Sport
Share this on:

Ada di Grup Neraka, Garuda Pertiwi Tetap Pede

  • Ada di Grup Neraka, Garuda Pertiwi Tetap Pede
  • Ada di Grup Neraka, Garuda Pertiwi Tetap Pede

Foto; antara

JAKARTA - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terus mempersiapkan diri menjelang perhelatan Tim Nasional (Timnas) Indonesia di beberapa kejuaraan. Salah satunya persiapan menuju ajang Piala AFF Wanita 2019.

Guna menghadapi ajang yang akan berlangsung di Thailand pada 15-27 Agustus mendatang itu, PSSI melalui pelatih Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Wanita Indonesia, Rully Nere memanggil 36 pemain untuk menjalani seleksi sekaligus pemusatan latihan (TC).

Rully Nere mengatakan, proses seleksi memang kerap dilakukan di setiap pemusatan latihan menjelang kejuaraan yang akan dihadapi oleh Timnas Sepak Bola Wanita Indonesia. Dia menambahkan 36 pemain yang rencananya bakal menjalani TC di Sidoarjo, Jawa Timur, 10 hingga 24 Mei itu, tak hanya skuad yang sebelumnya memperkuat Garuda Pertiwi di babak Kedua Kualifikasi Asia Pra Olimpiade di Myanmar beberapa waktu lalu.

Namun, ada beberapa nama baru yang didapat dari hasil pemantauan pada kompetisi Piala Pertiwi 2018 yang partai final berlangsung di lapangan NYTC, Sawangan, Depok, Jawa Barat, Jumat (3/5) lalu. "Proses seleksi selalu dilakukan pada pemusatan latihan yang kami gelar," ungkap Rully Nere di situs resmi PSSI, Selasa (7/5) kemarin.

"Terakhir (seleksi) dilakukan pada saat tim nasional wanita mengikuti Babak Kedua Kualifikasi Asia Pra Olimpiade di Myanmar dan gelaran Piala Pertiwi. Kami tim kepelatihan Timnas Wanita selalu datang dan memantau di sana (Piala Pertiwi)," ungkapnya lagi.

Rully Nere menegaskan, 20 pemain yang sebelumnya memperkuat Timnas Wanita Indonesia di babak Kedua Kualifikasi Pra Olimpiade Tokyo 2020 di Mandalay, Myanmar pada 1-10 April 2019 lalu, tidak semuanya dipanggil dalam TC kali ini. Menurutya, ada beberapa nama yang dicoret dengan berbagai alasan terkait kondisi pemain, serta sikap ketika berada di luar dan dalam lapangan.

"20 pemain yang sempat dibawa beberapa waktu lalu tidak semuanya akan kembali terpilih untuk mengikuti TC kali ini," tegas salah satu pemain sepak bola legendaris Indonesia tersebut.

"Ada beberapa pemain yang akan saya pertahankan dan ada juga yang terpaksa saya coret karena sedang cedera, maupun karena sikap yang tidak terlalu bagus. Sekitar 7-8 orang saya coret. Sisanya saya akan kasih kesempatan bagi mereka yang tampil baik di Piala Pertiwi kemarin," sambungnya.

Soal peluang, Ruly mengakui Indonesia tergabung dalam grup neraka di ajang tersebut. Indonesia berada di grup B bersama Myanmar, Vietnam dan Kamboja. "Kalau melihat grup ini, sepertinya bisa dibilang grup neraka, karena tim-tim bagus ada di sini seperti Myanmar dan Vietnam," kata pelatih kelahiran Papua, 13 Mei 1957 itu.

Akan tetapi, pelatih yang kini berusia 61 tahun itu mengaku bahwa dirinya dan anak asuhnya akan siap melawan tim-tim tersebut. Menurutya, perkembangan permainan anak asuhnya akan semakin baik jika dihadapkan dengan tim-tim bagus.

