Sport
Share this on:

Anthony dan Praveen/Debby Tembus Delapan Besar

  • Anthony dan Praveen/Debby Tembus Delapan Besar
  • Anthony dan Praveen/Debby Tembus Delapan Besar

BASEL - Babak 16 besar Swiss Open Grand Prix Gold (GPG) 2017 masih bersahabat buat pebulu tangkis Indonesia. Hingga berita ini dimuat, tiga pebulu tangkis Indonesia sukses melaju ke delapan besar Swiss Open tersebut. Mereka yakni Anthony Sinisuka Ginting, dan Praveen Jordan/Debby Susanto dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Anthony unggul dua game langsung saat menghadapi Riichi Takeshita (Jepang) 21-7, 21-16 tadi malam (16/3). Kemenangan tersebut mempertegas dominasi Ginting terhadap Takeshita. Sepanjang lima pertandingan yang mereka jalani, empat di antaranya menjadi milik Ginting. Berikutnya, Anthony akan berjumpa pebulu Denmark, Emil Holst, yang berada di peringkat 39 BWF

Sedangkan, Praveen/Debby masih terlalu kuat buat pasangan Rusia, Evgenia Dimova/Evgenij Dremin. Praven/Debby menang dalam dua game langsung, 21-13, 21-10. Meskipun tidak terpaut cukup jauh di rangking BWF, Praveen/Debby bisa menang cukup cepat, dalam 24 menit saja.

Selanjutnya unggulan kedua itu akan bersua andalan Singapura, Hee Yong Kai Terry/Tan Wei Han pada babak 8 besar hari ini. Kemenangan juga diraih Fajar/Rian, yang merupakan satu-satunya wakil ganda putra pelatnas Cipayung menang straight game, 21-15, 21-18 atas pasangan Rusia, Abramov Konstantin/Zinchenko Alexandr.

Kabidbinpres PP PBSI, Susy Susanti yang memantau langsung pertandingan menerangkan bahwa lawan yang dihadapi pebulu tangkis Indonesia cukup kompetitif. "Mereka harus berjuang hingga final," terang legenda tunggal putri Indonesia itu.

Khusus Praveen/Debby, Susy berharap banyak pasangan ini bisa memperbaiki performa mereka. Terlebih setelah menjadi juara All England 2016 mereka malah tumbang di babak pertama ajang yang sama pekan lalu. Pukulan telak itu harus bisa mereka carikan pelampiasan di Swiss Open kali ini.

Sementara itu, Ketua Federasi Bulu Tangkis Rusia Sergey Shakray berjumpa dengan Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Wiranto di kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) kemarin.

Dalam pertemuan tersebut, keduanya sepakat menjalin kerja sama. ?Ada satu kesepakatan di antara kami untuk tukar-menukar kualitas pembinaan bulu tangkis di negara masing-masing,? ungkap Wiranto.

Pria yang juga menjabat sebagai Menko Polhukam itu menyebutkan, Federasi Bulu Tangkis Rusia meminta PBSI mengirim pelatih bulu tangkis untuk melatih atlet mereka. ?Saya sudah sanggupi. Karena bulu tangkis adalah milik dunia dan kita (Indonesia) tidak boleh monopoli,? terang dia. Meski dalam beberapa bidang Rusia lebih maju dari Indonesia, atlet bulu tangkis tanah air boleh dibilang lebih unggul dari mereka?.

Karena itu, tidak heran apabila Federasi Bulu Tangkis Rusia meminta bantuan PBSI. Namun demikian, PBSI juga tidak sembarangan mengirim pelatih. Kesepakatan yang sudah terjadi mesti menguntungkan kedua belah pihak.

Wiranto menyebutkan, Federasi Bulu Tangkis Rusia menawarkan pelatihan fisik yang sudah masuk kategori sains sport. Mereka juga menawarkan metode pemulihan pasca trauma. ?Rusia sangat maju untuk masalah itu,? puji Wiranto. (nap/syn/jpg)

Berita Sebelumnya

Pebulu Tangkis Merah Putih Mulus
Pebulu Tangkis Merah Putih Mulus

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Adaptasi Singkat ala Owi/Debby

Adaptasi Singkat ala Owi/Debby

Empat pasangan ganda campuran sudah melakoni babak pertama kemarin. Sayang, yang lolos hanya satu. Yakni pasangan senior Tontowi Ahmad/Debby Susanto.


Owi Akhirnya Berpasangan dengan Debby

Owi Akhirnya Berpasangan dengan Debby

Tantowi Ahmad bakal berpasangan dengan Debby Susanto pada ajang Malaysia Masters 2019. Itu tentu saja sebuah kejutan.


Jumpa Intanon, Jorji Harus Tampil Menekan

Jumpa Intanon, Jorji Harus Tampil Menekan

Bertahun-tahun menjadi sektor terlemah dan paling diremehkan, tunggal putri Indonesia menggebrak pada awal tahun ini.


Djokovic dan Federer Berburu Trofi Ketujuh

Djokovic dan Federer Berburu Trofi Ketujuh

Grand slam Australia Terbuka 2019 start Senin besok.


Belum Ada Sponsor Proliga Sekuat Rokok

Belum Ada Sponsor Proliga Sekuat Rokok

Seandainnya hadiah Proliga lebih besar dari Rp1,5 miliar, tentu akan lebih menarik minat peserta. Setidaknya, bisa membantu pembiayaan.


Gaji Besar Menanti Mourinho

Gaji Besar Menanti Mourinho

Jose Mourinho pernah menjadi bagian dari Benfica. Aguias (julukan Benfica) adalah klub pertama Mourinho.


Dua Ganda Berpeluang Dirombak

Dua Ganda Berpeluang Dirombak

PP PBSI sudah menyiapkan promosi dan degradasi para pebulu tangkis pelatnas.


Beban Besar Penerus Owi/Butet

Beban Besar Penerus Owi/Butet

Sepeninggal Liliyana Natsir pensiun setelah Indonesia Masters kelak akan memberikan tekanan buat ganda campuran pelapis di pelatnas.


Label Timnas Bukan Jaminan

Label Timnas Bukan Jaminan

Ungkapan ''Bola itu bundar'' dan ''Apa pun bisa terjadi di lapangan'' biasanya diucapkan tim underdog untuk menyemangati diri sendiri.


Alonso Gunakan Mesin Chevrolet

Alonso Gunakan Mesin Chevrolet

Upaya McLaren mewujudkan mimpi Fernando Alonso memenangi tiga balapan klasik “Trple Crown” (GP Monako, Le Mans 24 jam, dan Indy 500) makin all out.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!