakoni laga uji coba dengan klub lokal Perth Glory. Menurut info yang didapat, Perth Glory FC adalah klub sepak bola profesional yang berbasis di Perth, Australia Barat. Klub ini bermain di A-League.

Dalam laga uji coba itu, skuad Garuda -pun tampil perkasa dengan menggasak klub tuan rumah dengan skor 3-1 dalam pertandingan yang digelar di lapangan Litis Stadium, Australia, Rabu (13/3). Di babak pertama, pelatih Simon McMenemy, menurunkan pemain-pemain seperti, Teja Paku Alam (Semen Padang) sebagai penjaga gawang, Yustinus Pae (Persipura), Otavio Dutra (Persebaya), Fachrudin Aryanto (Madura United) dan Ruben Sanadi (Persebaya) untuk lini belakang.

Sedangkan, di lini tengah Simon mempercayakan kepada Zulfiandi (Madura United), Evan Dimas (Barito Putra), Wahyu Subo Seto (Bhayangkara FC). Sementara untuk lini depan, ada Stefano Lilipaly ( Bali United), Dedik Setiawan (Arema FC) dan Greg Nwokolo (Madura United).

Menurut informasi yang dihimpun Fajar Indonesia Network (FIN) dari situs resmi PSSI, Timnas Indonesia senior sempat tertinggal lebih dulu lewat gol yang dicetak oleh Henry Hore di menit ke-41. Skor 1-0 untuk tim rumah pun bertahan hingga turun minum.

Di waktu istirahat, Simon mencoba meracik ulang sekuat yang akan diturunkan di babak kedua. Tercatat, di babak kedua itu, Simon merubah komposisi pemain mulai dari penjaga gawang hingga pemain depannya.

Ya, di babak kedua yang menggunakan pola strategi 3-4-3 itu, Simon menurunkan, Andritany Ardhiyasa (Persija) sebagai penjaga gawang. Manahati Lestusen (PS Tira Persikabo), Ricky Fajrin (Bali United) dan Arthur Bonai (PSIS), dipercayaka menjaga benteng pertahanan.

Sementara, untuk lini tengah, Simon menurunkan Rizky Pellu (PSM), Novri Setiawan (Persija), Andik Vermansyah (Madura United) dan Zulfiandi yang masih dipertahankan hingga babak kedua ini. Sedangkan untuk lini depan, Simon merubah semuanya pemain sebelumnya seperti Lilipaly, Greg dan Dedik, digantikan dengan Muhammad Rahmat (PSM), Ilija Spasojevic (Bali United) dan Febri Haryadi (Persib).

Strategi itu berhasil dijalankan. Pasalnya di babak kedua, skuad Garuda berhasil menceploskan tiga gol ke gawang Perth Glory FC. Menariknya, ketiga gol itu diciptakan M Rahmat di menit ke-67, 81, dan 88.

Menanggapi hal ini, Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy mengaku senang dengan hasil laga uji coba tersebut. Dia senang lantaran timnya mendapatkan lawan uji coba yang dinilainya bermain cukup baik dengan pola permainan cepatnya.

"Kita cukup beruntung dapat lawan bertanding seperti Perth Glory. Mereka bermain sangat cepat. Saya sangat senang dengan pertandingan ini," ujar Simon seperti dikutip dari situs resmi PSSI, Rabu (13/3) kemarin.

Lebih lanjut, pelatih asal Skotlandia itu juga mengakui bahwa timnya sempat kesulitan untuk mengembangkan permainan di babak pertama. Namun, hal tersebut bisa diatasi dengan adanya perombakan komposisi pemain di babak kedua.

"Di babak kedua kita juga memainkan tempo cepat. Para pemain juga membuat keputusan yang bagus. Banyak hal positif yang kami dapat dari pertandingan ini," jelas Simon.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh pencetak tiga gol Timnas Indonesia, M Rahmat. Pemain PSM itu mengaku tiga gol yang dicetaknya itu tak lepas dari kerja sama apik timnya dalam laga tersebut. Ia mengaku masih banyak kekurangan yang harus terus di ditingkatkan lagi terhadap Timnas Indonesia khususnya untuk dirinya sendiri.

