Sport
Share this on:

BAM Ingin Pensiunkan Hendrawan

  • BAM Ingin Pensiunkan Hendrawan
  • BAM Ingin Pensiunkan Hendrawan

KUALA LUMPUR- - Federasi Badminton Malaysia (BAM) mempertimbangkan untuk memutus kontrak pelatih tunggal putra Hendrawan. Selain alasan gaji, peran Hendrawan di BAM yang tidak begitu penting menjadi alasan utama. Padahal, kontrak Hendrawan baru akan berakhir 2020 mendatang.

Mantan juara dunia asal Indonesia itu diketahui berpenghasilan sekitar RM40 ribu atau berkisar Rp36 juta sebulan. Jika ditotal, maka penghasilan Hendrawan hampir RM500 ribu atau berkisar Rp 1,7 miliar setahun. Ini belum termasuk biaya perjalanannya untuk turnamen.

Hendrawan, yang bergabung denganBAM10 tahun lalu terus menjadi sorotan karena membantu Lee Chong Wei meraih medali perak ketiga di Olimpiade Rio de Janeiro 2016 lalu. Hendrawan juga berperan dalam mengembalikan mantan pemain nomor satu dunia itu ke puncak permainannya setahun sebelum dia dihukum akibat suspensi doping selama delapan bulan.

Namun, sejak Chong Wei mengumumkan pengunduran dirinya bulan lalu, posisi Hendrawan menjadi agak berlebihan. Sektor tunggal putra tim nasional saat ini sudah dikepalai oleh Misbun Sidek dan dibantu oleh pelatih Indonesia lainnya, Indra Wijaya.

Desas-desus beredar, bahwa PBSI berusaha mendekati Hendrawan sejak Olimpiade Rio. Hendarawan diplot untuk menangani sektor tunggal putra untuk menghadapi Olimpiade Tokyo tahun depan. Namun, proposal yang diajukan PBSI itu kabarnya ditolak Hendrawan.

Sementara itu, para sponsor dan Dewan Olahraga Nasional Malaysia saat ini sedang berhemat. Memulangkan Hendrawan ke Indonesia adalah salah satu solusi yang akan mereka tempuh.

Awal tahun ini, presiden BAM, Datuk Seri Norza Zakaria mengungkapkan bahwa badan nasional menyelamatkan RM2 juta atau berkisar Rp6,8 miliar ketika empat peraih medali perak Olimpiade, Goh V Sem, Tan Wee Kiong, Chan Peng Soon, dan Goh Liu Ying mundur dari tim nasional untuk menjadi pemain profesional. Dan dengan Chong Wei yang sudah pensiun, BAM dapat menghemat RM500 ribu atau berkisar Rp1,7 miliar. (wsa/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ducati Ingin Lebih Cepat di Tikungan

Ducati Ingin Lebih Cepat di Tikungan

Manajer tim Ducati yaitu Gigi Dall'igna mengakui, masalah yang dihadapi timnya masih tergolong sama dengan tahun lalu.


Greysia Ingin Fokus, Hendra Lebih Excited

Greysia Ingin Fokus, Hendra Lebih Excited

Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu akan berusaha fokus menikmati permainan mereka di Blibli Indonesia Open 2019 pekan ini.


Hendrawan Tetap Latih Tunggal Putera Malaysia

Hendrawan Tetap Latih Tunggal Putera Malaysia

Teka-teki nasib pelatih asal Indonesia Hendrawan di Malaysia terjawab sudah.


Ditinggal Chong Wei Pensiun, Hendrawan Bertahan

Ditinggal Chong Wei Pensiun, Hendrawan Bertahan

Setelah kehilangan bintang tunggal putra yang pensiun, Lee Chong Wei, pelatnas bulu tangkis mereka terancam kehilangan satu personel penting lagi.


Rossi Ingin Bayar Utang di Catalunya

Rossi Ingin Bayar Utang di Catalunya

Valentino Rossi memilih hati-hati menghadapi GP Catalunya akhir pekan ini.


Bottas Ingin Akhiri Catatan Buruk di Monaco

Bottas Ingin Akhiri Catatan Buruk di Monaco

Valtteri Bottas memiliki catatan buruk di sirkuit Monaco, yakni belum pernah sekalipun naik podium di Monaco.


Butuh Kemenangan, Persija Janji Bangkit di Melawat

Butuh Kemenangan, Persija Janji Bangkit di Melawat

Persija Jakarta ingin bangkit dari rentetan kekalahan dalam beberapa laga terakhir.


Pensiunkan Nomor Kentucky Kids

Pensiunkan Nomor Kentucky Kids

Nicky Hayden sudah berpulang dua tahun yang lalu, pada 2017. Itu setelah dia mengalami kecelakaan saat bersepeda di Italia.


Jaya Raya Ingin Revans Kalahkan Djarum

Jaya Raya Ingin Revans Kalahkan Djarum

Skenario final ideal di Kejurnas PBSI 2018 masih terjaga.


Lakers Ingin Ariza

Lakers Ingin Ariza

Los Angeles Lakers masih ingin membuat skuad mereka lebih kuat untuk mengarungi musim ini sampai akhir.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!