Sepakbola
Share this on:

Timnas U-16 Hapus TC Jangka Panjang

  • Timnas U-16 Hapus TC Jangka Panjang
  • Timnas U-16 Hapus TC Jangka Panjang

**** - Tugas Timnas U-16 sudah tuntas setelah tersingkir di perempat final Piala AFC U-16 2018. Namun, David Maulana dkk masih punya masa depan. PSSI, Kemenpora dan ofisial timnas U-16 berkomitmen untuk merawat talenta-talenta terbaik sepak bola Indonesia itu hingga level senior.

PSSI sudah menyiapkan wadah kompetisi bagi para pemain. Yakni level kompetisi elit melalui Liga 1 Elite Pro Academy, dan amatir via Piala Suratin. Juga, kompetisi yang digelar Kemenpora (Liga Menpora) ataupun pihak swasta yang lain.

“Anak-anak akan kembali ke klub dan berkompetisi dengan rekan yang lain,” terang Ratu Tisha Destria, Sekjen PSSI di kantor Kemenpora, kemarin (3/10).

Pemusatan latihan timnas di kelompok usia juga tidak akan berlangsung dalam jangka panjang. “Sebulan aja itu sudah paling lama,” kata Tisha. “Pembinaan sekarang areanya di kompetisi, lalu di timnas tinggal finishing,” lanjutnya.

Pemain menyambut positif kebijakan tersebut. Hal itu disampaikan Rendy Juliansyah. Menurutnya, pemusatan latihan yang lama kerap membuat bosan. “Lebih baik memang kami berkompetisi, kalau saya ingin main di luar negeri. Untuk saat ini kesempatan dan pengalaman yang ingin saya cari,” bebernya. (nap/bas/jpg)

Berita Sebelumnya

Mou Copot Pogba dari Wakil Kapten
Mou Copot Pogba dari Wakil Kapten

Berita Berikutnya

Gomez: Kami Ingin Profesional
Gomez: Kami Ingin Profesional

Berita Sejenis

Pensiun Tidak Memandang Usia

Pensiun Tidak Memandang Usia

Kembali dari cedera panjang biasanya disikapi dengan antusias oleh pesepakbola. N


Juara Liga 2, Seto Sebut Kontribusi Danilo

Juara Liga 2, Seto Sebut Kontribusi Danilo

Wasit belum meniup peluit panjang. Namun, flare sudah menyala di hampir seluruh tribun Stadion Pakansari, Bogor, tadi malam.


Tahun Depan, Belanda Harus Kerja Keras

Tahun Depan, Belanda Harus Kerja Keras

Entah mimpi apa Ronald Koeman. Dua hari terakhir, dia selalu menerima kabar kurang menyenangkan terkait tugasnya sebagai tacticus timnas Belanda.


Rapat Exco PSSI tanpa Ketum

Rapat Exco PSSI tanpa Ketum

”Wartawan harus baik, wartawan harus baik.” Itulah chant yang terdengar lantang dari suporter yang menyaksikan timnas Indonesia versus Filipina.


Bima Sakti dan Pelatih Timnas di Asia Tenggara Njomplang

Bima Sakti dan Pelatih Timnas di Asia Tenggara Njomplang

Tak hanya reputasi yang timpang. Gaji yang diterima Bima Sakti dengan dua pelatih top di grup B Piala AFF 2018 juga sangat timpang.


Timnas Tersingkir, Beri Pesan buat PSSI

Timnas Tersingkir, Beri Pesan buat PSSI

Bima Sakti sudah pasrah dengan desakan mundur dari kursi timnas. Dia juga siap untuk melepas jabatan tersebut.


Persiapan Buruk, Kasihan Bima dan Pemain

Persiapan Buruk, Kasihan Bima dan Pemain

”Kasihan Bima Sakti, jadi korban. Masih muda minim pengalaman,’’ kata Ferril Raymond Hattu, kapten timnas Indonesia saat merebut emas pada SEA Games 1991.


Indonesia Tersingkir dari Piala AFF

Indonesia Tersingkir dari Piala AFF

Masih ada satu pertandingan timnas Indonesia pada Piala AFF 2018 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta (25/11) melawan Filipina, tapi sudah tak lagi berguna.


Hanya Evaluasi dan Recovery

Hanya Evaluasi dan Recovery

Timnas Indonesia sudah menggelar latihan kembali pasca kekalahan atas Thailand di Stadion Rajamangala pada 17 November lalu.


Timnas Harus Redam Teror Predator AFF

Timnas Harus Redam Teror Predator AFF

Pentas Piala AFF 2018 seolah menjadi ajang pelampiasan bagi Adisak Kraisorn.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!