Sport
Share this on:

Bagi Owi, Butet Tak Tergantikan

  • Bagi Owi, Butet Tak Tergantikan
  • Bagi Owi, Butet Tak Tergantikan

JAKARTA - Indonesia Masters 2019 bakal digelar pada 22-29 Januari mendatang. Namun, PP PBSI sudah menyiapkan acara istimewa. Yakni pesta perpisahan buah salah seorang pemain andalan: Liliyana Natsir. Pasangan Tontowi Ahmad saat merebut emas Olimpiade 2016 itu mengakhiri karir usai ajang yang digelar di Istora Senayan tersebut.

"Pastinya publik ingin melihat bagaimana momen farewell untuk Butet (sapaan akrab Liliyana, Red). Akan ada sesi khusus untuk dia," ucap Sekjen PP PBSI Achmad Budiharto seusai konferensi pers Indonesia Masters di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, kemarin (10/12).

Menurut Budi, Butet layak mendapatkan pesta perpisahan yang pantas. Pebulutangkis 33 tahun tersebut sudah banyak berjasa untuk merah putih. Antara lain, dua kali juara Asia, empat kali juara dunia, dan satu emas Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Brasil.

Acara khusus untuk dia bakal dilangsungkan saat final. "Mau Owi/Butet masuk final atau tidak, di sela-sela partai final pasti ada acara itu," jelas Budi. "Tunggu aja tanggal mainnya. Biar jadi surprise," imbuhnya.

Sementara itu, Owi mengaku tidak melakukan persiapan khusus untuk menyongsong Indonesia Masters. Juga, tidak ada target muluk-muluk. Yang penting bisa tampil menghibur masyarakat Indonesia yang datang menonton.

Meski, dia akan senang jika bisa mengulang capaian edisi 2018. Yakni masuk final. "Harapan pasti juara ada. Tapi berat. Melihat peta kekuatan sekarang kan nggak gampang. Step by step dulu," tutur Owi realistis.

Setelah tersingkir pada perempat final Fuzhou China Open, September lalu, Owi/Butet belum pernah lagi mengikuti turnamen. Sejak itu, Owi juga baru sekali bertanding bersama Della Destiara Haris pada Hongkong Open sebulan berselang.

Namun, hasilnya tidak memuaskan. Owi/Della kandas di babak pertama oleh pasangan Jepang Yuta Watanabe/Arisa Higashino 15-21,9-21. "Sama Della masih adaptasi juga," ungkap Owi.

Di Indonesia Masters, Owi terakhir kali berpasangan dengan Butet. Namun sebelumnya, dia akan dicoba dengan pasangan lain lagi. Yakni Debby Susanto. Mereka terjun di Malaysia Masters (super 500) pada 15-20 Januari.

Owi mengaku sangat kehilangan Butet. Di matanya, sang cici (sapaan Owi untuk Butet) tak tergantikan. Disiplin, cerdas, tidak mudah menyerah, didukung skill bermain yang komplet. "Tapi untuk ke depan, mau pasangan seperti apapun yang penting saya bisa beradaptasi. Karena kan setiap pemain punya kekurangan dan kelebihan masing-masing," tandas Owi. (han/na/jpg)

Berita Sebelumnya

Gelar Pembuka Sebelum Berlaga
Gelar Pembuka Sebelum Berlaga

Berita Berikutnya

Lakers Ingin Ariza
Lakers Ingin Ariza

Berita Sejenis

Adaptasi Singkat ala Owi/Debby

Adaptasi Singkat ala Owi/Debby

Empat pasangan ganda campuran sudah melakoni babak pertama kemarin. Sayang, yang lolos hanya satu. Yakni pasangan senior Tontowi Ahmad/Debby Susanto.


Owi Akhirnya Berpasangan dengan Debby

Owi Akhirnya Berpasangan dengan Debby

Tantowi Ahmad bakal berpasangan dengan Debby Susanto pada ajang Malaysia Masters 2019. Itu tentu saja sebuah kejutan.


Fitriani Juara Thailand Masters

Fitriani Juara Thailand Masters

Ketika smes Busanan Ongbamrungphan nyangkut di net, Fitriani tak kuasa lagi menahan emosi. Dia berteriak histeris.


Lolos ke Semifinal, Sedikit Lagi Fitriani

Lolos ke Semifinal, Sedikit Lagi Fitriani

Sudah tak terhitung ejekan maupun caci maki yang diterima Fitriani sepanjang tahun lalu.


Firman Lolos ke Perempat Final Thailand Masters

Firman Lolos ke Perempat Final Thailand Masters

Ajang pembuka BWF Tour 2019 Thailand Masters Super 300, seharusnya menjadi ajang pembuktian bagi tunggal putri pelatnas Fitriani.


Allegri (Mungkin) Bisa Jadi Solusi

Allegri (Mungkin) Bisa Jadi Solusi

Real Madrid mungkin menyesali keputusan mereka mengikat Santiago Solari hingga 2021. Sebab, Solari ternyata tak bisa menawarkan solusi.


Txingurri Mulai Tak Percaya Diri

Txingurri Mulai Tak Percaya Diri

Sapu bersih trofi domestik. Ya, Ernesto Valverde sudah melakukannya dalam musim pertamanya sebagai entrenador Barcelona musim lalu.


Andalkan Stok Lama, Darurat Tunggal Putri

Andalkan Stok Lama, Darurat Tunggal Putri

Prestasi tunggal putri Indonesia memang kurang menjanjikan sepanjang 2018. Mereka tak mampu bersaing di turnamen sekelas BWF World Tour.


Nama Agus Tak Diakui NPC

Nama Agus Tak Diakui NPC

Kisruh pembagian bonus bagi pelatih Asian Para Games (APG) 2018 mulai menemukan titik temu.


Beban Besar Penerus Owi/Butet

Beban Besar Penerus Owi/Butet

Sepeninggal Liliyana Natsir pensiun setelah Indonesia Masters kelak akan memberikan tekanan buat ganda campuran pelapis di pelatnas.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!