Sepakbola
Share this on:

Untuk Pulihkan Kondisi, Andik Bisa Saja Dioperasi

  • Untuk Pulihkan Kondisi, Andik Bisa Saja Dioperasi
  • Untuk Pulihkan Kondisi, Andik Bisa Saja Dioperasi

SURABAYA - Harapan Andik Vermansah untuk segera sembuh tampaknya harus diundur. Sebab, berdasarkan tes MRI 3 Tesla yang dilakukan kemarin (5/1) di Rumah Sakit National, pemain Selangor FA itu disarankan harus dilakukan tindak operasi.

Sebab, PCL (Posterior Cruciate Ligament) lutut kiri yang menjadi titik cedera Andik harus mengalami sobek sepanjang 11 milimeter. Padahal, batas toleransi cedera pada bagian itu ?hanya? 7 milimeter.

''Bila dia (Andik) pemain sepak bola yang berposisi penjaga gawang atau pemain stoper, operasi tidak dibutuhkan. Tidak akan berpengaruh,'' ujar Paulus Rahardjo, dokter spesialis radiologi RS National.

Dia menambahkan bahwa sejatinya cedera Andikjuga tidak terlalu membahayakan. Bahkan, untuk sekadar jogging ataupun menendang bola, itu bukan masalah bagi Andik.

Sebab, kondisi ACL (Anterior Cruciate Ligament), otot, dan meniscus-nya sangat bagus. Untuk bisa tampil dalam jangka pendek, Andik bisa sedikit ?menyamarkan? kondisi cederanya saat ini dengan terus berlatih dan menambah masa otot untuk kemudian kembali berlatih.

Hanya saja, masih menurut Paulus, pemain dengan karakter seperti Andik memang dituntut untuk selalu tampil cepat dan lincah. Dan, manuver dan penetrasi yang jadi ciri khas mentan pemain Persebaya Surabaya itu akan sia-sia bila PCL-nya tidak dalam kondisi prima.

''Bisa saja Andik tidak dioperasi. Tetapi, yang jadi masalah kan posisinya bermain. Kalau dibiarkan, tulang lututnya akan terus bergesekan dan bisa cepat aus. Ini yang bahaya,'' sambungnya. ''Tetapi, selalu ada jalan terbaik. Andik adalah aset negara yang harus diberi fasilitas terbaik untuk kesembuhannya. Kami akan terus mencari cara penyembuhan paling pas baginya,'' sambung Paulus.

Dokter timnas Syarif Alwi yang hadir untuk mendampingi tes terakhir Andik mengamini pernyataan Paulus. Menurut dia, solusi terbaik bagi pemilik nomor 21 di timnas Indonesia itu idealnya memang harus dioperasi.

Tetapi, dia bersama fisioterapis yang selama ini menangani cedera Andik, Asep Aziz, lebih kepada mencari alternatif selain operasi terlebih dahulu dalam pekan ini. Pertimbangannya, kompetisi Liga Super Malaysia sudah dihelat pada 21 Januari. Itu yang juga mengharuskan dia harus kembali ke Malaysia 15 Januari mendatang.

''Bisa dibilang, di Selangor nanti, saya lebih banyak berkutat dengan masa penyembuhan. Tetapi tidak apa. Saya pelan-pelan saja (sembuhkan cedera) asalkan bisa pulih total,'' sahut Andik.

''Dioperasi atau tidak, sama-sama berisiko. Kalau dioperasi, dia bisa absen minimal enam sampai sembilan bulan termasuk pemulihan performa seperti sekarang,'' ujar Syarif. ''Selain itu, Andik juga harus bisa menjaga berat badan agar tetap ideal. Banyak contoh kasus pemain yang cedera lama akhrinya redup setelah berat badan naik meski cedera sudah membaik,'' lanjutnya. (io/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Sevilla Bisa Sulitkan Barcelona

Sevilla Bisa Sulitkan Barcelona

Barcelona belakangan ini seperti bukan Barcelona. Barca bak kehilangan giginya di depan gawang lawan.


Jamu Bate Borisov, Arsenal Butuh Oezil

Jamu Bate Borisov, Arsenal Butuh Oezil

Kondisi Arsenal saat ini bak mencoba berdiri di atas satu kaki. Ya, satu kaki lainnya adalah Mesut Oezil.


The Blues Bakal Samai The Magpies

The Blues Bakal Samai The Magpies

Tactician Chelsea Maurizio Sarri sepertinya hanya menghitung hari untuk ditendang dari Chelsea.


Gaji Bisa Lebihi Grizzi, Tetapi Mono Bisa Pergi

Gaji Bisa Lebihi Grizzi, Tetapi Mono Bisa Pergi

Bayaran pelatih lebih rendah dari pemainnya? Siapa bilang. Diego Simeone bisa jadi salah satu buktinya.


Bale dan Ramos Bisa Kena Sanksi

Bale dan Ramos Bisa Kena Sanksi

Aral terjal menghadang Real Madrid yang tengah merajut langkah untuk bangkit.


Juventus Hemat Tenaga untuk Lawan Atletico Madrid

Juventus Hemat Tenaga untuk Lawan Atletico Madrid

Sebelum menang 3-0 atas Sassuolo pada giornata ke-23 Serie A (11/2), Juventus bermasalah dengan barisan pertahanan.


Keylor Navas Lebih Pantas dari Octopus

Keylor Navas Lebih Pantas dari Octopus

Thaibaut Courtois memang berstatus kiper utama Real Madrid untuk Liga Champions dan La Liga. Sedangkan jatah Keylor Navas "hanya" Copa del Rey.


El Clasico Seri, Barcelona Tolak Kaos Away Warna Putih

El Clasico Seri, Barcelona Tolak Kaos Away Warna Putih

Tradisi El Clasico yang selalu panas memang tidak bisa dihapus.


Lewy Disarankan untuk Pergi

Lewy Disarankan untuk Pergi

Robert Lewandowski masih tercatat sebagai kolektor gol terbanyak Bayern Muenchen musim ini.


Persija Bantah Pengakuan Vigit

Persija Bantah Pengakuan Vigit

Pengakuan Vigit Waluyo kepada Satgas Antimafia Bola membuka banyak pintu masuk untuk mengungkap skandal di sepak bola nasional.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!