Sepakbola
Share this on:

Timnas U-23 Belum Mampu Antisipasi Set Piece

  • Timnas U-23 Belum Mampu Antisipasi Set Piece
  • Timnas U-23 Belum Mampu Antisipasi Set Piece

HANOI - Timnas Indonesia U-23 gagal lolos ke putaran final Piala Asia U23 AFC 2020. Melawan Vietnam di laga Grup K di stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam tadi malam, Indonesia kalah dengan skor tipis 0-1.

Adalah Trieu Viet Hung yang menjadi mimpi buruk bagi Indonesia. Pemain timnas Vietnam U-23 itu melesakkan gol lewat sundulan di menit ke-90+3. Dengan kekalahan ini, membuat Indonesia belum mengoleksi satu poin pun dari dua laga Grup K dan harus tersingkir dari persaingan.

Pertandingan terakhir Indonesia kontra Brunei Darussalam pada Selasa (26/3) tidak akan berpengaruh. Pasalnya, Thailand dan Vietnam berada di puncak klasemen sementara setelah mengemas enam poin dari dua pertandingan yang memastikan mereka lolos ke Piala Asia U-23 tahun 2020.

Melawan Vietnam tadi malam, pelatih tim nasional U-23 Indonesia Indra Sjafri merotasi posisi kiper, bek hingga gelandang. Tak ada lagi nama kiper Awan Setho, Rachmat Irianto, kapten Andy Setyo, Saddil Ramdani dan Gian Zola yang bermain saat Indonesia kalah 0-4 dari Thailand, Jumat (22/3).

Mereka digantikan oleh Satria Tama, Nurhidayat Haji Haris, Bagas Adi Nugroho (kapten), Witan Sulaeman dan Sani Riski.

Sementara Vietnam, menurunkan pemain andalannya seperti kiper Bui Tien Dung, bek Nguyen Thanh Chung dan gelandang sekaligus Nguyen Quang Hai. Hasilnya, strategi Indra Sjafri ini tidak berjalan mulus. Indonesia justru tertekan sejak menit pertama oleh serangan-serangan Vietnam.

Namun, solidnya lini belakang Indonesia membuat Vietnam gagal membuat gol meski setidak-tidaknya mereka memiliki dua peluang emas. Garuda Muda juga mengalami hal yang sama.

Satria Tama dan kawan-kawan hanya membuat satu tembakan tepat sasaran sepanjang babak pertama yaitu melalui tendangan bebas Muhammad Luthfi Kamal di menit ke-31. Sayang, tembakannya berhasil diblok oleh kiper Vietnam yang juga bermain di Piala Dunia U-20 pada tahun 2017, Bui Tien Dung.

Setelah itu, bola banyak berkutat di lini tengah. Itu membuat skor 0-0 tetap bertahan sampai pertandingan memasuki masa jeda. Di babak kedua, baik Indonesia maupun Vietnam semakin menggencarkan serangan untuk menghadirkan gol. Namun, mesin gol mereka sama sama macet.

Garuda Muda tercatat hanya membuat dua tembakan tepat ke gawang di 45 menit kedua yaitu melalui percobaan Egy Maulana (54') dan Marinus Wanewar (61'). Di menit akhir pertandingan, pada menit ke-90+3, Vietnam akhirnya berhasil mencetak gol melalui sundulan gelandang Trieu Viet Hung memanfaatkan umpan tendangan sudut. Gol itulah yang kemudian mengubur mimpi Indonesia.

Pelatih Indra Sjafri mengatakan, permainan Indonesia sebenarnya sudah seperti yang direncanakan. Dia menyayangkan gol Vietnam dari situasi bola mati.

"Ini pertandingan yang sangat menarik. Respons kami oke terhadap permainan Vietnam. Sayangnya kami kebobolan lewat set piece, bukan open play. Game plan kami sebetulnya berjalan baik, begitu juga dengan pergantian (pemain)," kata Indra Sjafri kepada wartawan. (wsa/fin/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Misi Berat FC Porto Tumbangkan Liverpool

Misi Berat FC Porto Tumbangkan Liverpool

Dari tujuh pertemuan, Porto belum sekalipun menang dari Liverpool menang 4 kali, hanya tiga kali imbang.


Manchester United Optimis Balikkan Keadaan

Manchester United Optimis Balikkan Keadaan

Pasukan Ole Gunnar Solskjaer itu masih yakin mampu comeback saat mereka melawat ke markas Barcelona di Camp Nou, Rabu (17/4) dinihari WIB.


Ajax Amsterdam Bisa Bikin Kejutan Lagi

Ajax Amsterdam Bisa Bikin Kejutan Lagi

Ajax mampu menahan imbang Juventus 1-1, saat kedua raksasa Eropa itu bertemu di leg pertama babak perempat final Liga Champions.


Dugaan Match Fixing, Polisi Periksa Empat Pengurus PSS Sleman

Dugaan Match Fixing, Polisi Periksa Empat Pengurus PSS Sleman

Belum sepekan, Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono merasakan pengapnya jeruji besi, Polri kembali mengungkap kasus pengaturan skor lainnya.


Juve Mulai Terbiasa Tanpa Ronaldo

Juve Mulai Terbiasa Tanpa Ronaldo

Juventus mampu membuktikan jika mereka adalah rajanya Serie A, dengan atau tanpa Cristiano Ronaldo di dalamnya.


Timnas Putri Siap Tempur di Myanmar

Timnas Putri Siap Tempur di Myanmar

Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Wanita Indonesia sudah bersiap menjalani babak kedua Kualifikasi Pra Olimpiade 2020.


Van der Sar Optimis Ajax Taklukkan Juventus

Van der Sar Optimis Ajax Taklukkan Juventus

CEO Ajax Amsterdam Edwin van der Sar optimistis jika Ajax Amsterdam mampu mengalahkan Juventus di babak perempat final Liga Champions.


Kekuatan Timnas U-23 di AFC Menurun

Kekuatan Timnas U-23 di AFC Menurun

Asisten pelatih Timnas U-23, Nova Arianto mengakui performa Timnas U-23 menurun dibandingkan saat berlaga di Piala AFF U-22 2019.


Timnas U-23 Gagal ke Piala Asia, Menteri Imam Maklum

Timnas U-23 Gagal ke Piala Asia, Menteri Imam Maklum

Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-23 gagal mendapatka tiket ke putaran final Piala AFC U-23 2020 di Thailand.


Lawan Brunei, Laga Penawar Luka Timnas U-23

Lawan Brunei, Laga Penawar Luka Timnas U-23

Timnas Sepak Bola Indonesia U-23 bakal melakoni laga terakhir babak penyisihan Grup K Kualifikasi Piala AFC U-23 2020 menghadapi Brunei Darussalam.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!