Sport
Share this on:

Ancaman Spirit Ganda King Ciro

  • Ancaman Spirit Ganda King Ciro
  • Ancaman Spirit Ganda King Ciro

SEVILLE - Sevilla beruntung mereka berhasil menang 1-0 di leg pertama 32 besar Liga Europa di kandang Lazio (15/2). Namun, bukan berarti rival sekota Real Betis itu dengan mudah melenggang ke 16 besar melalui leg kedua dini hari nanti dengan tenang.

Sebab, kemenangan atas Lazio di Olimpico merupakan satu-satunya bagi tim polesan Pablo Machin tersebut dalam lima laga terakhir di semua ajang. Tiga laga lainnya bahkan berakhir dengan kekalahan.

Ya, saat ini Jesus Navas sedang menghadapi masa transisi. Padahal, mereka sempat hanya sekali kalah dalam 16 pertandingan beruntun di semua ajang pada akhir Oktober 2018 hingga pertengahan bulan lalu.

''Kami sedang menjalani fase buruk. Itu hal yang wajar di sepak bola apalagi bagi tim dengan tujuan besar di akhir musim,'' ucap Machin seperti dilansir Football Italia.

Pernyataan pelatih 43 tahun itu merujuk fakta bahwa Los Hispalenses (julukan Sevilla) masih berstatus tim tersukses di Liga Europa dengan tiga trofi. Bahkan, bila digabung dengan nama lama Piala UEFA, maka jumlah trofi Sevilla untuk ajang kelas dua Eropa itu menjadi lima trofi. Mereka ingin kian memperkukuh dominasi dengan kembali juara musim ini.

Ambisi tersebut ingin dihentikan striker Lazio Ciro Immobile. Apalagi, laga nanti bertepatan dengan hari ulang tahun ke-28 King Ciro--julukan Immobile. Sevilla juga bukan tim asing baginya karena pernah melakoni masa peminjaman dari Borussia Dortmund pada paro pertama musim 2015-2016. Meski performanya kala itu biasa-biasa saja dengan mencetak 4 gol dari 15 penampilan.

''Immobile sudah familiar dengan atmosfer stadion ini (Ramon Sanchez Pizjuan, Red). Semoga dia tidak merayakan ulang tahunnya ketika melawan kami,'' kata Machin lagi. (io/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Juara di Swiss, Fajar/Rian Langsung ke Hong Kong

Juara di Swiss, Fajar/Rian Langsung ke Hong Kong

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menyelamatkan muka Indonesia di ajang Swiss Terbuka 2019.


Rinov/Pitha Gagal Juarai Swiss Super 300

Rinov/Pitha Gagal Juarai Swiss Super 300

Ganda campuran Indonesia Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari gagal meraih gelar turnamen bulu tangkis level super 300 Swiss Terbuka, Minggu (17/3)..


Hendra/Ahsan Diidolai dan Panutan yang Baik

Hendra/Ahsan Diidolai dan Panutan yang Baik

Usai menjadi juara All England 2019, pasangan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan harus sudah fokus ke turnamen berikutnya.


Kekalahan Terbesar King James

Kekalahan Terbesar King James

Isu trade di NBA semakin menguat dan bakal berakhir Jumat (waktu Amerika Serikat).


Ujian Ganda Putra dan Putri Sesungguhnya

Ujian Ganda Putra dan Putri Sesungguhnya

Menang mudah di dua laga sebelumnya, pasangan ganda putra gaek Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan akan menjalani pertarungan terjal.


Adaptasi Singkat ala Owi/Debby

Adaptasi Singkat ala Owi/Debby

Empat pasangan ganda campuran sudah melakoni babak pertama kemarin. Sayang, yang lolos hanya satu. Yakni pasangan senior Tontowi Ahmad/Debby Susanto.


Dua Ganda Berpeluang Dirombak

Dua Ganda Berpeluang Dirombak

PP PBSI sudah menyiapkan promosi dan degradasi para pebulu tangkis pelatnas.


Beban Besar Penerus Owi/Butet

Beban Besar Penerus Owi/Butet

Sepeninggal Liliyana Natsir pensiun setelah Indonesia Masters kelak akan memberikan tekanan buat ganda campuran pelapis di pelatnas.


BNI Yakin Bisa Beri Ancaman

BNI Yakin Bisa Beri Ancaman

Tim putra BNI 46 berusaha memecah dominasi Surabaya Bhayangkara Samator dan Palembang Bank SumselBabel dalam persaingan perebutan gelar juara Proliga 2019.


Fajar/Rian Juara Lagi setelah 10 Bulan

Fajar/Rian Juara Lagi setelah 10 Bulan

Ganda putra pelapis, Fajar Alfian/M. Rian Ardianto memenuhi janji mereka; menjuarai Syed Modi International Badminton Championships (IBC) 2018.



Berita Hari Ini

sekda

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!