"Seperti apapun lawan yang dihadapi, kami harus siap menghadapi. Lawan yang bagus akan bagus juga untuk skuat timnas, karena secara mental dan permainan akan benar-benar ditempa nantinya. Secara fisik anak-anak saya yakin siap dan tidak ada masalah, karena mereka ikut turnamen juga di sini. Yang terpenting menjaga mental dengan menghadapi lawan yang di atas kertas lebih kelasnya daripada kita," pungkas Rully.

Setekah mengikuti babak Kualifikasi Pra Olimpiade Tokyo 2020, Garuda Pertiwi memang tengah difokuskan untuk menghadpai 2 agenda besar lainnya di tahun ini. Selain, Piala AFF Wanita 2019, Garuda Pertiwi juga akan ikut serta dalam ajang SEA Games 2019 di Filipina. Namun, ajang terdekat Garuda Pertiwi adalah Piala AFF Wanita 2019.

Indonesia sendiri memiliki catatan buruk di ajang Piala AFF Wanita tahun lalu. Dimana, Indonesia yang menjadi tuan rumah kala itu hanya mampu finis di posisi ke-4 Grup B yang berisikan Vietnam, Myanmar, SIngapura dan Filipina. (gie/fin/zul/wsa)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ganda Putra Tumpuan Indonesia

Ganda Putra Tumpuan Indonesia

Dari kekuatan yang ada, Indonesia hanya bertumpu pada sektor ganda putra untuk meraih gelar di turnamen bulu tangkis Blibli Indonesia Open 2019.


Level Tinggi, Mamota Tetap Waspada

Level Tinggi, Mamota Tetap Waspada

Tunggal putra Jepang Kento Momota, walaupun menjadi unggulan pertama di turnamen Blibli Indonesia Open 2019, tidak akan lengah.


Rossi Mulai Tak Pede Juara Lagi

Rossi Mulai Tak Pede Juara Lagi

Hasil buruk yang diraih Valentino Rossi di paruh pertama musim ini membuat pembalap Monster Energy Yamaha itu kehilangan kepercayaan diri.


Honda Pertahankan Lorenzo hingga Tahun Depan

Honda Pertahankan Lorenzo hingga Tahun Depan

Direktur Tim HRC yaitu Tetsuhiro Kuwata menegaskan timnya tetap mempertahankan Jorge Lorenzo hingga tahun 2020 mendatang.


Hendrawan Tetap Latih Tunggal Putera Malaysia

Hendrawan Tetap Latih Tunggal Putera Malaysia

Teka-teki nasib pelatih asal Indonesia Hendrawan di Malaysia terjawab sudah.


Garuda Muda Masih Punya Banyak Pekerjaan Rumah

Garuda Muda Masih Punya Banyak Pekerjaan Rumah

Kurang dari satu bulan, Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-19 bakal menjalani Piala AFF U-18 di Vietnam, 4 Agustus mendatang.


Bima Sakti Hanya Panggil 25 Pemain

Bima Sakti Hanya Panggil 25 Pemain

Pelatnas skuat Garuda Junior akan kembali berlangsung di Stadion Padjajaran Bogor, 7-24 Juli mendatang.


Tak ada Pilihan, kecuali Jaga Pace

Tak ada Pilihan, kecuali Jaga Pace

Tabrakan luar biasa yang terjadi pada lap kedua di GP Barcelona tidak akan pernah dilupakan seorang Jorge Lorenzo.


Bima Sakti Fokus Evaluasi Penyelesaian Akhir

Bima Sakti Fokus Evaluasi Penyelesaian Akhir

Bima Sakti mengaku masih ada evaluasi dan perbaikan yang harus dilakukan skuat Timnas U-16.


Puji Bottas, Hamilton Waspadai Kebangkitan Red Bull

Puji Bottas, Hamilton Waspadai Kebangkitan Red Bull

Meskipun satu tim di Mercedes AMG, ternyata Lewis Hamilton tetap menganggap Valtteri Bottas sebagai pesaing utamanya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!