Sport
Share this on:

Aspar Dapat Perak, Aries Tersingkir di Babak Awal

  • Aspar Dapat Perak, Aries Tersingkir di Babak Awal
  • Aspar Dapat Perak, Aries Tersingkir di Babak Awal

GUANGZHOU - Atlet panjat tebing Indonesia kembali memperlihatkan kemampuannya di pentas internasional. Yakni dari Aspar Jaelolo di nomor speed pada International Climbing Series: China Open 2018. Aspar harus merelakan medali emas setelah kalah dari atlet tuan rumah, ZHng Qi Xin.

Ajang yang berlangsung di Guangzhou, Tiongkok, 16-18 November 2018 kemarin masuk dalam rangkaian turnamen yang diikuti atlet Indonesia sejak akhir September lalu. Aspar mencatatkan waktu 5,99 detik. Terpaut, 0,1 detik lebih lambat dari catatan waktu Zhong Qi Xin.

Di sisi lain, perunggu menjadi milik atlet Rusia, Dmitrii Timofeev, dengan catatan waktu 5,86 detik. “Hasil ini menjadi modal saya untuk mengikuti kualifikasi menuju Olimpiade tahun depan,” terangnya.

Di sektor putri, Puji Lestari hanya mampu masuk ke babak final. Sayangnya dalam perebutan perunggu, dia kalah dari Iuliia Kaplina (Rusia). Puji mencatatkan waktu 9,64 detik, adapun Kaplina 7,49 detik.

Sedangkan, spiderwomen Indonesia, Aries Susanti Rahayu tidak menampilkan performa terbaiknya. Padahal di event-event yang sudah berlalu, dia kerap menjadi kampiun. Sayangnya kali ini, dia mentok di babak penyisihan.

PP FPTI sejak awal tidak membebani para atlet Indonesia untuk bisa memperjuangkan medali. “Pelatnas akan jalan terus, ini untuk persiapan kualifikasi Olimpiade juga tahun depan,” sebut Ketua II PP FPTI Pristiawan Buntoro.

Kejuaraan kali ini menerapkan sistem unggulan. Dimana Indonesia menempatkan tiga atlet yang secara khsusu diundang federasi panjat tebing Tiongkok. Mereka yakni, Aries (4 dunia), Agustina Sari (10 dunia) dan Aspar (10 dunia putra). Sedangkan Puji dan Alfian M. Fajri juga ambil bagian pada ajang tersebut. (nap)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Selamat Datang Musim Baru 2019
Selamat Datang Musim Baru 2019

Berita Sejenis

Harinya Para Underdog

Harinya Para Underdog

Babak final BWF Tour Finals 2018 berakhir antiklimaks bagi para unggulan.


Greysia/Apriyani Tersingkir Lebih Awal

Greysia/Apriyani Tersingkir Lebih Awal

Seperti yang diprediksi sebelumnya, dua wakil Indonesia harus susah payah berjuang di BWF Tour Finals 2018.


Pensiun dari MotoGP, Pedrosa Dapat Hadiah Dua Motor

Pensiun dari MotoGP, Pedrosa Dapat Hadiah Dua Motor

Dedikasi Dani Pedrosa selama 18 tahun membela Honda membuat pabrikan asal Jepang itu ingin berterima kasih kepadanya semaksimal mungkin.


Bulls Pecat Hoiberg

Bulls Pecat Hoiberg

Memulai awal musim ini dengan buruk membuat Chicago Bulls berani mengambil keputusan besar. Kemarin mereka resmi memecat head coach Fred Hoiberg.


Aspar Pertahankan Gelar Kejurnas

Aspar Pertahankan Gelar Kejurnas

Aspar Jaelolo membuktikan masih yang terbaik di nomor speed track Kejuaraan Nasional (Kejurnas) XVII Panjat Tebing 2018.


Fajar/Rian Kalah, Jorji Tersingkir Juga

Fajar/Rian Kalah, Jorji Tersingkir Juga

Kemenangana Fajar Alfian/M. Rian Ardianto di Syed Modi International Badminton Championships menjadi semu.


Raih Perak di Kejuaraan Invitasi Jepang

Raih Perak di Kejuaraan Invitasi Jepang

Kabar gembira datang dari perenang andalan Indonesia I Gede Siman Sudartawa.


Kans Amankan Slot Final

Kans Amankan Slot Final

Hanya butuh satu kemenangan di babak 8 besar bagi dua ganda campuran Indonesia untuk menggamit slot babak final Syed Modi IBC 2018.


Owi/Della Langsung Tersingkir, Eksperimen Belum Terbukti

Owi/Della Langsung Tersingkir, Eksperimen Belum Terbukti

Era Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sudah berakhir. Kini Owi, berpasangan dengan Della Destiara Haris di Hongkong Open 2018.


Owi/Butet Kalah, Masih Andalkan Ganda Putra

Owi/Butet Kalah, Masih Andalkan Ganda Putra

Babak 8 besar Fuzhou China Open 2018 menjadi kuburan empat wakil Indonesia.



Berita Hari Ini

IKLAN ARIP

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!