Sepakbola
Share this on:

Tricky Kalau Salah Beli

  • Tricky Kalau Salah Beli
  • Tricky Kalau Salah Beli

**** - Doubel Deal dicatat Burnley hanya dalam waktu tiga hari. Itu setelah The Clarets berhasil mendaratkan Ben Gibson (Middlesbrough) dan Joe Hart (Manchester City).

Khusus untuk Hart, dia baru resmi jadi penggawa Burnley kemarin WIB (7/8), dengan fee sebesar GBP 3,5 juta (Rp654,7 miliar). Meski begitu, Burnley tetap jadi klub paling minim kedua aktivitas belanjanya di musim panas ini, setelah Tottenham Hotspur.

Burnley masih bisa menambahi koleksi pemainnya di saat detik-detik terakhir bursa transfer. Mereka dua musim lalu pernah melakoninya, ketika merekrut Jeff Hendrick dari Derby County cuma beberapa jam jelang deadline, pada 31 Agustus 2016.

''Tapi, kami takkan lagi melakukan pembelian panik musim ini,'' klaim tactician Burnley, Sean Dyche, kepada Burnley Express.

Padahal, Burnley beruntung Hendrick bisa menjadi salah satu kekuatan pilarnya musim itu, meski berstatus sebagai pemain terakhir yang datang di detik-detik jelang deadline bursa transfer. Faktanya, beberapa pemain yang direkrut dalam panic buying jelang deadline bursa, rata-rata malah flop di musim tersebut.

Musim lalu, Chelsea menuai efek panic buying-nya. Saat itu, The Blues mendatangkan Danny Drinkwater plus Ross Barkley last minute sebelum ditutupnya bursa transfer musim panas.

Tricky-nya, panic buying bak membeli kucing dalam karung. Drinky tiba dengan kondisi masih dalam masa recovery pasca cedera paha. Dia bahkan sakit-sakitan dan baru debut dengan Chelsea di Premier League pada 25 Nopember, atau tiga bulan setelah jadi pemain Chelsea.

Hal yang tak jauh beda juga terjadi pada Barkley. Dia bahkan hanya empat kali main musim lalu. Padahal jika ditotal, demi dua pemain itu Chelsea harus merogoh kocek GBP 50 juta (Rp935,4 miliar). Kalaupun dalam kondisi fit, panic buying pun tidak sesuai dengan kebutuhan tim itu sendiri.

Tottenham Hotspur merekrut Fernando Llorente dari Swansea senilai GBP 12,1 juta, atau Rp226,3 miliar. Nyatanya, Llorente lebih sering jadi pemanas bench. Bermain 30 kali, dia hanya bisa mencetak lima gol. Dia hanya jadi pelapis Harry Kane. (ren/jpg)

Berita Sebelumnya

Teror dari The Hammers
Teror dari The Hammers

Berita Berikutnya

Agar Lebih Leluasa Bergerak
Agar Lebih Leluasa Bergerak

Berita Sejenis

Vinicius Pilih Madrid, Padahal Barcelona Berani Bayar Lebih Mahal

Vinicius Pilih Madrid, Padahal Barcelona Berani Bayar Lebih Mahal

Vinicius Junior, menjadi salah satu talenta sepak bola Brasil yang menjadi incaran Barcelona di musim lalu.


Penunjukan Gusti Randa Dinilai Langgar Statuta PSSI

Penunjukan Gusti Randa Dinilai Langgar Statuta PSSI

Salah satu anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Gusti Randa resmi menjabat sebaai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI menggantikan Joko Driyono.


Barcelona Lolos, Bayern Munchen Tersingkir

Barcelona Lolos, Bayern Munchen Tersingkir

Barcelona membuktikan diri sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan di Liga Champions musim ini.


Gaji Bisa Lebihi Grizzi, Tetapi Mono Bisa Pergi

Gaji Bisa Lebihi Grizzi, Tetapi Mono Bisa Pergi

Bayaran pelatih lebih rendah dari pemainnya? Siapa bilang. Diego Simeone bisa jadi salah satu buktinya.


Alexis Sanchez Tambah Semangat Kalau Dapat Boo

Alexis Sanchez Tambah Semangat Kalau Dapat Boo

Pada Selasa (22/1) lalu tepat satu tahun wide attacker Alexis Sanchez berganti kostum. Dari Arsenal menjadi Manchester United.


Saatnya Garcom Kalahkan CR7

Saatnya Garcom Kalahkan CR7

Andai Real Madrid juara Piala Dunia Antar Klub malam ini, mungkin salah seorang pemain yang bersyukur kepergian Cristiano Ronaldo adalah Toni Kroos.


Real Madrid Berpeluang Cetak Rekor

Real Madrid Berpeluang Cetak Rekor

Salah satu misi presiden Real Madrid Florentino Perez ketika menunjuk Santiago Solari sebagai sukesor Julen Lopetegui


Liverpool Kehilangan Virgil van Dijk di 16 Besar Liga Champions

Liverpool Kehilangan Virgil van Dijk di 16 Besar Liga Champions

Virgil van Dijk membuktikan kalau dirinya layak menyandang status bek termahal dunia saat ini.


Kandaskan Spanyol, Konfidensi Vatreni Sudah Kembali

Kandaskan Spanyol, Konfidensi Vatreni Sudah Kembali

Kroasia kini tak lagi lupa caranya berpesta seperti saat Piala Dunia 2018. Kroasia kini kembali jadi salah satu tim yang menakutkan di Eropa.


Kalahkan Timor Leste, Kans Indonesia Masih Terbuka

Kalahkan Timor Leste, Kans Indonesia Masih Terbuka

Entah bagaimana nasib tim nasional (timnas) kalau saja Bima Sakti tak menurunkan Riko Simanjuntak dan Stefano Lilipaly.



Berita Hari Ini

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!