Sport
Share this on:

Balapan 2019, Resmi Berganti Red Bull-Honda

  • Balapan 2019, Resmi Berganti Red Bull-Honda
  • Balapan 2019, Resmi Berganti Red Bull-Honda

MILTON KEYNES - Keputusan besar itu telah diambil. Tim juara empat kali Formula 1 Red Bull Racing mengumumkan bakal menggunakan mesin Honda mulai musim depan. Sebuah keputusan berani mengingat pengalaman gagal total kemitraan McLaren-Honda beberapa tahun lalu.

Penjajakan kerja sama Red Bull dan Honda sudah dimulai sejak awal tahun ini. Sebagai laboratium teknisnya, Red Bull menjalin kerjasama dulu dengan Honda melalui tim juniornya Toro Rosso. Sejak awal tahun ini, Red Bull memantau dengan sangat dekat pengembangan mesin Honda yang dipasang pada dua mobil Toro Rosso.

Sebelumnya, pemasok mesin Red Bull, Renault telah mewanti-wanti bahwa beralih ke Honda akan membawa risiko besar. Terutama terkait dengan risiko anjloknya performa mobil Red Bull.

Renault juga sempat menjanjikan kepada Red Bull bahwa gelar juara dunia bisa diraih kembali dalam waktu dua tahun. Kemajuan pengembangan mesin Renault tersebut dibuktikan dengan kemenangan Daniel Ricciardo pada dua seri balapan, GP Shanghai dan Monaco.

Namun Red Bull memutuskan lain. Dengan Honda status Red Bull bakal menjadi works team bukan lagi consumer team. Bedanya, jika consumer team hanya akan bergantung pada pengembangan mesin yang dilakukan pabrikan pemasok. Sedangkan, works team akan terlibat langsung dalam pengembangan mesin.

''Kami selalu mengambil keputusan seperti ini dengan matang dan dengan satu keyakinan bahwa kami bisa berkompetisi di level yang lebih tinggi,'' ucap Team Principal Aston Martin-Red Bull Christian Horner.

Dia menambahkan, setelah melewati pertimbangan panjang kerjasama Honda diyakini mengarah ke jalur yang tepat. Red Bull pernah meraih gelar juara pembalap dan konstruktor empat kali beruntun pada 2010-2013.

Baik Renault dan Honda memperkenalkan pengembangan pertama pada mesinnya musim ini di GP Kanada pekan lalu. Setelah menyaksikan hasilnya, Horner mengatakan bahwa Red Bull akan mengambil keputusan terkait mesin yang bakal dipakai musim depan di balapan kandang mereka di GP Austria akhir bulan ini. Alasannya, karena mereka butuh dua balapan untuk mengetahui lebih pasti potensi pengembangan mesin dua pabrikan tersebut.

Namun, keputusan justru diambil sebelum GP Prancis akhir pekan ini. Menurut Horner pertimbangan utamanya adalah keuntungan bisa berbagi data dengan Toro Rosso terkait performa mesin. Untuk diketahui, mulai musim depan Honda akan memasok mesin untuk dua tim, Toro Rosso dan Red Bull. Kontrak tersebut akan mengikat selama dua tahun (2019-2020).

''Kerjasama Honda dengan Red Bull akan saling menguntungkan. Honda akan memiliki akses pada data yang sangat besar milik dua tim (Toro Rosso dan Red Bull). Pengembangan akan berada di bawah kendali Aston Martin-Red Bull,'' tambah Horner.

Honda menjamin awal kerjasama dengan Red Bull sama sekali tidak akan menurunkan level kompetisi tim tersebut saat ini. Seperti diketahui, Red Bull berada pada level persaingan papan atas bersama Mercedes dan Ferrari. Dari tujuh seri yang sudah berlangsung Red Bull telah memenangi dua di antaranya. Capaian yang sama dengan Mercedes.