"Sangat senang bisa memberikan sumbangan gol. Ini hasil latihan yang cukup baik walaupun masih banyak hal yang harus kita perbaiki. Oleh sebab itu, kita akan latihan lebih keras lagi,” tutur Rahmat.

Sementara itu, asisten pelatih Perth Glory, Richard Garcia mengaku mendapat pelajaran berharga dari laga uji coba tersebut. Ia juga mengaku terkejut engan penampilan para pemain Indonesia yang tidak pantang menyerah meski sudah tertinggal lebih dulu di babak pertama.

"Mereka (Timnas Indonesia) mampu merespons setelah tertinggal (lebih dulu). Ini menunjukkan kualitas tim yang bagus," ujar Garcia.

Seperti diketahui, uji coba ini tak lepas dari bagian persiapan Timnas Indonesia menjelang laga uji coba internasional yang masuk dalam kalender FIFA (FIFA Match Day) melawan Myanmar.

Pertandingan yang akan berlangsung pada 25 Maret 2019 di Stadion Mandala Thiri, Myanmar itu sangat penting bagi kedua tim. Karena hasil dari laga tersebut mampu memperbaiki peringkat keduanya di ranking FIFA. (gie/fin/wsa/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Ronaldo Itu Bukan Manusia
Ronaldo Itu Bukan Manusia

Berita Sejenis

Dikalahkan Thailand 4-0, Timnas U-23 Harus Sapu Bersih Dua Sisa Laga

Dikalahkan Thailand 4-0, Timnas U-23 Harus Sapu Bersih Dua Sisa Laga

Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia gagal meraih kemenangan di laga perdana babak penyisihan Grup K Kualifikasi Piala AFC U-23 2020.


Jelang Lawan Thailand, Status Ezra Walian Masih Menggantung

Jelang Lawan Thailand, Status Ezra Walian Masih Menggantung

Hingga, Kamis (21/3) kemarin, pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23, Indra Sjafri belum menentukan 23 pemain yang akan berlaga di Kualifikasi Piala AFC U


Timnas U-23 Optimis Kalahkan Thailand U-23

Timnas U-23 Optimis Kalahkan Thailand U-23

Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-23 bakal menjalani laga perdana babak Kualifikasi Piala AFC U-23 2020 Grup K menghadapi Thailand U-23.


Dikaitkan dengan Inter, Mourinho Mulai Capai Nganggur

Dikaitkan dengan Inter, Mourinho Mulai Capai Nganggur

Sudah lebih dari tiga bulan pascadipecat manajemen Manchester United, Jose Mourinho masih saja jobless alias jadi pengangguran.


Hari Ini, Indra Sjafri Coret Satu Pemain Timnas U-23 Lagi

Hari Ini, Indra Sjafri Coret Satu Pemain Timnas U-23 Lagi

Pelatih Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-23, Indra Sjafri belum memutuskan 23 pemain yang akan berlaga di Kualifikasi Piala AFC U-23 2020.


Timnas U-23 Siap Terbang ke Vietnam

Timnas U-23 Siap Terbang ke Vietnam

Timnas Indonesia U-23 semakin matang. Saat ujicoba melawan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (17/3), Timnas U-23 menang meyakinkan 3-


Saddil Mulai Ikut Latihan, Egy Masih Ditunggu

Saddil Mulai Ikut Latihan, Egy Masih Ditunggu

Dua pilar Timnas U-23, Saddil Ramdani dan Egy Maulana Vikri yang kini bermain di luar negeri siap membela Merah Putih.


Timnas U-22 Mulai Benahi Stamina

Timnas U-22 Mulai Benahi Stamina

Timnas U-22 pekan ini akan memfokuskan untuk membenahi stamina pemain.


Tersingkir di Santiago Bernabeu, Musim Terburuk Real Madrid

Tersingkir di Santiago Bernabeu, Musim Terburuk Real Madrid

Juara bertahan Real Madrid tersingkir secara menyakitkan dari Liga Champions musim ini.


Sani Rizki Fauzi dan Awan Setho Naik Pangkat

Sani Rizki Fauzi dan Awan Setho Naik Pangkat

Dua penggawa Timnas U-22, Sani Rizki Fauzi dan Awan Setho tampaknya benar-benar akan sumringah pekan ini.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!