Sport
Share this on:

Balapan di Valencia, Tekanan Justru Ada di Marquez

  • Balapan di Valencia, Tekanan Justru Ada di Marquez
  • Balapan di Valencia, Tekanan Justru Ada di Marquez

SEPANG - Banyak yang terkejut dengan ketangguhan Andrea Dovizioso sepanjang musim MotoGP 2017. Termasuk di dalamnya sang rival dekat dalam perebutan gelar juara dunia, Marc Marquez. Kekalahan cukup telak di GP Sepang Minggu lalu (29/10) bisa membuat Marquez datang ke seri terakhir Valencia dalam tekanan besar.

Sejak naik ke kelas MotoGP 2013 lalu Marquez sudah meraih tiga gelar juara dunia. Dari ketiganya, hanya Dovizioso yang belum berstatus juara dunia kelas premium. Bisa jadi, persaingan paling sengit dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP terjadi pada musim debutnya di MotoGP. Saat itu Marquez bertarung ketat dengan Jorge Lorenzo.

Saat itu, Jorge Lorenzo sudah mengoleksi dua gelar juara dunia MotoGP, yakni 2010 dan 2012. Dalam satu musim itu, Lorenzo yang masih membela Movistar Yamaha meraih delapan kemenangan. Sementara, Marquez hanya enam kemenangan dalam perjalanannya merengkuh gelar juara di musim debutnya itu.

Setelah itu, persaingan perebutan gelar juara dunia tak terlalu berat bagi Marquez. Pada 2014 dia berhadapan langsung dengan Valentino Rossi yang hanya memenangi dua seri dalam satu musim. Kemudian pada 2016, kembali menghadapi the Doctor (julukan Rossi) yang kembali memenangi dua seri saja. Marquez memastikan gelar juaranya musim lalu di GP Jepang, empat seri terakhir sebelum penutupan musim.

Musim 2017 ini, Marquez menemukan tantangan sengit dari lawan yang tidak diduga-duga sebelum. Seorang joki yang selama bertahun-tahun hanya diperhitungkan sebagai rider medioker. Dovi datang memasuki persaingan ketat dengan Marquez sebagai kuda hitam. Fenomena Dovi inilah yang bisa membuat Marquez frustasi.

Dovi memenangi enam balapan sejauh ini. Jumlah kemenangan yang sama seperti yang diraih Marquez. Dovi juga berhasil memecundangi sang juara dunia tiga kali di momen-momen krusial dan tak terduga. Misalnya di Austria dan Jepang. Setelah terlibat duelt sengit, Dovi melibas Marquez di tikungan terakhir. Sebuah kekalahan yang kemungkinan besar tak pernah diperhitungkan oleh Marquez.

Meski unggul 21 poin, Marquez bisa jadi akan berangkat ke Sirkuit Ricardo Tormo dua pekan ke depan dalam posisi tertekan. Frustasi setelah gagal menghentikan perlawanan Dovi di Sepang, Minggu lalu bisa jadi salah satu faktornya. Di sisi lain Dovi akan berangkat dengan nothing to lose. Dia akan fokus untuk merebut kemenangan. Sementara Marquez bakal konsentrasi agar tidak kalah.

Tugas Marquez memang cukup mudah, Hanya butuh finis di posisi ke 11 di Valencia, rider 24 tahun itu bisa melenggang ke podium juara dunia MotoGP 2017. Namun membalap dalam kondisi tertekan bakal berbahaya.

''Pada akhirnya, saya hanyalah manusia,'' ucap Marquez menanggapi balapan sulitnya di Sepang. Dia memutuskan untuk tidak mengambil risiko kehilangan banyak poin pada balapan tersebut. (cak/jpnn)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Raikkonen Bisa Curi Ketiga

Raikkonen Bisa Curi Ketiga

Balapan Grand Prix Abu Dhabi pada 25 November mendatang masih menyisakan satu posisi yang diperebutkan. Yakni peringkat ketiga klasemen pembalap.


Menanti Balapan Perpisahan Pedrosa

Menanti Balapan Perpisahan Pedrosa

Balapan pamungkas MotoGP musim ini di Valencia akhir pekan nanti belum kehilangan daya tarik. Juara dunia memang sudah direbut Marc Marquez.


Meriah, Pesta Juara Marquez

Meriah, Pesta Juara Marquez

Untuk merayakan gelar juara dunia ketujuhnya, atau kelima di kelas MotoGP, Marc Marquez, pada Sabtu malam waktu setempat membuat pesta perayaan juara.


Vietnam Resmi Host F1

Vietnam Resmi Host F1

Vietnam akhirnya resmi menambah satu lagi slot balapan Formula 1 di Asia.


Ducati Masih Panas di Dalam

Ducati Masih Panas di Dalam

MotoGP musim 2018 tinggal menyisakan satu seri yakni GP Valencia pada 18 November mendatang.


Marquez Gagal, Yamaha Akhirnya Menang Juga

Marquez Gagal, Yamaha Akhirnya Menang Juga

Saking bungahnya, Ramon Forcada sampai berlari kencang menuju parc ferme untuk memeluk dan memberi selamat kepada Maverick Vinales.


Bukan Ducati yang Dulu Yamaha Tetap Saja Sama

Bukan Ducati yang Dulu Yamaha Tetap Saja Sama

Valentino Rossi pasti sedang gundah menghadapi balapan GP Australia akhir pekan ini.


Juara Dunia ke-7, Marquez Malah Dislokasi

Juara Dunia ke-7, Marquez Malah Dislokasi

Selepas sesi warm up menjelang balapan MotoGP Jepang kemarin, Presiden HRC Yoshishige Nomura mendatangi Marc Marquez secara khusus.


Balapan Match Point Pertama Honda

Balapan Match Point Pertama Honda

Duel sengit antara pembalap Repsol Honda Marc Marquez dan pembalap Ducati Andrea Dovizioso diprediksi bakal benar-benar tersaji pada GP Jepang.


Halep Bisa Absen di WTA Final

Halep Bisa Absen di WTA Final

Ada dua kabar penting dari Simona Halep. Satu membahagiakan. Sayangnya, satu lagi malah bikin ketar-ketir para fansnya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!