Sepakbola
Share this on:

Timnas U-22 Yakin Bisa Bungkam Vietnam

  • Timnas U-22 Yakin Bisa Bungkam Vietnam
  • Timnas U-22 Yakin Bisa Bungkam Vietnam

PHNOM PENH - Indra Sjafri membuat perjudian di laga penentuan melawan Kamboja tadi malam. Di bawah mistar misalnya. Dia kembali menurunkan Awan Setho Rajarjo dan menepikan Satria Tama. Lalu, duet bek tengah ditempati Bagas Adi Nugroho dan Nurhidayat. Keduanya menggeser posisi Rahmat Irianto dan Andy Setyo.

Tapi, rotasi itu berbuah manis. Timnas U-22 berhasil mengakhiri tren seri. Tak hanya itu, tiket semifinal pun berhasil direngkuh Garuda Muda-julukan timnas U-22. Mereka meraihnya setelah menaklukkan Kamboja 2-0 (1-0) di National Olympic Stadium, Phnom Penh.

Timnas lolos sebagai runner up grup B. Marinus Wanewar menjadi bintang dalam laga tadi malam. Pemain asal Papua itu memborong dua gol kemenangan timnas. Masing-masing pada menit ke-19 dan 83.

Nah, terkait keputusannya melakukan rotasi, Indra sudah memikirkan hal tersebut. "Saya yakin dengan pergantian dua center back itu. Perlu diskusi panjang memang,'' kata Indra. ''Tapi saya pikir kalau tidak dicoba kapan lagi. Hasil memang bagus karena menang. Kalau kalah, saya pasti dibully sama orang," ujarnya lalu tersenyum.

Indra mengaku, tak ada iming-iming bonus agar pemainnya ngotot meraih kemenangan. "Kami bermain untuk negara bukan untuk bonus. Motivasi sebelum berangkat ke sini sudah seperti itu (membela negara). AFF ini sangat penting. Karena jika berprestasi di sini, akan menaikkan moral untuk AFC dan SEA Games nanti," jelas mantan pelatih Bali United itu.

Kemanangan ini membuat Indonesia menjadi tim pertama yang mengalahkan Kamboja. Selain itu, ini juga pertama kalinya Indonesia mencatat clean sheet sejak laga uji coba. Indra juga melihat peningkatan performa timnya semakin baik.

"Kualitas tim dari pertama, kedua, dan ketiga lebih baik. Saya bisa merotasi pemain dan saya sudah memainkan semua. Saya juga sudah memastikan siapa saja yang akan berangkat ke AFC nanti," paparnya.

Indra juga yakin bisa meredam Vietnam di semifinal. "Saya pernah bertemu Vietnam beberapa kali dan juga di U-19 kami pernah bertemu di final. Mereka memang tim yang bagus. Tapi bukan berarti tidak bisa dikalahkan," ucap Indra.

Persiapan mengahdapi Vietnam sudah dia pikirkan dengan matang. Bahkan hampir dalam setiap pertandingan di fase grup, Indra selalu hadir untuk menyaksikan langsung calon-calon lawannya

"Kami terus berkembang dalam setiap pertandingan. Saya harap di semifinal lebih bagus dan puncaknya saat di final. Insya Allah pulang dengan (status) juara," ujarnya.

Sementara itu pelatih Kamboja Felix Dalmas mengakui Indonesia bermain lebih baik. "Telepas dari hasil yang kami dapat. Saya rasa pertandingan ini cukup baik bagi kami dibandingkan dua laga sebelumnya,'' kata Dalmas.

''Untuk pertama kalinya, tidak ada pemain yang diganti karena cedera. Ini pelajaran yang bagus untuk tim kami," lanjut pelatih asal Argentina itu. (gil/bas/jpg)

Berita Sebelumnya

Selebrasi Heboh Cholo-Ronaldo
Selebrasi Heboh Cholo-Ronaldo

Berita Berikutnya

Sevilla Bisa Sulitkan Barcelona
Sevilla Bisa Sulitkan Barcelona

Berita Sejenis

Manchester United Optimis Balikkan Keadaan

Manchester United Optimis Balikkan Keadaan

Pasukan Ole Gunnar Solskjaer itu masih yakin mampu comeback saat mereka melawat ke markas Barcelona di Camp Nou, Rabu (17/4) dinihari WIB.


Kalah Beruntung, Manchester United Ogah Menyerah

Kalah Beruntung, Manchester United Ogah Menyerah

Pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer meyakini timnya masih berpeluang untuk bisa melenggang ke babak selanjutnya.


Ajax Amsterdam Bisa Bikin Kejutan Lagi

Ajax Amsterdam Bisa Bikin Kejutan Lagi

Ajax mampu menahan imbang Juventus 1-1, saat kedua raksasa Eropa itu bertemu di leg pertama babak perempat final Liga Champions.


Alasan Tunggu FIFA. Makin Gelap

Alasan Tunggu FIFA. Makin Gelap

Jika melihat statuta FIFA, agenda Kongres Luar Biasa yang akan dijalankan oleh PSSI tampaknya bisa langsung jalan secepatnya.


Vietnam 98, Indonesia Tercecer di Ranking 159

Vietnam 98, Indonesia Tercecer di Ranking 159

FIFA akhirnya merilis ranking terbaru seluruh dunia, Kamis (4/4). Dilansir situs resminya, ranking Indonesia masih berada di urutan ke-159 alias tidak ada perub


Dua Pemain Juventus Jadi Korban Rasisme Lagi

Dua Pemain Juventus Jadi Korban Rasisme Lagi

Serie A musim ini memang masih tersisa delapan giornata. Namun, hampir tidak ada yang bisa mengganjal ambisi Juventus untuk meraih scudetto kedelapan beruntun m


Timnas Putri Siap Tempur di Myanmar

Timnas Putri Siap Tempur di Myanmar

Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Wanita Indonesia sudah bersiap menjalani babak kedua Kualifikasi Pra Olimpiade 2020.


Sekjen PSSI Bisa Jadi Tersangka

Sekjen PSSI Bisa Jadi Tersangka

Satgas Antimafia Bola menargetkan pekan depan seluruh berkas kasus yang ditangani akan dilimpahkan ke Kejaksaan Agung.


Kekuatan Timnas U-23 di AFC Menurun

Kekuatan Timnas U-23 di AFC Menurun

Asisten pelatih Timnas U-23, Nova Arianto mengakui performa Timnas U-23 menurun dibandingkan saat berlaga di Piala AFF U-22 2019.


Timnas U-23 Gagal ke Piala Asia, Menteri Imam Maklum

Timnas U-23 Gagal ke Piala Asia, Menteri Imam Maklum

Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-23 gagal mendapatka tiket ke putaran final Piala AFC U-23 2020 di Thailand.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!