Selain itu, Red Bull juga sudah menambahkan koleksi dua podium plus sekali pole position. ''Kami tidak ingin melihat performa Red Bull menurun dibandingkan levelnya saat ini. Red Bull adalah salah satu tim papan atas dan memiliki sasis mobil yang sangat bagus. Artinya, kami memiliki peluang untuk memenangi lebih banyak balapan,'' Honda motorsports general manager Masahi Yamamoto.

Kesepakatan ini, lanjut Yamamoto, menyuntikkan motivasi lebih besar kepada seluruh awak Honda. Meski begitu, pada waktu yang sama, ada beban dan tanggung jawab besar harus. ''Tapi, inilah DNA Honda. Kami selalu berambisi memburu target-target sangat tinggi. Dan saya rasa itu yang membuat Honda, menjadi Honda saat ini,'' tandasnya.

Kerjasama Red Bull dan Honda tentu akan dibayangi proyek gagal McLaren-Honda selama tiga tahun (2015-2017). Sepanjang musim tersebut, performa McLaren terpuruk. Hingga akhir musim lalu mereka memutuskan kembali ke pemasok mesin lama, Renault. Sedangkan Honda memasok mesin kepada Toro Rosso. (cak/tom/jpg)

Berita Sebelumnya

Marquez Tak Perhitungkan Lorenzo
Marquez Tak Perhitungkan Lorenzo

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Asa Empat Wakil Asia

Asa Empat Wakil Asia

Empat petenis putri Asia tengah berjuang di putaran ketiga Australia Terbuka 2019.


Serena Mulus, Azarenka Terganjal

Serena Mulus, Azarenka Terganjal

Australia Terbuka 2019 menjadi ajang comeback dua petenis putri top dunia.


Targetkan Sprint Bisa Lolos Olimpiade

Targetkan Sprint Bisa Lolos Olimpiade

Hasil Asian Track Championship (ATC) 2019 menjadi tolok ukur PP ISSI untuk menentukan langkah menuju Olimpiade Tokyo 2020.


Owi Akhirnya Berpasangan dengan Debby

Owi Akhirnya Berpasangan dengan Debby

Tantowi Ahmad bakal berpasangan dengan Debby Susanto pada ajang Malaysia Masters 2019. Itu tentu saja sebuah kejutan.


Firman Lolos ke Perempat Final Thailand Masters

Firman Lolos ke Perempat Final Thailand Masters

Ajang pembuka BWF Tour 2019 Thailand Masters Super 300, seharusnya menjadi ajang pembuktian bagi tunggal putri pelatnas Fitriani.


Djokovic dan Federer Berburu Trofi Ketujuh

Djokovic dan Federer Berburu Trofi Ketujuh

Grand slam Australia Terbuka 2019 start Senin besok.


Pamit Tinggalkan Persib Bandung ke Liga Thailand

Pamit Tinggalkan Persib Bandung ke Liga Thailand

Victor Igbonefo secara resmi mengucapkan salam perpisahan di akun instagram miliknya.


JPE Waspada, BNI 46 Siap Lanjutkan Kejutan

JPE Waspada, BNI 46 Siap Lanjutkan Kejutan

Tim putra Jakarta Pertamina Energi (JPE) mampu tampil trengginas pada putaran pertama Proliga 2019.


Hendra/Ahsan Keluar dari Pelatnas, Angga/Ricky Dicoret

Hendra/Ahsan Keluar dari Pelatnas, Angga/Ricky Dicoret

Praktis tidak banyak kejutan yang ada dari daftar nama pebulu tangkis pelatnas yang dipanggil untuk 2019.


Mulai Berusia 32 tahun, Hasrat Messi Masih Membara

Mulai Berusia 32 tahun, Hasrat Messi Masih Membara

Usia Lionel Messi menapak 32 tahun di 2019. Dia juga sudah merasakan semua gelar di ajang yang diikuti Barcelona.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!